Kesehatan mental merupakan kondisi di mana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya. 

Kesehatan mental memiliki dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Jika kesehatan mental terganggu, maka timbul gangguan mental atau penyakit mental. 

Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.

Menurut Divisi Psikiatri Anak dan Remaja Fakultas Kesehatan di Universitas Indonesia pada tahun 2021, remaja Indonesia usia 16-24 tahun rentan mengalami gangguan kecemasan. 

Gangguan kecemasan timbul karena adanya transisi dari remaja menuju ke usia dewasa yang membutuhkan adaptasi terkait lingkungan baru, tanggung jawab pendidikan dan sosial, serta tuntutan budaya. Semua hal ini kemudian telah memberikan tekanan pada generasi muda, tanpa mereka tahu bagaimana cara mengatasi stres dan kecemasan tersebut. 

Tak jarang juga sekarang ini banyak terdengar kasus remaja yang nekat bunuh diri akibat stress yang mereka alami. 

Environmental Geography Student Association dari Universitas Gadjah Mada, menyatakan bahwa setiap satu jamnya ada satu orang di Indonesia yang melakukan percobaan bunuh diri. 

Adapun ciri ciri remaja sekarang yang mengalami gangguan kesehatan mental seperti kadang merasa sedih berkepanjangan tanpa sebab yang jelas, mati rasa atau tak peduli dengan lingkungan sekitar, merasa lelah yang signifikan ini biasanya karena mereka terlalu berfokus pada tugas, organisasi, jadwal sekolah, serta tuntutan-tuntutan yang ia terima dari orang-orang di sekitarnya, menjadi pribadi yang tidak bersemangat, mengalami masalah tidur, sering marah berlebihan dan sangat sensitif, merasa putus asa dan tak berdaya, sering merasa bingung, khawatir, atau takut, dan masih banyak lagi ciri yang lainnya.

Jika ada teman ataupun seseorang yang kalian kenal menunjukan ciri-ciri gangguan kesehatan mental jangan dibiarkan dan malah dianggap masalah ringan justru kalian harus empati dan merangkul mereka karena mungkin kalian dapat menjadi tempat meringankan beban mereka.

Remaja sangat membutuhkan kesehatan mental yang baik agar dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal. Kesehatan mental remaja perlu dijaga karena mampu membangkitkan kembali semangat kita dari perasaan kecewa dan kesal, bisa merasa lebih bahagia dan positif dan lebih menikmati hidup, juga memiliki rasa pencapaian. Selain itu, kesehatan mental yang terjaga dengan baik juga dapat mendukung kesehatan fisik remaja. 

Beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental yaitu yang pertama dengan mengontrol emosi. Belajar untuk tidak mudah tersinggung terhadap perkataan orang, pilah apa yang mereka katakan, dan ambil sisi positifnya. 

Kedua, mencoba hal-hal baru. Jika ada waktu kosong, kalian dapat memanfaatkan waktu itu untuk mengerjakan hal hal yang belum kalian pernah kerjakan jadi kalian tidak merasa bosan. Ketiga, bercerita dengan orang lain yang kalian percaya. 

Dengan kita bercerita tentang masalah atau keadaan yang baru kalian alami mungkin itu dapat mengurangi beban yang sedang kalian rasakan. Keempat, luangkan waktu untuk pergi keluar. 

Meskipun hanya 10 menit dalam sehari, luangkanlah waktu untuk sekedar duduk atau berjalan jalan di ruang terbuka sambil menghirup udara segar itu sudah cukup untuk menghilangkan penat dan mengisi kembali energi dalam tubuh. Terakhir, istirahat yang cukup. 

Setelah melakukan aktivitas yang melelahkan dari pagi hingga malam kalian perlu mengistirahatkan fisik dan pikiran kalian dengan tidur yang cukup.

Masa remaja seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinikmati dan bukannya menjadi hal yang memicu stres dan depresi. Penting bagi kita semua untuk sama-sama menjadi remaja yang tangguh dan sehat mental. 

Saatnya juga satu sama lain saling peduli dan meningkatkan rasa empati. Dengan beberapa cara menjaga kesehatan mental di atas besar harapannya bisa membantu untuk tetap menjaga kondisi kesehatan mental remaja saat ini. 

Dengan mengetahui cara menjaga kesehatan mental pada remaja yang tepat, maka kehidupan remaja kalian menjadi jauh lebih menyenangkan dan bermanfaat. 

Kehidupan remaja kalian dapat memberikan manfaat untuk menambah kualitas diri kalian, dan bukannya memberi pengaruh buruk yang tidak akan membuat kalian bertambah maju. 

Oleh karena itu, mari kita sebagai anak muda harus menjaga kesehatan mental kita apalagi dalam keadaan terendah kita sekalipun karena kitalah yang akan menjadi generasi penerus bangsa di tengah tantangan perkembangan dunia.

Jadi saatnya remaja sekarang menunjukan peran dan kontribusinya bagi bangsa. Intinya, kesehatan mental kalian diawali dengan kesadaran diri kalian masing-masing. Kunci mental yang sehat adalah mau berdamai dengan keadaan dan mau untuk bangkit serta berjuang melewati keadaan atau masalah yang sedang kalian dialami.