Bersamamu membuatku mengerti arti Cinta

Mengenalmu membuatku merasa memiliki dunia

Namun kini Kau berubah

Aku tak pernah mengerti apa jalan pikiranmu

Aku tak pernah mengerti apa isi hatimu

Mengapa Kau berubah

Dimana Kau yang dulu Kukenal

Dulu Aku mengenalmu seperti kuku mengenali jarinya

Namun kini kita seperti tak saling mengenal

Disini Aku merindukanmu yang dulu

Aku selalu bertanya

Apakah kata cinta dan sayangmu masih miliku atau sekedar basa-basi

Disini Aku, masih Aku yang dahulu

Mencintaimu dengan sepenuh dan setulus hati

Meskipun tak jarang aku berpikir

Sampai kapan semua ini akan berlangsung

Sampai kapan aku mampu bertahan

Jangan salahkan aku bila suatu saat aku bersama yang lain

Jangan Kau bilang sayang bila Kau tak pernah berkomitmen

Jangan pernah bilang cinta bila Kau tak pernah mengerti arti menghargai

Semoga Kau sadar dan mengerti apa yang kurasa

Semoga Kau mendengar nama siapa yang selalu Kusebut setiap malam dalam doaku

Kembalilah seperti Kau yang dahulu kekasihku

Aku merindukanmu

Ingatlah akan semua janji dan kenangan yang pernah kita rangkai bersama

Kini semuanya telah lama terbengkalai dan tak tersentuh

Mari kita bersihkan debu dan memajangnya kembali, menghiasi dunia kita.

Mencintaimu dalam Gelap

Aku masih ingat saat pertama ku melihat senyummu

Aku masih ingat saat pertama kau menatapku

Aku masih ingat saat pertama kau memelukku

Aku masih ingat saat pertama kau menciumku

Dahulu semua terasa begitu indah

Dahulu semua terasa begitu manis

Bulan dan Bintangpun pasti iri dengan kita

Kita memang masih dalam satu ikatan

Kita memang masih saling memiliki

Namun aku sudah tak mengenalmu lagi

Apakah kata cinta dan sayang yang kau ucap itu benar-benar masih miliku

Atau sekedar basa-basi dan pemanis semata

Kemana Kau yang dahulu

Disini aku merindukanmu

Kembalilah sayang, aku menantimu

Apakah akan terus kau biarkan semua asa, cita, janji, dan kenangan yang pernah kita torehkan bersama

Kini semuanya telah usang dan berdebu, dibiarkan tergeletak dan tak terurus

Disini aku menantimu

Disini aku masih aku yang dahulu

Aku yang mencintaimu sepenuh dan setulus hatiku

Meskipun kini aku mulai bertanya

Sampai kapan semua ini akan berlalu

Sampai kapan aku mampu menantimu

Jangan katakan cinta bila kau tak mampu berkomitmen

Jangan bilang cinta bila kau tak tahu arti menghargai

Jangan salahkan aku bila aku pergi

Marilah kita hapus semua debu yang mengotori kisah kita

Mari kita pajang kembali dan mennghiasi kisah cinta kita

Karena tak selamanya batu karang kuat menerima hantaman ombak

Karena tak selamanya sang daun kuat menghadapi terpaan angin

Semua ada masanya

Semua ada waktunya

Tak ada yang abadi

Mari kita manfaatkan waktu kita yang terbatas di dunia ini untuk saling mencintai seperti dahulu

Kembalilah kekasihku, aku merindukanmu