Internet merupakan salah satu hasil dari kecanggihan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi buatan manusia. Internet adalah singkatan dari Interconnected Networking yang apabila diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian jaringan. Allan (2005) berpendapat bahwasanya “Internet merupakan sekumpulan jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain secara fisik dan juga memiliki kemampuan untuk membaca dan menguraikan berbagai protokol komunikasi tertentu yang sering kita kenal dengan istilah Internet Protocol (IP) serta Transmission Control Protocol (TCP).”

 Ramdhani (2003) dalam modul pembelajaran internet mengatakan bahwa “Internet merupakan sebuah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang dapat menghubungkan berbagai situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, hingga perorangan, lebih lanjut lagi dijelaskan bahwasanya internet mampu untuk menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan berbagai sumber daya informasi untuk jutaan pemakaiannya yang tersebar di seluruh dunia, internet memiliki berbagai macam layanan-layanan internet meliputi komunikasi secara langsung seperti email dan juga chatting, diskusi seperti Usenet Net, Email, dan juga Milis serta sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Gopher), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP) dan lain-lainnya.”

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwasanya internet termasuk di dalamnya jejaring sosial, baik secara langsung maupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masyarakat, baik itu berdampak positif ataupun negatif. Dampaknya pun tidak terbatas terhadap kalangan tertentu saja, namun telah meluas ke semua kalangan. Salah satu dampak positif dari penggunaan internet yang dapat kita lihat yaitu pada peningkatan prestasi belajar siswa.

Prestasi Belajar Pada siswa

Berbicara mengenai prestasi belajar siswa, pada dasarnya menurut Siti Maesaroh (2013:11) menerangkan bahwa “prestasi belajar merupakan hasil daripada aktivitas belajar atau hasil dari usaha, latihan dan pengalaman yang dilakukan oleh seseorang, di mana prestasi tersebut tidak akan lepas dari pengaruh faktor luar diri peserta didik” bisa dikatakan bahwasannya prestasi belajar merupakan keseluruhan hasil akademik (belajar) yang diperoleh siswa selama menempuh pendidikan baik di jenjang tinggi maupun rendah.

Prestasi belajar bagi siswa saat ini merupakan hal yang sangat penting karena dari prestasi tersebut siswa dapat dikategorikan ke dalam kategori cerdas ataupun sebaliknya. Dalam mengukur atau melakukan asesmen terhadap prestasi belajar siswa ada beberapa metode yang dapat dilakukan diantaranya ialah tes lisan, tes praktek, ujian tertulis, tugas rumah ataupun melakukan observasi.

Salah satu cara untuk meningkatkan prestasi belajar siswa yaitu dengan mengikuti bimbingan belajar atau berlomba-lomba untuk mencari informasi atau materi pembelajaran di internet sebanyak-banyaknya. Hampir semua siswa beranggapan bahwasanya internet merupakan penyelamat atau guru bagi mereka karena dapat kita ketahui sendiri bahwa di dalam internet terdapat apa saja informasi yang ingin dicari.

Pemanfaatan Internet Pada Kegiatan Pembelajaran

Pada saat ini, internet sangat diperlukan dalam mendukung kegiatan belajar mengajar terutama pada bagian informasi biasanya berkaitan dengan pelajaran dan tugas sekolah. dahulu informasi hanya bisa didapat dengan membaca buku dan koran atau mendengarkan televisi dan radio akan tetapi berbeda dengan sekarang, hanya dengan mengetik kata kunci pada search engine maka milyaran informasi akan muncul sesuai dengan kata kunci tersebut. tidak sedikit dan tentunya banyak pelajar saat ini sudah menguasai bagaimana cara menggunakan internet. Tulisan pada internet akan menjadi referensi sepanjang masa dengan sistem internet yang 24 jam non stop dan diharapkan dapat bermanfaat dari generasi ke generasi. tentu saja media internet menjadi pilihan bagi pelajar yang mengasyikan, praktis dan efisien menjadi pertimbangan utama.

Bahkan dengan adanya pembaruan teknologi 4.0 yang sebentar lagi akan berubah menjadi society 5.0 ini peran guru mulai tergantikan oleh internet. Tidak hanya menyediakan banyak informasi lengkap dan terpecaya, nyatanya internet juga dapat menyediakan banyak informasi secara mendetail dan akurat selain itu internet juga dapat menyajikan sebuah kelas belajar secara online dan buku-buku paket yang mulai tergantikan dengan yang namanya “e-book” contohnya ialah adanya blog dosen pendidikan, ruang guru, pahamify, dan lain sebagainya hal ini sontak membuat peran guru yang semula teacher center berubah menjadi fasilitator.

Dengan begini siswa tidak hanya melakukan metode pembelajaran “diberi makan” tetapi “mencari makanan”, semua sudah tersedia di internet dengan akses yang mudah dijangkau dan penjelasan yang lebih rinci. Hal ini tentu akan memuaskan dahaga siswa yang haus akan informasi serta mereka-mereka yang ingin berkembang lalu memunculkan suatu kreativitas. Beragam kreativitas tersebut akan mengasah kecerdasan siswa dan menuntut mereka menjadi ilmuwan dengan segudang kemampuan.

Namun perlu diingat bahwa terkadang penggunaan internet dapat membuat siswa menjadi menurun prestasi belajarnya, karena itu pengawasan orang tua wajib dilakukan agar siswa benar-benar memanfaatkan internet dengan sebaik mungkin untuk membantu meningkatkan prestasi belajar siswa.