Okey, let’s say kamu punya hidup yang nyaman, sekolah terjamin atau punya pekerjaan dengan penghasilan yang cukup, punya banyak teman di social media, dan rasa-rasanya tidak ada yang begitu demanding dalam hidup kamu. Saat itu terjadi, orang lain mungkin berpikir kamu menikmati hidup yang sangat bahagia. Tetapi pernah tidak sih, dalam segala kenyaman hidup yang dimiliki tiba-tiba kita merasa down, tidak termotivasi, emosi naik-turun tidak stabil, atau bahkan feel unhappy.

Nah, saat itu semua terjadi, tandanya mental health kamu sedang terganggu. Menjaga kesehatan mental tentu sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Parahnya, Sebagian besar orang menganggap kondisi mental seperti yang disebut tadi sebagai sesuatu yang lazim. Hey! Hati-hati jika dibiarkan berlarut, lama-lama mental health ini berubah menjadi stress dan depresi yang efeknya tidak hanya ke fisik, tetapi juga ke performa hidup.

So, maintaining your mental health is also matter! Coba cek beberapa list kebiasan yang sering tidak sadar kita lakukan dan berefek buruk ke mental health kita. Kalau ada beberapa yang sering dilakukan, ini saatnya untuk mulai menghindari kebiasan-kebiasaan buruk tersebut.

  • Merasa “Me Time” hanya buang-buang waktu

Ada saatnya kamu harus benar-benar meluangkan waktu untuk diri kamu sendiri. Apalagi buat kamu yang punya jadwal hidup ketat dan penuh dengan list kerjaan yang menumpuk. Aktif di sekolah, mengurus organisasi, pengembangan diri, atau untuk kalian yang sibuk bekerja, mengurus rumah tangga tanpa nonstop, dan sebagainya. Please spend time to yourself. Lakukan hal-hal baik yang bisa membuat hati dan pikiranmu menjadi tenang. Contohnya, dengan meditasi, berdoa, menulis kerasahan yang dirasa, atau berjalan-jalan ditaman.

Terkadang banyak yang berpikir bahwa me time ini hanya alasan buat orang-orang yang malas gerak alias mager. Atau meyakini bahwa me time hanyalah kegiatan non faedah seperti nonton, ngemil g sehat, atau hanya rebahan. No, salah besar ya! Me time disini haruslah quality time yang kita sediakan buat jiwa dan pikiran kita. Bukan diisi dengan kegiatan sesuka hati kita ya. Cobalah untuk benar-benar menyediakan waktu untuk jiwa dan pikiran kita, inner-relation dengan diri kita sendiri. Yang paling ampuh adalah dengan berdoa dan meditasi. Yes that’s it. Coba latih-latih diri kita untuk bisa menyediakan quality me time agar kesehatan mental kita terjaga.

  • Kebanyakan interaksi dengan social media

Mungkin kamu merasa bahagia dan bangga punya banyak friend list atau followers di social media, dan rasanya kamu berada dalam complex-relationship dengan social media. Bangun tidur langsung ngecek social media, pun dalam setiap menit rasa-rasanya ada yang kurang jika tidak mengecek social media. Waduh, hati-hati yah, kecanduan social media bisa membuat kesehatan mental kita juga terganggu.
Alih-alih menyenangkan hati, bisa-bisa ke terjebak ke dalam kesenangan semu, tidak sadar kita malah sibuk mempercantik virtual life kita dibanding kehidupan nyata kita. Tidak jarang juga kebanyakan social media malah membuat kita mebanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain. Biar social media tidak menjadi toxic, pastikan waktu untuk berselancar di social media tidak berlebihan, cukup baca seperlunya, balas pesan yang kira-kira penting aja, dan non-aktifkan notifikasi dari akun-akun yang non faedah.

  • Kebanyakan Bagadang – Kurang Tidur

Kebanyakan bagadang dikarenakan aktivitas seperti marathon nonton drama atau Netflix maupun youtube, main social media, tentunya buruk bagi kesehatan baik fisik maupun psikis.  Efek dari kurang tidur membuat tubuh menjadi kurang fit dan bugar, pagi hari menjadi malas dan tidak bersemangat, dan pastinya tubuh juga jadi tidak sehat.

