Apa itu HIV & AIDS 

HIV (Human Immuno Deficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. sedangkan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Virus) adalah kumpulan gejala-gejala penyakit mematikan yang timbul karena menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia atau dapat dikatakan sebagai stadium akhir dari infeksi virus HIV, dimana sistem kekebalan tubuh sudah tidak mampu untuk melawan infeksi.


Tanda dan Gejala HIV & AIDS

Hari ke-1

- Penderita terlihat sehat,

- Pemeriksaan darah negatif.

Bulan ke-3

-Penderita terlihat sehat,

-Pemeriksaan darah positif.

Tahun ke 5 hingga 8

- Terjadi penurunan berat badan secara drastis, 

- Merasa sangat lelah saat melakukan aktivitas, 

- Demam disertai keringat tidak jelas, 

- Pembesaran kelenjar pada leher dan lipatan paha.

Tahun ke-8

- Masuk pada tahapan AIDS,

- Immunitas menurun, 

- Muncul penyakit mematikan, dan dapat meninggal karena penyakit oppurtunistik


Komplikasi HIV & AIDS

Akan muncul berbagai penyakit mematikan seperti Tuberculosis (TBC), Candidiasis (Jamur), Sarcoma Kaposi (Kanker pembuluh darah), dan Kanker leher rahim.


Pemeriksaan HIV & AIDS

Pemeriksaan laboratorium yang dapat dilakukan antara lain;

- Rapid HIV Kit, merupakan tes yang digunakan untuk melakukan penapisan (screening) awal sehingga dapat dilakukan deteksi ini atau cara cepat mengetahui penularan HIV.

- Western Blot, adalah sebuah metode untuk mendeteksi protein pada sampel jaringan. Imunoblot menggunakan elektroforesis gel untuk memisahkan protein asli atau perubahan oleh jarak polipeptida atau oleh struktur 3-D protein

- ELISA, penggunaan test yang satu ini lebih spesifik untuk mengetahui antigen dan antibodi yang terdapat pada sampel pemeriksaan.


Fakta Penularan HIV & AIDS

HIV & AIDS hanya menular melalui;

- Cairan tubuh (darah, ASI, cairan kelamin seperti vagina dan sperma)

- Ibu ke anak

- Kontak darah (tranfursi darah, penggunaan jarum suntik bersama, dan luka terbuka)

- Hubungan seksual yang tidak sehat


Mitos Penularan HIV & AIDS

- Bersentuhan, bersalaman, berciuman tidak menyebabkan terjadi penularan HIV & AIDS

- Air liur, dan keringat juga menjadi ketakutan dimasyarakat untuk tertular tetapi ini merupakan kesalahan karena cairan tubuh yang satu ini sangat kecil kemungkinan untuk menularkan HIV & AIDS karena membutuhkan 1500 liter untuk dapat terjadinya infeksi, ini disebabkan karena virus yang masuk melalui air liur atau keringat akan dibunuh oleh enzym yang ada didalam tubuh

- Gigitan nyamuk, tidak menjadi resiko penularan disebabkan darah yang masuk tidak akan sampai pada pembuluh darah sehingga tidak ada kemungkinan penilaran HIV & AIDS. 

- Fasilitas umum dan makan bersama


Pencegahan HIV & AIDS

Dalam berhubungan seksual

- Periksa status HIV & AIDS pasangan

- Gunakan kondom

- Setia terhadap satu pasangan seksual yang sah 

- Tidak berhubungan seks diluar nikah

Hati-hati dengan darah

- Menggunakan jarum suntik steril

- Tidak menggunakan Narkoba

Antara ibu ke buah hati (apabila ibu terjangkit HIV & AIDS)

- Konsumsi obat HIV & AIDS secara rutin

- Sesar (operasi besar saat melahirkan)

- Tidak memberikan ASI