Kita tentu sudah tak asing lagi dengan yang namanya Covid-19 atau yang biasanya kita sebut dengan virus corona.

Perlu diketahui bahwa virus corona yang dikutip dari situs alodokter adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini dapat menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Setiap hari, berita mengenai virus ini tak pernah sekalipun dilewatkan. Bahkan ketakutan yang muncul justru makin bertambah. Angka kematian tak kunjung menurun. Pasien yang terpapar juga makin bertambah. Tentu saja, hal ini meningkatkan angka kekhawatiran bagi masyarakat.

Virus corona sendiri merupakan virus menular yang dapat disebabkan oleh hubungan intens antar-individu maupun kelompok. Misalnya seperti berpegangan tangan dan hal-hal lain sebagainya.

Wabah Covid-19 seperti yang sama-sama kita ketahui berdampak serius bagi kelangsungan hidup manusia yang ada di seluruh dunia. Tak terkecuali dalam sektor pendidikan, terkhususnya Indonesia. Mulai dari pendidikan jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Proses belajar-mengajar pun terpaksa dialihkan dengan belajar di rumah. Tak jarang, siswa-siswi sering mengeluh dengan keefektifan belajar di rumah karena tidak semua siswa akan mudah paham dengan pelajaran yang ada di sekolah. 

Dengan berbagai kendala yang dihadapi tersebut, Pemerintah Indonesia tak mungkin hanya tinggal diam dengan masalah yang ada. Pemanfaatan teknologi menjadi satu-satunya cara dalam menangani dampak Covid-19.

Dengan berbagai strategi yang sudah dibentuk, akhirnya Pemerintah Indonesia mewajibkan untuk melakukan pelaksanaan pembelajaran dengan metode Dalam Jaringan atau yang biasa disingkat dengan daring

Tentu pelaksanaan daring tidak akan semulus seperti yang diharapkan. Namun paling tidak, dengan metode daring, baik siswa maupun mahasiswa dapat terbantu untuk tetap melanjutkan pembelajaran.

Tak hanya itu, para guru juga terbantu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mengajarnya sebagai guru. Daring sedikit banyaknya telah membantu sektor pendidikan di Indonesia.

Daring adalah singkatan dari dalam jaringan yang maknanya ialah segala bentuk aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan internet. Untuk bisa melakukan pembelajaran, banyak aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan.

Misalnya saja dilakukan secara video atau hanya secara audio. Via handphone maupun via PC. Contoh aplikasi-aplikasi itu seperti aplikasi Google Classroom yang disediakan oleh Google, Google Meets, Google Hangouts, WhatsApp, Zoom, dan aplikasi lainnya.

Menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Umumnya bagi para mahasiswa. Bagi para siswa dan mahasiswa kesulitan serta kekurangan yang mereka hadapi terletak pada kuota paket internet untuk mengakses internet.

Dalam hal ini, keluh kesah tersebut tidak hanya dirasakan oleh para anak, juga sekaligus para orang tua. Dikarenakan, paket internet yang cukup mahal dan tugas untuk mengakses satu aplikasi terkadang banyak memakan kuota. Sedangkan saat sekarang ini, perekonomian menjadi lebih sulit akibat Covid-19. 

Dalam kasus lain contohnya dalam satu keluarga hanya memiliki satu unit handphone android saja, namun mereka memiliki 3 orang anak yang harus melakukan pembelajaran daring. Ini menambah beban kesulitan bagi masyarakat terkait pembelajaran daring.

Ditambah lagi untuk mengakses jaringan internet tidak semua daerah yang ada di Indonesia memiliki kekuatan sinyal yang baik. Misalnya di daerah perkampungan. Tak jarang, mahasiswa harus pergi ke suatu tempat seperti dangau, bukit, hingga ke atas genteng agar bisa mengakses jaringan internet dengan cepat dan lancar.

Namun, apa boleh buat? Jika daring ini tidak dilaksanakan juga, otomatis pendidikan di Indonesia harus terhenti sampai Covid-19 ini benar-benar menghilang. Mengingat kita harus melakukan social distancing dan memutus rantai persambungan Covid-19. Untuk itu, perlu ada sesuatu yang dikorbankan demi pendidikan agar tidak berhenti di tengah jalan.

Dari sekian banyaknya kekurangan dan kesulitan yang dialami oleh para siswa dan mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini, tentu juga ada kelebihan yang mesti diambil dengan pikiran terbuka. Salah satunya adalah para siswa dan mahasiswa dituntut untuk melek teknologi.

Dengan adanya daring ini, mau tidak mau siswa beserta mahasiswa harus selalu berhubungan terus-menerus dengan gawai maupun PC. Hal itulah yang menjadi kelebihan tersendiri dalam penggunaan metode daring.

Kita tak bisa menyalahkan pemerintah atas kondisi yang saat ini sedang terjadi. Karena hal ini bukanlah semata kesalahan dari pemerintah. Namun, merupakan ujian yang diberikan oleh Allah azza wa jalla.

Pemerintah tentu telah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam menopang berbagai sektor yang mengalami masalah. Meskipun tetap melakukan proses belajar-mengajar dirasa memang sulit. Pemerintah tentu telah menyiapkan dan mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi di kemudian hari.

Kita hanya perlu berdoa serta berikhtiar sebanyak mungkin agar wabah ini cepat diangkat oleh Allah azza wa jalla. Agar aktivitas bisa kembali normal dan sektor pendidikan bisa berfungsi kembali dengan baik.