Efek ke mental kita juga buruk, kurang tidur bisa membuat mood kita jadi berantakan, gampang emosi, dan cepat merasa lelah. Kalau hal ini dibiasakan, sudah pasti mental health kita pasti terganggu! Jadi, jangan siakan waktu tidurmu yang berharga terbuang sia-sia dengan aktifitas minim manfaat yah.

  • Kebanyakan Mager dan tidak aktif bergerak

Kebanyakan kita hanya sibuk dengan aktifitas yang sifatnya pasif dan minim gerak. Seharian di depan laptop, atau rebahan dengan handphone pastinya membuat postur tubuh juga jadi tidak proper. Kebiasaan ini juga sering banget tidak kita sadari. Seharian duduk doank dan minim gerak pastinya bisa berefek negative ke mental health juga lho. Tubuh yang kebanyakan mager nantinya malah membuat kita jadi lebih gampang lelah, tidak bersemangat, dan bisa menghilangkan motivasi kita atau semangat dalam mengejar sesuatu.

Solusinya, ya aktif bergerak. Usahakan untuk berdiri sekitar 5 menit setiap kali duduk 30 menit, coba upayakan untuk membiasakan melakukan pekerjaan-pekerjaan ringan sehari-hari yang menuntut gerak, seperti menyapu rumah, menyepel, nyuci motor, atau segudang aktifitas lainnya. Juga batasi screen time, agar mata tidak lelah memandangi screen laptop atau handphone doank.

Kalau memungkinkan berjalan-jalanlah! Jalan kaki, bisa window shopping ke mall, atau jalan-jalan ke taman bersama teman atau keluarga. Biasakan hidup aktif bergerak, untuk tubuh yang fit dan mental yang lebih sustain. Aktif bergerak juga memacu hormone endorphin untuk berproduksi sehingga hati kita merasa lebih happy. Kalau sedang suntuk, coba saja berjalan-jalanlah keluar rumah.

  • Suka membandingkan diri dengan orang lain

Kebiasaan lain yang merusak mental health kita adalah suka membandingkan diri dengan orang lain. Memandangi kehidupan orang lain pasti selalu terlihat lebih baik dan indah dibanding hidup kita. Padahal nyatanya belum tentu begitu. Melihat teman-teman sebaya sudah mulai kerja dan kita belum membuat hati makin nelongso, dan kepedean jadi menguap. Atau melihat pencapaian orang lain yang seringkali membuat kita iri hati. Efeknya kita jadi merasa unhappy dan jadi tidak mensyukuri kehidupan yang kita punya.

Bahkan ada pengalaman, temanku cewek yang jadi membenci tubuhnya karena terlalu sering membandingkan dirinya dengan body goalsnya yang bak model kurus, tinggi, langsing, dan berkulit putih merona itu. Ah, jelas ini toxic banget dalam hidup kita. Cobalah untuk melihat kebawah, banyak orang-orang yang tidak seberuntung diri kita. Syukuri kehidupan kita, pun jika kita ingin lebih baik jadikan itu untuk motivasi berkembang dibandingkan hanya mengutuki kehidupan kita yang dirasa hanya begitu-begitu saja.

Jadi, ingin bahagia dan selalu semangat? Coba hindari kebiasan tadi dan pastikan kamu menerima hidup dan diri kamu apa adanya dengan ikhlas. Jangan lupa untuk selalu bersyukur pada Yang Maha Kuasa dan memohon pertolongan dariNya. Kalau kalian merasa unhappy dan tertekan bahkan depresi, apalagi merasa berat sekali meninggalkan kebiasan buruk tersebut, cobalah untuk berdoa memohon bantuan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ingat yah, where there is a will, there is a way. Niat dulu kemudian usaha. Agar hidup kita lebih bahagia dan semangat.