Mendirikan usaha ibarat kapal yang ingin mengarungi lautan luas. Berlayarnya sebuah kapal, ada beberapa peralatan yang harus tersedia di kapal. Apabila salah satu kebutuhan tidak ada dalam kapal yang sudah terlanjur barlayar, maka bisa dikatakan akan kesulitan dalam mengarungi lautan yang sangat luas.

Seperti halnya sebuah bisnis, apabila ada satu persyaratan saja yang kurang ataupun lupa untuk dipersiapkan sebelum berjalannya bisnis itu, maka berjalannya bisnis itu bisa dikatakan akan “cacat” dalam proses berbisnisnya…

Nahhh… supaya menghilangkan ke “cacat” itu, penulis berusaha menjawab dengan beberapa hal di bawah ini, yukkk langsung di lihat dan di simak…

  •  Niat

Niat masuk dalam kategori pertama. Karena dengan adanya niat untuk membuka sebuah bisnis atau usaha, maka sudah pasti kita sudah menapaki kaki kita ke tahap awal ataupun anak tangga pertama dalam sebuah bisnis.

Menurut KBBI niat adalah arti ke 1. Maksud dan tujuan suatu perbuatan. 2. Kehendak (keinginan di hati) akan melakukan sesuatu. 3. Janji untuk melakukan sesuatu jika cita-cita atau harapan terkabul.

Dari beberapa pengertian dari KBBI di atas, menguatkan bahwa niat itu sangat penting. Dari pengertian ke 2 niat menurut KBBI sudah jelas. Kalau hati sudah ingin bertindak, seribu rintangan yang sudah menantang ke depannya akan di hadapi dengan kesunggguhan hati.

  •  Jenis bentuk usaha

Jenis usaha yang penulis ketahui itu ada 3 pembagian, diantaranya:

Perseorangan

Perseorangan mempunyai beberapa kelebihan, salah satunya yang saya masih ingat sekali adalah tidak adanya perdebatan dalam mengambil keputusan terhadap bisnis itu.

Selain memiliki beberapa kelebihan. Perseorangan juga memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah terbatasnya sumber pendanaan (kecuali peminjaman dana dari bank). Ini sangat telak apabila sudah berbicara modal ataupun dana untuk sebuah bisnis

Partnership/kemitraan

Jenis ke dua ialah partnership/ kemitraan. Barang tentu kalau kemitraan ini pada dasarnya sebuah bisnis tidak dipegang atau dikelola oleh seorang saja, melainkan oleh beberapa orang.

Biasanya sih yang penulis tahu tentang bisnis kemitraan ini ada yang sebagai pengelola, ada juga sebagai pemegang modal atau investor

Seperti perseorangan, kemitraan ini mempunyai beberapa kelebihan. Salah satunya adalah tidak terbatasnya sumber permodalan dengan syarat sumber permodalannya diketahui semua pihak apabila ada investor baru yang ingin menginvestasikan uangnya pada bisnis anda

Kelemahan dari kemitraan ini adalah banyaknya pemikiran dalam mengambil sebuah keputusan untuk bisnisnya. Dan tidak sedikit yang berdebat dengan argumennya masing-masing karena bertolak belakang satu dengan lainnya. Bahkan bisa membuat perpecahan antara mitra apabila tidak menemukan titik temu yang win win solution.

Perseroan

Perseroan adalah jenis usaha bentuk usaha sangat cocok untuk usaha yang sudah besar ataupun bersifat corporation. Disamping itu juga, bentuk usaha ini sudah memiliki saham untuk modal usahanya dan sudah masuk ke dalam bursa efek.

Nah untuk teman-teman bisa memilih mau seperti apa nantinya bentuk usaha yang ingin dijalani… baik itu perseorangan, kemitraan, ataupun perseroan sekaligus.

  •  Konsep usaha

Tentukan konsep usaha dengan matang. Semisal untuk usaha yang sedang menjamur sekarang yaitu usaha warung tongkrongan, Mulai dari tempatnya mau di ruko, yang sepi atau ramai orang banyak lalu lalang,

setelah tempat sudah ditentukan maunya seperti apa, langkah selanjutnya adalah menentukan desain tempat tersebut. Mau indoor ataupun outdoor, atau juga bisa dua-duanya. Setelah itu, tentukan juga konsep dari desainnya mau bergaya klasik ataupun modern klasik.

Pokonya banyak untuk konsep desain warung tongkrongan gitu. Dan yang terakhir tentukan peralatan apa saja yang harus dibeli untuk mendukung dari konsep desain warungnya

  •  Permodalan

Permodalan bisa kita dapatkan dari uang tabungan sendiri, dari peminjaman uang ke bank, maupun mengajukan bisnis plan ke investor. Baiknya untuk usaha yang baru mau dijalankan selain dari modal sendiri.

Bisa juga kita mengajukan proposal bisnis yang tentunya proposal tersebut baik dan menarik investor untuk menginvestasikan dananya ke kita dan juga berusaha yakinkan investor untuk bisa mencairkan dananya dan juga percaya terhadap usaha yang ingin kita jalankan

Selain di atas, Anda juga bisa mengajukan permodalan ke Bank. Namun, seperti yang saya ketahui bahwa di Bank sendiri mempunyai persyaratan apabila pengajuan permodalan itu ingin cepat di terima oleh Bank dan salah satu persyaratan itu adalah adanya jaminan yang akan dijaminkan untuk cairnya sebuah permodalan.

  •  Action (aksi)

Setelah semuanya poin dari 1-4 sudah terencana dengan baik, selanjutnya kita harus jalan atau menggerakkan usaha tersebut. Apabila usaha kita hanya sebatas proposal usaha dan tidak dijalankan, bisa dibilang semua yang kita lakukan menjadi sia-sia.

Karena sebaik-baiknya perencanaan usaha apabila tidak dijalankan bakal hanya menjadi lembaran angan-angan saja… jadi mari kita jalankan usaha yang sudah direncanakan tadi..

  •  Doa

Yang terakhir adalah sangat penting bagi saya yaitu berdoa. Karena ketika berdoa kita bisa curhat ke maha pemiliki segalanya atas apa yang dihadapi oleh usaha kita. Apabila suatu usaha di iringi dengan doa,

Maka yang tercipta nantinya usaha kita akan berjalan lancar, mendapatkan keberkahan, dan tentunya mendapatkan Ridho dari-Nya.

Nahhh segitu yang saya bisa bagikan pada tulisan kali ini. Seperti pesan saya di tulisan sebelumnya,. Janganlah teman-teman berpuas diri dengan satu sumber saja, melainkan carilah sebanyak-banyaknya sumber referensi untuk usaha teman-teman dan tentunya sumber yang di ambil harus berdasarkan fakta dan data yang valid bukan hoax… hehehe Kurangnya mohon maaf sekian dari saya… sampai bertemu ditulisan saya selanjutnya… J