Tidak terasa sudah menginjak tahun 2022, ini artinya pandemi covid 19 sudah hampir berulang tahun yang kedua. Semenjak kasus awal ditemukan pada Maret 2020. Mungkin Sebagian besar orang merasakan lelah dengan kondisi ini, pun saya juga merasakan sudah lelah. ingin rasanya bisa berkerumun dalam berbagai acara tanpa adanya rasa takut terpapar virus covid.

Meskipun saat ini berbagai aktivitas berkerumun sudah dibolehkan seperti sekolah tatap muka, pengajian, hajatan dans seterusnya, namun aktivitas tersebut wajib mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan seperti rajin cuci tangan. Beberapa orang mungkin sudah merasa lelah untuk melakukan mematuhi protokol Kesehatan karena dianggap bisa membatasi aktivitas dalam bersosial. Namun dalam kondisi seperti ini, you have no choice.

Sampai saat ini kasus covid 19 belum selesai, meskipun saat ini trend penularan menunjukan penurunan yang cukup signifikan. Sebagian besar masyarakat mungkin merasa sangat bahagia dan merasa bahwa covid 19 akan segera berakhir.

But, omicron is coming. Belum setahun merasakan leganya kondisi yang mulai merasa normal ternyata varian covid terbaru yang dianggap lebih menular dibandingkan varian sebelumnya telah muncul, dan kasus ini sudah sampai di Indonesia.

Virus covid 19 akan selalu bermutasi dari waktu ke waktu, sama halnya dengan virus influenza. Tidak perlu panik,  cukup dengan mencegah dengan tidak tertular dan menjaga imun tubuh agar kuat dalam melawan virus ini. Vaksin yang makin gencar dilakukan juga merupakan salah satu cara agar imun tubuh mengenali virus ini, sehingga nantinya jika terpapar imun tubuh dengan mudah dapat melawan virus ini.

Selain menerapkan protokol Kesehatan, menjaga imun merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Beberapa cara dalam menjaga imun adalah di antaranya dilakukan dengan olahraga, makan, dan menjaga pikiran atau bisa dikatakan memanajemen stres.

Menjaga imun dengan olahraga dan makanan sudah sangat umum kita ketahui, namun menjadi unik jika menjaga imun dilakukan dengan menjaga pikiran atau manajemen stres. Beberapa penelitian dan kajian menunjukan bahwa stres dan kecemasan adalah yang paling cepat menurunkan imunitas humoral. Lalu apa yang dapat dilakukan untuk manajemen pikiran agar tidak mudah stres?

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghindari stres, misalnya

Melakukan kegiatan sesuai hobi

Selalu berpikir positif

Mengembangkan hobi

Menenangkan pikiran dengan relaksasi

Saya menggaris bawahi poin keempat yaitu menenangkan pikiran dengan relaksasi. Berdasarkan pengamatan saya dari beberapa hal yang viral di era saat ini, salah satu cara relaksasi yang dapat dilakukan adalah dengan nostalgia.  Saya melihat euforia masyarakat kita sangat besar terkait sesuatu yang berkaitan dengan nostalgia dan itu adalah hal yang menarik.

Contohnya terkait lagu Yang Terdalam by Noah Band. Lagu ini di remark dengan versi video klip terbaru yang pemeran utamanya adalah Iqbal Ramadhan. Dan bisa dilihat kurang lebih dua minggu yang lalu dirilis di youtube, video klip ini telah dilihat lebih dari 17 juta orang. Sampai saat ini video klip ini masih trending nomor 1 untuk kriteria musik.

Saya pun juga ikut euforia Ketika video klip ini dirilis di youtube. Apalagi saya yang merupakan generasi tahun 90an dan tahu betul lagu yang terdalam semenjak tahun 2003 dan kemudian dirilis dengan versi remark, itu rasanya wah banget. Pikiran saya merasa sangat bahagia ketika mendengar lagu ini.

Berdasarkan komentar yang saya amati, hampir semua komentar menanggapi dengan positif video klip yang terdalam versi remark ini. Bukan hanya anak generasi 90an yang sudah mengenal lagu ini sejak lama, anak-anak muda pun tahun 2000an pun sepertinya sangat menikmati lagu yang terdalam versi remark ini.

Kita harus memberikan mengapresiasi sangat besar terkait apa yang dilakukan oleh band Noah ini. Dengan lagu yang terdalam versi remark ini bisa memicu masyarakat untuk menikmati sebuah karya nostalgia yang luar biasa. Dan memberikan energi positif berupa pikiran yang bahagia saat mendengarkan lagu ini. Apalagi di tengah pandemi covid 19 yang belum berakhir ini pikiran yang bahagia sangat diperlukan untuk memanajemen stres agar imun tetap terjaga.

Di sini kita lihat nostalgia merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menciptakan kebahagiaan dan memanajemen stres. Banyak cara nostalgia yang dapat dilakukan bukan hanya mendengarkan lagu-lagu jadul.

Misalnya saja nostalgia dengan melihat kartun semasa kecil, nostalgia memainkan mainan-mainan yang kita lakukan semasa kecil, nostalgia dengan melihat foto-foto kita dimasa lalu dan masih banyak lainnya.

Sebenarnya nostalgia merupakan suatu cara kita mengingat masa lalu, terutama berkaitan dengan hal-hal yang positif. Nostalgia bisa mendukung kita untuk menciptakan kebahagiaan. Meskipun pada hakikatnya kita tidak mungkin untuk Kembali ke masa lalu.

Selama dilakukan sewajarnya tidak masalah yang namanya bernostalgia. Namun pada hakikatnya kita harus fokus di masa sekarang dan masa depan yang akan kita lalui.