Mahasiswa
1 bulan lalu · 156 view · 3 min baca menit baca · Ekonomi 72350_65063.jpg

Pajakku, Pajakmu, Pajak Kita

Suatu negara pasti akan selalu melakukan perubahan dan perkembangan demi menjadi yang lebih baik. Suatu negara pasti akan terus melakukan pembangunan yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, suatu negara membutuhkan pembiayaan atau anggaran. Salah satu sumber pembiayaan negara yaitu pajak.

Apa itu pajak? Pajak adalah kontribusi wajib rakyat kepada negara yang terutang, baik sebagai orang pribadi atau badan usaha yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Membayar pajak sering kali menjadi stigma bagi masyarakat. Mereka banyak berpikir untuk apa membayar pajak jika pada akhirnya uang pajak tersebut dikorupsi atau disalahgunakan. Ditambah lagi sifat pajak yang tidak dapat dirasakan secara langsung. Tetapi sebagai warga negara yang baik, hendaknya kita menghilangkan stigma tersebut.

Mengapa harus membayar pajak? Pembayaran pajak merupakan peran serta masyarakat sebagai Wajib Pajak untuk ikut secara langsung berkontribusi dan bersama-sama melaksanakan pembiayaan negara untuk mewujudkan pembangunan nasional.

Pajak sebagai sumber utama penerimaan negara, memberikan sumbangsih hampir 80% kepada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Sehingga dapat disimpulkan, tanpa pajak sebagian besar kegiatan negara akan sulit untuk dilaksanakan. 

Oleh karena itu, pajak merupakan penopang pembangunan suatu negara. Maka, sudah sepantasnya kita sebagai warga negara yang bijak untuk taat membayar pajak.


Bagaimana cara membayar pajak? Pemerintah Indonesia selalu melakukan inovasi baru untuk semakin memberi kemudahan kepada masyarakat untuk membayar pajak. Masyarakat sebagai Wajib Pajak sudah diberi kewenangan untuk menghitung, melaporkan, dan membayar sendiri kewajiban perpajakannya.

Sistem perpajakan yang dianut di Indonesia adalah Self Assessment, yaitu Wajib Pajak mempunyai kewenangan untuk menghitung, melaporkan, dan membayar sendiri pajak terutang yang harus dibayar. Asas pemungutan pajak di Indonesia sudah berlandaskan keadilan dengan menganut asas Equality, yaitu pemungutan pajak yang dilakukan negara harus sesuai dengan kemampuan dan penghasilan Wajib Pajak.

Apa sih manfaat membayar pajak? Ada banyak manfaat yang bisa kita rasakan ketika membayar pajak. Meskipun tidak bisa dirasakan secara langsung, tetapi kita bisa melihat wujud nyata dari membayar pajak.

Manfaat pajak antara lain pertama, untuk membiayai kas negara. Uang pajak yang kita bayarkan akan masuk ke kas negara untuk membiayai program kerja yang dikelola Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Kedua, untuk membiayai kepentingan umum. Uang pajak yang kita bayarkan akan masuk ke kas negara untuk membiayai pembangunan nasional, infrastruktur, serta fasilitas publik. Dengan demikian, dapat mengurangi beban masyarakat.

Ketiga, untuk memenuhi kebutuhan demi kesejahteraan rakyat. Pemerintah akan senantiasa terus membuat kebijakan untuk menjaga stabilitas harga dan memberikan subsidi kepada masyarakat, seperti misalnya subsidi bahan bakar minyak (BBM), subsidi pangan, dan sebagainya.

Dan terakhir, pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. Contohnya pengeluaran untuk proyek ekspor barang. Ada juga pengeluaran yang diharapkan memberikan keuntungan ekonomis bagi masyarakat, seperti pengairan dan pertanian.

Pajak yang telah disetorkan masyarakat akan digunakan negara untuk kesejahteraan masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan, pajak sebenarnya hampir sama dengan definisi demokrasi, yaitu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Demikian juga dengan pajak. Pajak berasal dari rakyat, dibayarkan oleh rakyat, dan akan dikembalikan lagi untuk rakyat.

Pajak juga berperan penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, karena memiliki dua fungsi penting yang berpengaruh besar.


Fungsi pajak yang pertama, yaitu fungsi anggaran (budgetair). Pajak sebagai alat untuk memasukkan dana ke kas negara berdasarkan undang-undang yang berlaku, sehingga pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara, seperti pembiayaan rutin dan pembiayaan pembangunan nasional.

Fungsi yang kedua, yaitu fungsi mengatur (regulerend). Pajak sebagai alat untuk mengatur pertumbuhan sosial dan ekonomi melalui kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu.

Fungsi pajak yang lain antara lain fungsi stabilitas dan retribusi pendapatan. Fungsi stabilitas membuat pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga, sehingga inflasi dapat dikendalikan. Fungsi retribusi pendapatan, pajak digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Bagaimana? Sudahkah anda memahami kemana uang pajak yang kita bayarkan? Sudahkah anda mengetahui manfaat dan keuntungan dari membayar pajak? Apakah anda masih malas membayar pajak? Ada banyak sekali manfaat pajak bagi diri sendiri maupun orang lain, walaupun tidak bisa dirasakan secara langsung.

Pentingnya membayar pajak harus kita sadari sejak dini, jangan termakan oleh stigma negatif yang berkembang di masyarakat, sehingga anda malas membayar pajak. Tidak ada salahnya mendukung pemerintah Indonesia dengan cara membayar dan melaporkan pajak.

Kita sebagai warga negara yang baik, hendaknya bangga bayar pajak. Karena pajak merupakan pendapatan terbesar bagi negara, dari pajak kita bisa merasakan pembangunan nasional oleh pemerintah yang nantinya akan berguna bagi kepentingan bersama.

Artikel Terkait