Setahun yang lalu tidak pernah terbanyangkan bagi saya untuk menulis satu buku pun, tapi hanya karena suatu peristiwa saya bisa mengenjot dengan menyelesaikan 25 buku hanya dalam waktu satu tahun.

Semua berawal dari sebuah workshop penulisan buku yang diadakan salah satu kampus di kota Medan yang berjudul “Workshop Penulisan Buku Ber-ISBN Perguruan Tinggi” pada tanggal 20-21 September 2019 yang lalu. Sebagai narasumber pada acara tersebut adalah DR Jannner Simarmata,M.Kom dan Tonni Limbong M.Kom.

Para narasumber dengan semangat mempresentasikan materinya dengan tema : motivasi dalam menulis, teknik penulisan buku ajar, para phrase sampai bagaimana penerbitan buku dan pengurusan ISBN. Dalam workshop tersebut dipraktekkan cara menginstal dan mempraktekkan bagaimana mengutip dengan menggunakan referensi manager menggunakan Mendeley.

Followup dari acara tersebut, peserta bisa membuat satu buku kemudian dimoderasi oleh penerbit dan akan diterbitkan bersamaan dengan nomor ISBN nya.

***

Pernyataan closing statement yang paling menarik dari pemateri DR Janner Simarmata, M.Kom penulis 150 buku yang memotivasi para peserta workshop adalah bahwa menulis itu mudah dan dalam menulis jangan takut plagiat, kuncinya adalah jujur dengan mengutip referensi dari penulis lain dan jangan lupa sertakan penulis tersebut dalam tulisan dan daftar pustaka. Dengan itu sudah cukup untuk mengusir ketakutan dan segera melakukan penulisan.

Motivasi tersebut memacu saya untuk memulai membuat buku berjudul “Buku Cerdas Pemrograman C# Berbasis Desktop untuk Pemula” yang akhirnya selesai dan diterbitkan oleh penerbit bulan Oktober 2019. Tidak bisa dibanyangkan betapa senangnya saat itu, mendengarkan khabar dari penerbit bahwa buku tersebut sudah selesai dicetak untuk tahap awal sebanyak 100 buku.

Karena buku sudah memiliki ISBN dan sudah terdaftar di perpusnas tentunya sudah bisa dipasarkan, dan saya mencoba memasarkan secara langsung dan online menggunakan salah satu market plaace yang paling banyak penggemarnya dan sekarang sudah tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Buku ini juga menjadi pegangan di salah satu SMK untuk Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak. Buku ini adalah karya perdana saya dengan penulis tunggal, oleh karena itu buku ini merupakan hasil spektakuler saya di tahun 2019.

***

Tidak puas membuat satu buku dengan penulis tunggal, kemudia berupaya untuk membuat buku-buku selanjutnya namun terkendala dengan waktu sampai akhirnya belum bisa dikerjakan ditambah lagi beban mengajar dan tugas-tugas dosen yang sangat banyak. Beberapa waktu kemudian, mendapat informasi dan bergabung di beberapa WA group yang menawarkan untuk membuat buku secara bersama-sama

Banyak keuntungan yang kita dapatkan menulis buku tersebut di samping bukunya bisa diselesaikan dalam waktu singkat (biasanya 14-21 hari bahkan ada yang hanya 7 hari dalam moment khusus) karena dikerjakan secara bersama-sama beberapa penulis, kita juga bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman dari beberapa penulis lain yang tergabung dalam penulisan buku tersebut.

Satu persatu buku kolaborasi tersebut  saya buat, sampai di akhir Desember 2020 saya sudah berhasil membuat buku hasil kolaborasi tersebut sebanyak 25 buku yang diterbitkan dan semua buku itu sudah memiliki ISBN. Buku ini dikerjakan saat pandemi Covid-19, di saat kita menerapkan Work From Home tentunya banyak waktu kosong, sehingga di waktu-waktu tersebut kita bisa manfaat untuk menulis buku. Keberhasilan membuat buku sebanyak 25 buku merupakan karya spektakuler saya di tahun 2020.

***

Tentunya keberhasilan dalam membuat buku tersebut tidak lepas dengan menerapkan strategi dari berbagai sumber yang bila disarikan ada 6 tips.

Berikut ini enam tips jitu dalam mengerjakan buku rampai, diantaranya adalah :.

1. Meluruskan Niat di Awal

Luruskan niat sebelum memulai menulis, karena niat ini adalah kunci pertama yang harus kita lakukan sebelum melakukan tips-tips yang lainnya. Dengan niat yang benar, tuliskan kita akan berhasil dan akan bermanfaat untuk orang lain

2. Menuliskan Target yang Mau Diraih

Kita harus menentukan target penulisan yang kita inginkan dan harus kita tuliskan goal setting bisa mingguan, bulanan dan tahunan. Ada perasaan puas ketika kita bisa menyelesaikan target tersebut, dan merasa bersalah ketika kita tidak dapat menyelesaikannya

3. Menerapkan One Day One Page

Menerapkan One Day One Page satu hari satu halaman, dengan meluangkan waktu One Day One Hour satu hari satu jam untuk menulis di sela-sela kesibukan bahkan di sela-sela waktu santai kita. Maka dengan mengatur waktu sebaik-baiknya, diharapkan target penulis buku tersebut dapat terpenuhi

4. Mengumpulkan Referensi Pendukung

Sebelum kita memilih judul bab, sebaiknya kita kumpulkan terlebih dahulu referensi yang mendukung topik tersebut. Referensi yang sudah kita kumpulkan akan membantu untuk melengkapi tema bab yang kan kita kerjakan.

5. Buat Outline Sebagai Panduan Penulisan

Setelah mendapatkan tema buku, mengumpulkan referensi selanjutnya kita membuat outline yang berisi sub bab. Outline yang kita buat sebagai panduan kita dalam menulis, harus dikonsep secara baik sehingga tulisan lebih sistematis

6. Gunakan Managemen Referensi dalam Pengutipan

Setelah out line dibuat, sekarang saatnya. kita penulis. Ketika kita bisa menulis tidak harus urut menurut sub bab sesuai outlinenya, kita bisa menuliskan sub bab yang lebih mudah yang disesuaikan dengan materi yang didapatkan dan jangan lupa kita lakukan pengutipan dari beberapa referensi.

Ketika ingin mengutip artikel gunakan managemen referensi seperti Mendeley, Zotero. EndNote. Kemudahan yang didapat dengan menggunakan managemen referensi adalah membantu penulis dalam mengorganisasi referensi tulisan dengan sangat mudah.

Nanti setelah semua tertulis baru kita edit ulang, hindari kesalahan typo sebaiknya gunakan aplikasi untuk mengecek kesalahan typo seperti typoline.com

***

Itulah perjalanan selama satu tahun lebih antara September 2019 sampai Desember 2020, sudah berhasil menghasilkan buku dengan total 26 buku dan semuanya sudah ber ISBN, tidak seberapa bila dibandingkan hasil karya buku dari penulis senior, namun bagi saya penulis pemula karya tersebut sungguh sangat membanggakan. Karena sebelumnya saya tidak bisa berbuat apa-apa, dan tidak bisa menjawab ketika ditanya teman “Apa karya spektakuler kamu di tahun lalu?” Tapi sekarang, saya sudah bisa menjawabnya.


Penulis, Guru SMK Telkom Medan & Dosen Politeknik Ganesha Medan