Sepulang dari menghabiskan waktu di klub malam bersama adik iparnya, Isabel (Ana de Armas) pulang duluan dengan naik metro. Di peron, ia menyaksikan fenomena supranatural, sesosok pria albino yang bisa melayang. Tempat itu jadi lokasi tewasnya seorang polisi, Joey, yang sebelum terlindas kereta menjadi korban penikaman.

Keanu Reeves berperan sebagai Detektif Scott Galban yang menyelidiki kematian rekan tugasnya itu. Atasannya sendiri menyarankan agar Scott tak usah menangani kasus ini karena, selain ia masih belum stabil sebab kematian istrinya, Joey bukanlah polisi bersih. Sehingga, daripada kian mencoreng kepolisian, mereka lebih memilih kasusnya cepat-cepat dipeti-eskan. Ia diduga merampok pengedar narkotika dan melecehkan para informannya.

Scott sendiri merupakan polisi penyendiri yang tak begitu akrab dengan rekan-rekannya yang lain. Meskipun selama kasus ini ia didampingi seorang detektif wanita, ia lebih sering bergerak sendirian. Dari kamera Joey, Scott menelusuri motif balas dendam dalam kasus pembunuhan itu.

Ia menginterogasi seorang bandar narkoba korban kejahatan yang dilakukan Joey, Jonathan Jones alias Black. Polisi tak bisa menahan karena belum cukup bukti. Merasa tak memerintahkan pembunuhan, Black mengadakan penyelidikan sendiri. Dari cerita anak buahnya, kecurigaan Black mengarah pada Rocky, ipar Isabel, yang baru keluar dari penjara dan pernah dilecehkan Joey.

Isabel adalah seorang wanita Hispanik yang religius dan setia pada suaminya yang seorang tentara. Selama ditinggal bertugas di Irak, ia tinggal dengan keluarga Afro-American suaminya. Meskipun kesalehannya dianggap aneh, tapi mereka menghormati dan menyanyangi Isabel.

Pengalaman magisnya di peron disusul dengan penampakan sosok albino lainnya, kali ini wanita bergaun merah. Ia makin sering muncul saat Isabel makin akrab dengan Elisa, seorang anak perempuan yang merupakan salah satu muridnya di Taman Kanak-kanak.

Ia curiga ayah Elisa memperlakukan putrinya itu dengan buruk. Isabel bahkan berniat menyelamatkan Elisa, sehingga sampai membolehkan Elisa yang selalu takut pulang, menginap secara sembunyi-sembunyi.

Konflik muncul setelah suami Isabel gugur dalam tugas. Meski selama berbulan-bulan ia tak bersama suaminya, ternyata Isabel hamil. Berlawanan dengan kecurigaan semua orang akan kesetiaan Isabel.

Ia keukeuh berkeyakinan bahwa kehamilannya adalah sebuah keajaiban dari Tuhan, seperti kelahiran Yesus, serta berkaitan dengan kehadiran makhluk supranatural yang diyakininya sebagai malaikat. Tentu saja itu menimbulkan ketidaknyamanan mereka, hingga memaksa Isabel kembali tinggal di rumah orangtuanya sendiri.

Kemunculan tiba-tiba Elisa di rumah itu dan mengaku disakiti oleh seseorang yang sudah ada di dalamnya, membuat Isabel meraih pisau untuk membela diri. Konfrontasi final yang akhirnya mempertemukannya dengan Scott, yang juga penasaran dengan perannya dalam kematian rekannya karena Isabel ada dalam foto dari kamera Joey dan ditemukannya cincin-kawin wanita itu di TKP.

Kejutan di akhir cerita menyingkap peristiwa tragis sesaat sebelum pembunuhan di peron. Bagian ini jelas terilhami film karya Gaspar Noé, Irréversible (2002), sekaligus kondisi kejiwaan Isabel manakala harus mengalami lagi kekerasan traumatik seperti di masa kecilnya. Religiusitas dan pengalaman supranaturalnya sepanjang film sesungguhnya adalah mekanisme pertahanan memorinya yang terepresi.

Peran sebagai penegak hukum dilakoni, untuk ke sekian kalinya, oleh Keanu Reeves yang juga menjadi salah satu produser film ini. Lagipula, peran semacam itu, agen FBI yang menyamar dalam Point Break (1991) dan penjinak bom dalam Speed (1994), jugalah yang melambungkan namanya.

Sebagai lawan main utama, yang sepanjang film dikisahkan secara terpisah dan baru dipertemukan dalam satu adegan menjelang ending, diperankan oleh aktris asal Kuba, Ana de Armas. Wajah baru di industri film Hollywood ini sebelumnya pernah tampil bersama Keanu dalam Knock Knock (2015), memerankan salah satu dari dua gadis yang menggoda dan menyiksanya.

Mira Sorvino, aktris yang pernah meraih piala Oscar sebagai Aktris Pendukung Terbaik saat diarahkan Woody Allen dalam Mighty Aphrodite (1995), berperan sebagai istri polisi yang tewas. Selain mereka bertiga, semua pelakon dalam film ini kurang dikenal. Meski demikian, misteri yang dibangun secara agak lamban dalam film, yang punya judul alternatif Exposed, ini masih membuatnya tetap cukup menarik untuk diikuti hingga akhir.

Sutradara: Declan Dale | Skenario: Gee Malik Linton | Pemain: Keanu Reeves, Ana de Armas, Mira Sorvino | Tahun: 2016