Tahukah kalian sejak pandemi covid-19 pada awal tahun 2020 tidak hanya di Indonesia tetapi juga berbagai negara, kebanyakan penduduknya mengubah pola makan mereka menjadi lebih sehat dan bergizi ketimbang membeli makanan cepat saji. 

Hal tersebut tentu saja dikarenakan makanan sehat dan bergizi mengandung sejumlah nutrisi yang berpotensi meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap paparan virus ataupun mikroba lainnya yang berusaha masuk ke dalam tubuh. Dari situlah trend makan-makanan sehat bermunculan. Bahkan tidak hanya untuk kepentingan diet sehat semata tetapi juga menu makan harian yang disajikan sangat menarik perhatian banyak orang. Olahan menu makan dari tepung porang menjadi salah satunya.

Tanaman lokal: Umbian Porang 

Tanaman umbi-umbian porang lokal yang terdapat di Indonesia yang umumnya diolah sebagai bahan pembuatan tepung. Tepung porang mengandung glukomanan dari kelompok pati yang tergolong rendahkadar gula, kalori dan bebas gluten. Pasalnya keunggulan tersebut akan menarik bagi kalangan penyuka makanan sehat baik itu untuk program diet maupun untuk kebutuhan harian mereka yang digunakan dalam bahan pembuatan beras, mie, bihun, dimsum, roti, dan banyak lagi. 

Hidup Sehat dengan Konsumsi Inovasi Bihun Instan 

Bihun ialah salah satu jenis makanan alternatif karbohidrat utama di Indonesia yang merupakan kelompok mie beruntaian tipis dengan bahan dasar tepung-tepungan yang mengadung pati sagu. Oleh karena itu, pergantian pati sagu menjadi tepung porang untuk pembuatan bihun akan sangat bermanfaat baik bagi kesehatan secara ideal dalam artian komplit namun tidak berlebih (cukup). 

Bihun berbahan tepung porang ini akan sangat menguntungkan bagi para penderita penyakit diabetes, obesitas, stroke, jantung hingga kanker akibat kelebihan kalori dari standar kebutuhan asupan gizi tubuh. Kadar amilopektin pada tepung yang cukup tinggi menghasilkan bihun berkualitas yang kenyal, lembut, dan tidak terlalu rapuh. Ditambah kandungan glukomanan dari tepung porang yang membuat bihun instan ini tidak hanya cepat masak tetapi juga sehat dan bergizi. 

Pengolahan tepung porang menjadi bihun instan akan memberikan solusi kebutuhan produk pangan yang diperlukan bagi banyak kalangan demi efisiensi waktu dan kemudahan dalam proses pembuatnya.

Pembuatan Bihun Instan Berbahan Tepung Porang

Pembuatan bihun instan berbahan dasar tepung porang memerlukan campuran dari tepung kacang merah sebagai penambah rasa gurih pada bihun serta menambah kandungan protein dan kalsium tanpa mengganggu tekstur bihun yang dihasilkan. Selain itu, tambahan tepung sukun juga diperlukan agar mengurangi penggunaan tepung umbi porang namun tetap menambah nilai gizi pada bihun. 

Pembuatan bihun instan berbahan dasar porang ini dapat menggunakan perhitungan komposisi sebesar 70% tepung porang, 20% tepung kacang merah, dan 10% tepung sukun.

Untuk membuat bihun dari umbi porang, kita perlu mengolah umbi porang menjadi tepung porang terlebih dahulu. Pengolahan dilakukan dengan pengirisan umbi porang menjadi irisan yang tipis dan pengeringan irisan umbi porang pada pengeringan alami dengan memanfaatkan panas matahari. 

Hasil dari pengeringan tersebut kemudian digiling dengan tumbukan serta disaring dengan metode ayak agar didapatkan bulir-bulir tepung terbaik. Pembuatan tepung kacang merah melewati proses penyortiran, perendaman, perebusan, pengeringan, penghalusan, dan pengayakan kacang merah agar didapatkan tepung kacang merah yang halus. 

Sedangkan, untuk membuat tepung sukun meliputi proses pengupasan, pencucian, pengirisan, pengeringan, penggilingan, dan pengayakan hingga didapatkan tepung sukun yang halus. 

Selanjutnya, pembuatan bihun instan dilakukan dengan mencampurkan tepung porang, tepung kacang merah dan tepung sukun yang kemudian dimasak selama satu jam. Selanjutnya, adonan dicetak menjadi untaian-untaian tipis seperti benang. Setelah itu, lipat kumpulan untaian-untaian benang menjadi lipatan berbentuk persegi empat sebanyak 4-5 lipatan. Setelah terbentuk lipatan bihun, masak lipatan adonan bihun selama 1,5 jam dan keringkan hingga teksturnya keras. Bihun instan ini hanya perlu dimasak sekitar 3 menit saja dengan air panas sehingga sangat cepat dan mudah diolah. 

Bihun instan ini akan berkualitas, bergizi tinggi, memiliki tekstur kenyal, lembut dan tidak terlalu rapuh. Biaya yang diperlukan sebagai modal pembuatan bihun instan berbahan dasar porang ini akan lebih minim karena penggunaan tepung sukun dan tepung kacang merah yang disubstitusikan sebagai adonan bihun. 

Setelah melihat manfaat hingga cara pembuatan bihun instan dari tepung porang, apakah Anda tertarik untuk menjadi salah satu penikmat makanan sehat nan gizi? Pengolahan tepung porang menjadi bihun instan ini bisa dijadikan pilihan untuk Anda konsumsi. Bantu kami untuk mendukung tingkat kecukupan gizi di Indonesia dengan perbaikan pola makan yang sehat. 

Mulailah gerakan hidup sehat dengan peduli pada kesehatan diri dan keluarga atas gizi ideal dengan memperhatikan apa yang Anda makan. Karena makanan tidak hanya agar perut kenyang, tetapi juga akan sangat menunjang kesehatan diri Anda untuk saat ini hingga di masa depan kelak.