Sering kali kita mendengar kata seks, bagi orang dewasa istilah ini sudah sangat amatlah familiar. Tetapi, bagi anak anak usia dini yang mendengar kata seks mungkin mereka akan kebingungan dan mungkin bisa jadi akan mencari tahu akan hal tersebut, karena rasa penasaran dan keingintahuan pada anak itu sangatlah tinggi. Hal ini sangatlah penting untuk mereka ketahui untuk mencegah pikiran pikiran negatif yang berkembang pada anak, terutama bila informasi ini mereka dapatkan melalui televsi, internet dan lain sebagainya.

Sebagai orang tua, seharusnya merekalah yang paling depan mengedukasi anaknya dengan cara dan bahasa yang mudah dipahami oleh anak mereka tentang apa itu seks? Apa fungsi dari setiap organ organ tubuh yang dimiliki manusia?

Tetapi pada kenyataannya, justru orang tua enggan untuk menyampaikan hal tersebut kepada anaknya karena dianggap masih anak anak dan belum pantas untuk mengetahui dan mengajarkan tentang seks. Orang tua menganggap hal itu adalah sesuatu yang tabu dan tidak wajar. Padahal, pendidikan seks usia dini pada anak sangatlah positif terutama untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual pada  anak anak yang marak sekali terjadi belakangan ini.

Pendidikan seks usia  dini pada anak bukanlah tentang bagaimana cara anak anak melakukan seks tetapi, lebih kepada bagaimana anak anak mengerti dengan organ organ tubuh yang mereka miliki, agar supaya mereka (anak anak) lebih menjaga dan berhati hati pada tubuhnya apabila terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Seperti yang di sampaikan oleh dr. Warih A Puspitosari, M.Sc, Sp.K.J. yang juga merupakan salah satu dosen FK UMY sekaligus narasumber lain dari acara Talkshow  “Bagaimana Bicara Seks pada Anak?” menjelaskan bahwa pendidikan seks usia dini bukan berarti mengajarkan bagaimana cara melakukan seks.  "Namun pendidikan seks pada usia dini menjelaskan tentang organ-organ yang dimiliki manusia dan apa fungsinya,"jelasnya.

Mungkin hal ini yang bisa orang tua contoh dari seorang komedian kenamaan Indonesia. Wendy Cagur, di dalam kanal youtubenya berbagi seputar seks pada anaknya sejak dini, Wendy yang ditemani oleh istri dan kedua anaknya (Audie dan Kauki) memperkenalkan hal hal yang membedakan antara laki laki dan perempuan dalam hal biologis.

Artis kelahiran Jakarta tersebut, menyampaikan seks dengan cara yang mudah dipahami dan dimengerti oleh anak anaknya dan tentu seperti yang kita ketahui, dengan pembawaannya yang kocak sering kali, Wendy menyelirkan kalimat kalimat yang kocak nan lucu sehingga suasananya tidak terlalu tegang dan tetap santai.

Selain itu, komedian sekaligus presenter tersebut menyapaikan batasan batasan organ tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain terhadap diri mereka. Wendy menyampaikan bahwa yang boleh menyentuh (organ vital laki laki dan perempuan) adalah keluarga mereka sendiri tetapi itupun pada saat mereka anak anak atau bayi, kemudian setelah dewasa itu tidak  bisa dilakukan oleh orang lain lagi.

Bukan hanya itu, Aktor kelahiran tahun 79 silam itu di dalam podcastnya menyampaikan pesan kepada anak anaknya tentang pelecehan seksual yang sering terjadi di sekolah. Wendy menyampaikan langkah langkah yang harus anak anaknya lakukan bila mendapatkan pelecehan seksual. Menurutnya, tentu pelaku pelecehan harus ditegur ''saya tidak suka kamu melakukan itu''. Kemudian laporkan hal itu kepada guru biarkan guru yang melapor ke orang tua. Katanya kepada anaknya.

Penting sekali menyampaikan pendidikan seks usia dini kepada anak karena ini tidak masuk dalam satuan kurikulam di sekolah sehingga, orang tua diharapkan mampu memberikan edukasi tentang  seks dengan cara yang mudah dimengerti agar anak nanti tidak 'kaget' pada saat mereka mengalaminya (mentruasi dan mimpi basah). Seperti dalam podcastnya, Wendy juga memberikan seputar pengetahuan kepada anaknya tentang ''mimpi basah'' kepada Kauki anak laki lakinya.

Dengan penyampaian yang sederhana dan dengan bahasa anak anak yang mudah di mengerti, Wendy mengatakan pada anaknya bahwa pada saat beranjak dewasa nanti, Kauki akan mengalami yang namanya mimpi basah. Dimana mimpi basah ini ditandai dengan keluarnya cairan pada alat kelamin Kauki. Kurang lebih seperti itu. Tidak sampai disitu saja, Kauki kemudian bertanya balik dengan kepolosannya ''cairannya warna coklat?'', sebagai komedian Wendy pun langsung menjawabnya dengan jawaban kocak ''kurang lebih seperti susu cap beruang''.

Sebagai orang tua yang mengerti tentang bahaya seks pada anak, Wendy berpendapat bahwa pendidikan seks usia dini pada anak sangat diperlukan. Menurutnya, ini adalah cara kita memberikan pendidikan seks usia dini supaya mereka juga nggak kaget, nggak takut juga dan mereka tahu inti dari semuanya adalah komunikasi sama orang tuanya apapun itu.

Mungkin contoh diatas dapat orang tua tiru untuk menyampaikan seks pada anak, seperti yang dilakukan oleh keluarga Wendy Cagur. Penyampaian yang baik dan diselingi candaan adalah langkah yang mudah untuk diterima oleh anak anak. Jika penasaran langsung saja mampir ke kanal youtube miliknya @HOUSE OF WENDI

Tentang pendidikan seks usia dini pada anak, jangan batasi anak anak jika rasa keingintahuan mereka tentang seks mulai mereka pertanyakan. Orang tua harusnya menjadi pembicara yang ulung bagi anaknya apapun itu sekali pun tentang seks. Jawablah dengan cara yang santai, mudah dimengerti dan dipahami oleh anak anak. Karena hanya dengan cara itu anak anak akan mengerti dan akan menjadi lebih dekat dengan orang tuanya dan tentu, anak anak akan merasa lebih terbuka dengan orang tuanya serta tidak akan segan segan bercerita jika mengalami pelecehan seksual.

Semoga dengan tulisan ini membuka wawasan pikiran para orang tua untuk tidak memandang pendidikan seks usia dini pada anak anak adalah hal yang tidak pantas untuk terima oleh anak anak, dan lebih melihat manfaat dan pentingnya seks pada anak usia dini.

Tulisan ini saya buat untuk menyambut Hari Anak Sedunia 20 November 2021.

Terakhir dari saya untuk anak anak di seluruh penjuru dunia ''Selamat Hari Anak Sedunia, semoga kekerasan terhadap anak anak bisa dihentikan''.