Untuk mendorong produktivitas serta pertumbuhan ekonomi, secara fundamental Indonesia membutuhkan investasi bidang pendidikan.

Investasi pada bidang pendidikan diperlukan guna untuk mengarahkan sektor pendidikan Indonesia menjadi kreatif dan inovatif serta saintifik

Selain daripada itu juga diharapkan pendidikan Indonesia menjadi lebih kuat secara teknis dan mekanis mengandalkan teknologi.

Senior Education Specialist World Bank Javier Luque mengungkapkan, untuk saat ini beberapa Sekolah Menengah Kejuruan sudah cukup berhasil mendidik para pelajar berkualitas dan berdaya saing tinggi.

 Sistem pendidikan yang diterapkan di SMK juga telah mulai menganalisis sesuai dengan kebutuhan pasar.

Satu pemikiran dengan apa yang diungkapkan Country Economist Indonesia dari Asian Development Bank (ADB) Emma R. Allen.

Yang menyatakan, agar para pelajar ini yang bakal menjadi calon pekerja juga memerlukan adanya bimbingan atau pelatihan.

Dan pelatihan serta bimbingan tersebut bertujuan untuk mengetahui tipe pekerjaan apa yang tersedia bagi mereka pada masa depan.

Pendidikan yang selama ini disepelekan oleh pemerintah. 

Wacana wajib belajar pun hanya sekedar wacana dan hanya menjadi mitos belaka di kalangan masyarakat Indonesia.

Namun pada saat ini rupanya pemerintah dan masyarakat Indonesia sudah mulai sadar bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang.

Anak-anak merupakan generasi penerus dari bangsa ini. 

Memang sudah seharusnya mengapa pendidikan menjadi salah satu menjadi hal yang krusial bagi anak-anak di Indonesia.

Sistem pendidikan yang maju juga merupakan indikator dari kemajuan suatu negara.

 Pada saat ini pemerintah Indonesia mulai melirik pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Setelah selama ini pendidikan terabaikan. Salah satu indikatornya ialah telah disetujuinya oleh MPR untuk memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20 % dari APBN atau APBD. 

Langkah ini merupakan awal tonggak awal kesadaran terhadap pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. 

Saya memiliki beberapa opini terhadap pentingnya Investasi pada bidang pendidikan.

Sedikitnya terdapat tiga alasan mengapa harus memprioritaskan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Pendidikan merupakan alat untuk berkembangnya perekonomian dan bukan sekedar pertumbuhan ekonomi saja.

Dengan adanya investasi pendidikan sehingga membuat mutu pendidikan yang ada di Indonesia semakin menengah ke atas.

Karena jika sumber daya manusia Indonesia memiliki pendidikan yang tinggi, maka dapat dipastikan bahwa ke depannya Indonesia akan menjadi negara yang maju.

Selain itu semakin tingginya angka pendidikan di suatu negara menunjukkan begitu hebatnya sumber daya manusia yang ada di negara tersebut. 

Hal ini dikarenakan telah dikuasainya keterampilan, ilmu pengetahuan serta teknologi oleh sumber daya manusianya.

Sehingga pemerintah akan lebih mudah untuk  menggerakkan pembangunan nasional.

Hal ini dikarenakan telah dikuasainya keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber daya manusianya sehingga pemerintah lebih mudah dalam menggerakkan pembangunan nasional.

Karena adanya kehadiran dari sumber daya manusia yang berpendidikan ini

Sumber daya manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utama atau tonggak awal dalam pembangunan nasional, terutama untuk perkembangan ekonomi Indonesia.

Secara umum, terbukti bahwa semakin berpendidikan diri seseorang maka tingkat pendapatannya semakin baik.

Hal ini dimungkinkan karena adanya perbedaan tingkat produktivitas sumber daya manusia nya.

Orang yang berpendidikan lebih produktif bila dibandingkan dengan yang tidak berpendidikan. 

Bahkan terbukti kebanyakan ketika orang-orang yang hendak mendaftar kerja di suatu instansi atau perusahaan itu ada kriteria pendidikan.

Lalu ketika kita hendak mendaftarkan diri sebagai pegawai negeri sipil, ada klasterisasi sesuai dengan kriteria pendidikan terakhir untuk masuk ke dalam formasi tertentu.

Di negara-negara  berkembang pada umumnya menunjukkan nilai balik terhadap investasi pendidikan yang relatif lebih tinggi dari pada investasi modal fisik yaitu 20 % dibanding 15%. 

Sedangkan untuk di negara-negara maju nilai balik investasi pendidikan lebih rendah dibanding investasi modal fisik yaitu 9 % dibanding 13 %. 

Oleh karena keadaan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan jumlah tenaga kerja terdidik yang terampil serta memiliki keahlian di negara berkembang cenderung agak terbatas jumlahnya.

Jika dibandingkan dengan kebutuhan sehingga tingkat upah lebih tinggi dan akan menyebabkan nilai balik terhadap pendidikan juga tinggi.

Atau dengan kata lain tenaga tingkat pendidikan dapat menentukan upah pendapatan dari seorang tenaga kerja.

Makin tinggi pendidikan maka akan semakin tinggi juga upah yang didapatkannya.

Selain itu yang perlu diperhatikan ialah. investasi dalam bidang pendidikan memiliki banyak fungsi selain daripada fungsi teknis-ekonomis.

Yakni  fungsi sosial-kemanusiaan, fungsi politis, fungsi budaya, serta fungsi kependidikan. 

Jika berbicara tentang fungsi sosial-kemanusiaan merujuk kepada kontribusi pendidikan terhadap perkembangan manusia serta hubungan sosial pada berbagai klaster sosial yang bervariasi.

Lalu fungsi politis merujuk pada sumbangan pendidikan terhadap perkembangan politik pada tingkatan sosial yang berbeda.

Kemudian fungsi budaya merujuk pada sumbangan pendidikan pada peralihan dan perkembangan budaya pada tingkatan sosial yang berbeda. 

Dan yang terakhir fungsi kependidikan merujuk pada sumbangan pendidikan terhadap perkembangan dan pemeliharaan pendidikan pada tingkat sosial yang berbeda. 

Pada tingkat individual pendidikan membantu siswa belajar cara belajar dan membantu guru cara mengajar. 

Dan itukah beberapa alasan mengapa pentingnya Investasi pada bidang pendidikan di Indonesia.

Selain daripada itu semua, investasi pendidikan merupakan salah satu cita-cita negara Indonesia. Yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alenia ke empat.

Dan inilah saatnya untuk seluruh masyarakat Indonesia agar melek pendidikan, memahami begitu pentingnya pendidikan untuk investasi jangka panjang.

Khususnya generasi milenial zaman sekarang, karena generasi inilah yang diharapkan ke depannya untuk perkembangan bangsa ini.