Jogja merupakan kota yang memiliki banyak wisata kuliner yang unik dan tentu saja menggugah selera. Sebagai warga asli Jogja, saya menyadari potensi wisata kuliner yang dimiliki oleh kota budaya ini. Kuliner yang ada di Jogja khas dengan cita rasa yang cenderung manis seperti gudeg jogja hingga sate klathak.

Bahkan terdapat ungkapan bahwa untuk sebagian orang Jogja, tidak afdol rasanya bila makan tidak dengan kecap. Rasa manis menjadi cita rasa yang disukai oleh banyak masyarakat Jogja, termasuk saya sendiri. 

Selain makanan tradisional dan masakan khas daerah, Jogja juga dipenuhi oleh makanan modern yang berasal dari berbagai negara. Salah satu makanan yang akan saya bahas adalah hamburger, atau biasa disebut burger.

Makanan yang berasal dari Jerman ini merupakan roti berbentuk bundar yang kemudian dibagi menjadi dua dan ditengahnya diisi oleh lapisan yang biasa terdiri dari sayur, tomat, patty, dan saus. Beberapa bahkan menambahkan keju juga sebagai salah satu isian. 

Di Jogja sendiri, terdapat salah satu toko burger yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Jogja. Toko yang secara khusus menjual makanan seperti pisang bakar, kentang, spaghetti, burger, hotdog, hingga pizza ini bernama Monalisa.

Terletak di jalan kaliurang, dimana menjadi pusat jajanan untuk anak-anak kos yang berada di Jogja, warung ini telah berdiri sejak tahun 1988. Burger legendaris andalan keluarga saya ini dijajakan di warung tenda yang hanya buka pada sore hingga malam hari.

Monalisa menyediakan tempat untuk pelanggannya yang ingin menyantap burger langsung disana. Karena berada di pinggir jalan utama, suasana di Monalisa ramai dengan lalu lalang kendaraan.

Tetapi banyak diantaranya pelanggan yang memesan untuk dibungkus dan disantap di rumah. Karena pegawainya yang cukup banyak, untuk mengantri tidak dibutuhkan waktu yang lama. Yang unik, burger yang dijajakan di warung ini memiliki cita rasa yang berbeda dari burger lain yang biasa kita beli.

Burger Monalisa memiliki cita rasa unik yang berasal dari saus yang diracik oleh pemiliknya langsung sejak tahun 1988 dan masih dipertahankan hingga saat ini. Burger Monalisa ini memiliki tekstur roti yang lembut dan rasanya agak sedikit manis.

Dalam membuatnya, roti dari burger ini akan dipanaskan terlebih dahulu sebelum dihidangkan hingga pada bagian sisi-sisi roti berwarna kecoklatan. Hal itu membuat roti dari burger terasa lebih kering dan nikmat saat disantap. Itu juga membuat burger menjadi hangat saat dihidangkan kepada pembeli.

Untuk saya sendiri, saya lebih menyukai burger yang rotinya masih terasa hangat saat saya santap, sehingga tekstur dari roti tidak keras dan lebih lembut. Hal ini juga yang dapat kita rasakan di burger Monalisa.

Selain menjadi lebih hangat dan lembut, karena dalam proses memanaskan rotinya menggunakan margarin roti dari burger Monalisa ini juga terasa lebih gurih. Selanjutnya sayur milik burger Monalisa ini lengkap menggunakan tomat, mentimun, bawang bombay, dan selada.

Sayur yang digunakan merupakan sayur yang masih fresh dan tanpa proses pemasakan terlebih dahulu. Sehingga untuk bawang bombay yang digunakan mentah dan terasa lebih menyengat. Bawang bombay yang digunakan juga langsung tanpa proses penggorengan.

Pemotongan dari sayuran yang digunakan juga tebal dan besar sehingga pelanggan bisa puas untuk menikmati isinya. Menu spesial yang biasa dibeli adalah burger keju, dalam isian burger akan diisi oleh lembaran keju cheddar di bagian atas sayuran. 

Daging dari Monalisa ini sangat tebal dan tidak terasa tepung. Selain itu dagingnya juga sangat lembut dan garing pada pagian luar. Hal ini karena dalam proses penggorengannya dilakukan pada minyak yang cukup banyak dan dengan waktu yang cukup lama.

Daging yang digunakan bukan daging frozen instan, dan sebelum menghidangkan selalu digoreng dalam minyak yang banyak sehingga dihasilkan tekstur yang kering. Yang sangat spesial adalah saus yang mereka miliki. Saus khusus dari burger Monalisa ini berwarna kekuningan dan terasa sedikit manis.

Ini yang membuat cita rasa dari burger Monalisa berbeda dari burger lainnya. Mungkin ini juga yang membuat burger Monalisa menjadi favorit masyarakat Jogja. Tak sedikit yang menyebut burger ini dengan sebutan 'Burger Jawa'.

Cita rasa yang ada pada sausnya juga sangat terasa karena pada pemberian saus di burgernya, saus yang ada sangat melimpah bahkan tak jarang tumpah-tumpah hingga keluar dari burgernya. Menurut saya, saus yang melimpah ini pula yang membuat burger Monalisa ini tidak terasa kering.

Saat memekannya, burger terasa basah oleh saus dan semua cita rasa dari sayur dan bahan yang digunakan bercampur menjadi satu. Untuk harga burger Monalisa ini dibanderol mulai dari Rp21.000,00. Selain burger, menu lainnya seperti kentang goreng juga dapat kita nikmati dengan harga mulai dari Rp8.000,00.

Monalisa ini menjadi tempat makan yang spesial karena cita rasanya yang berani berbeda dari burger yang biasa dijual, tetapi dengan harga yang terbilang cukup terjangkau.