Saat ini mendengar kata “media sosial” sudah tidak asing lagi di telinga, karena media sosial sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Misalnya mencari informasi di internet, mencari resep makanan, hiburan, berkabar dan lain sebagainya. 

Generasi Z atau yang biasa disebut Generasi Z adalah generasi pertama yang sudah terkena dampak teknologi, generasi ini tampak mencolok dari generasi sebelumnya karena penggunaan telephone seluler atau gadget.

Seperti yang kita tau media sosial adalah sebuah platform digital untuk berkomunikasi atau bersosialisasi yang digunakan banyak masyarakat seperti membagikan tulisan, foto dan video.

Namun perkembangan zaman membuat para remaja memanfaatkan banyak sekali fungsi media sosial untuk berkreasi dan mencari pendapatan tambahan seperti  berjualan melalui toko online, jasa joki tugas dan endorse jika mempunyai banyak pengikut di media sosial. 

Contoh saja remaja memanfaatkan aplikasi Telegram untuk menawarkan jasa joki tugas yang mana di dalam aplikasi tersebut sudah ada grup khusus para penjoki tugas menawarkan jasa kepada orang yang sedang butuh.

Bayangkan saja jika pendapatan dari mengerjakan sebuah tugas joki diberi tarif Rp40.000-Rp60.000 maka berapa pendapatan perbulan yang diraih oleh penjoki tugas tersebut. Cukup menggiurkan bukan? untuk menambah pendapatan disela-sela aktivitas.

Selain itu ada lagi aplikasi bernama TikTok yang mana saat ini sangat ramai remaja menggunakannya untuk hiburan tetapi tidak salah jika remaja saat ini memanfaatkan untuk berkreasi membuat video dengan tujuan mendapatkan uang.

Seperti membuat video tentang aktivitas sehari-hari, tutorial makeup, menyanyi dan masih banyak lagi video bakat yang bisa menarik perhatian orang untuk melihat video yang sudah kita buat. 

Tidak sampai di situ aplikasi Tiktok juga menyediakan tempat untuk berdagang di dalamnya seperti produk makanan yang mana jika pengikut kita banyak, adanya sebuah brand menawari kita untuk  endorse produk tersebut.

Aplikasi selanjutnya adalah Instagram yang mana fungsi Instagram selain untuk membagikan foto atau video juga dimanfaatkan remaja untuk menawarkan produk sendiri atau endorse jika mempunyai pengikut yang banyak.

Dengan hadirnya aplikasi Shopee remaja saat ini memanfaatkan kemampuannya untuk membuat produk sendiri, menawarkan jasa, berjualan dan lain sebagainya dengan tujuan mendapatkan penghasilan tambahan.

Platform belanja online yang banyak digunakan masyarakat untuk menjual produk, sebenarnya tidak hanya remaja saja yang memanfaatkan aplikasi ini untuk berjualan melainkan orang dewasa pun juga telah banyak mendapat keuntungan dari Shopee.

Platform belanja online selain Shopee sebenarnya ada banyak seperti Tokopedia, Lazada, Bukalapak dan Blibli.com tetapi para remaja saat ini lebih banyak memanfaatkan platform Shopee karena banyaknya voucher gratis ongkos kirim dan diskon lainnya untuk berniaga.

Dengan adanya media sosial pun remaja berlomba-lomba mencari followers yang tujuannya dengan mempunyai pengikut yang banyak agar bisa mendapatkan endorse yang saya sebutkan di atas.

Sama halnya dengan aplikasi Tiktok, salah satu pendapatan remaja saat ini adalah dari Youtube dengan cara membuat video yang unik dan mempunyai subscriber maka remaja bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Beberapa keuntungan dari memanfaatkan media sosial memang sudah dirasakan banyak remaja yang pandai dan kreatif dalam bidang berjualan dan memasarkan sebuah produk atau jasa. 

Selain mendapatkan keuntungan dari sosial media, remaja juga memanfaatkan aplikasi YouTube sebagai alat untuk mendukung pembelajaran yang bisa memberikan materi pelajar dalam bentuk video yang mana lebih mudah untuk dipahami oleh beberapa remaja.

Disisi lain ada juga aplikasi bernama Brainly yang mewadahi pelajar untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar secara online yang banyak dimanfaatkan remaja untuk menyelesaikan tugas.

Untuk mendapatkan berita yang sedang hangat diperbincangkan biasanya remaja menggunakan aplikasi Twitter karena setiap adanya berita yang muncul selalu Twitter yang lebih dahulu memberikan berita karena mempunyai fitur trending untuk memperlihatkan berita baru kepada pengguna.

Remaja juga memanfaatkan sosial media sebagai alat komunikasi sesama teman untuk saling bertukar kabar, membagikan pengalaman liburan, membagikan foto hobi dan lain sebagainya.

Mencari inspirasi atau ide-ide baru saat ini sudah sangat mudah dengan adanya teknologi seperti seseorang yang mencari inspirasi gambar di media sosial untuk di lukis, mencari grup atau komunitas yang berkaitan dengan hobi sebagai sebuah hiburan untuk mengisi waktu luang.

Cukup mudah bukan? dengan hanya bermodal gawai remaja saat ini bisa mendapatkan hiburan di hari libur dengan menonton film favorit tanpa harus pergi ke destinasi wisata yang pasti mengeluarkan biaya.

Fungsi media sosial memang sangat banyak untuk menunjang adanya kreativitas remaja pada saat ini. Untuk mendapatkan keuntungan dengan cara berniaga dan menawarkan jasa, mendapatkan informasi, mencari hiburan dan lain sebagainya.

Selain itu juga dengan adanya kreativitas dengan memanfaatkan sosial media juga bisa mencegah remaja dari pergaulan bebas dan kenakalan remaja pada saat ini.