Youtuber, di era digital sekarang ini youtuber bukan hanya sebagai sebutan untuk mereka yang iseng-iseng membuat video di youtube. Lebih jauh dari itu youtuber telah menjadi profesi berkelas dengan bayaran fantastis. Selain itu banyak nilai plus yang juga dimiliki oleh seorang youtuber, dengan semakin meningkatnya subscriber para youtuber juga menjadi semakin terkenal tidak jarang sebagian dari mereka diundang untuk menjadi pembicara dalam sejumlah seminar nasional, menjadi bintang iklan produk tertentu, hingga mendapatkan tawaran menjadi bintang film layar lebar.

Segudang benefit dan profit fantastisnya tersebut telah menjadi daya tarik yang begitu menggiyurkan terutama bagi mereka generasi muda yang hidup di era milenials sekarang ini. Mereka berbondong-bondong terjun kedalam profesi yang bernama youtuber tersebut. Para milenials begitu bangga ketika menyatakan dirinya sebagai seorang conten creator. Syarat minimal untuk menjadi seorang youtuber berpenghasilan dari adsense (iklan) di kanal youtube adalah dengan memenuhi setidaknya 1000 subriber dan 4000 jam tayang dalam video yang telah diupload seorang youtuber ke youtube.

Sebuah hal yang sangat menarik dikatakan oleh Moehammad Agoes Aufiya, "mencapai 1000 subscriber dan 4000 jam tayang adalah sebuah hal yang sangat mudah jika kalian memiliki ide dasar yang brilian dalam konten yang kalian buat, video yang kalian buat adalah tentang sebuah cerita, semakin menarik sebuah video tersebut menceritakan sesuatu maka semakin banyak pula orang yang akan tertarik melihatnya, ini semua adalah seberapa hebat kalian membuat konsep atau seberapa cepat kalian merealisasasikan sebuah ide".

Moehammad Agoes Aufiya atau yang akrab disapa mas Agoes tersebut diundang dalam seminar kuliah tamu prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk membahas tema bagaimana menjadi conten creator yang baik dan tetap menjadi menarik ditengah persaingan. Mas Agoes merupakan seorang youtuber Indonesia yang konten dalam channel youtubenya adalah menceritakan keadaan negara India bagian selatan, Mas Agoes memulai contennya tersebut sejak dia menjadi mahasiswa Universitas Jawaharal Nehru di New Delhi.

Mas Agoes menamai channel youtubenya dengan namanya sendiri Mohd. Agoes Aufiya. Subsribernya sekarang sudah menyentuk lebih dari 480 ribu dengan jumlah views keseluruhan kontennya sebanyak lebih dari 87 juta kali penayangan. Mas Agoes mulai membangun channel youtubenya tersebut sejak bulan September 2010, namun baru dapat dimoneteisasi pada tahun 2017. Mas Agoes pun berkata dalam kuliah tamunya bahwa, "setiap video yang kalian buat pasti akan menemui titik terviralnya suatu saat nanti, setiap orang memiliki kesempatan berbeda dalam meraihnya, hanya saja dedikasi kalian mendisiplinkan diri upload video di youtube menjadi aspek yang jauh lebih penting".

Mas Agoes juga menyampaikan ceritanya bahwa dirinya mulai serius menekuni youtube setelah mengetahui jumlah pendapatan yang cukup luar biasa yang dapat diperolehnya dari youtube. Fakta itu kemudian merubah Mas Agoes menjadi lebih fokus menangani channel youtubenya, dia mulai upload video setiap hari dan mulai melengkapi peralatan kamera untuk menunjang kontennya agar memiliki tampilan visual yang lebih bagus. Mas Agoes juga bercerita bahwa salah satu yang embuat dirinya terjun menekuni konten video di youtube berawal dari ide sang istri yang menyarankan Mas Agoes untuk menceritakan tentang kehiduapannya di India dalam bentuk video ke youtube.

Salah satu mahasiswa KPI bernama Muhammad Alkautsar Haryaku bertanya kepada mas Agues, "Mas, apakah ide menurut mas Agoes sendiri, apakah itu adalah sesuatu yang turuh secara ilahiyah begitu saja atau sebuah hal yang muncul seteah kita melakukan riset terhadap banyak referensi?

Menjawab pertanyaan brilian mahasiswa tersebut, mas Agoes lantas menjelaskan kisahnya sejak sang istri memberi saran terkait idenya tersebut, sejak saat itu baru kemudian mas Agoes mulai melakukan riset terhadap sejumlah youtuber traveler dunia, mas Agoes mulai mempelajari bagaimana mana mereka memvisualkan kegiatan mereka, membuat tubnail dalam halaman youtube mereka dan bagaimana mereka menarasikan cerita dalam video yang diupload dalam channel mereka. Semua referensi hasil risetnya tersebut kemudian mas Agoes aplikasikan di dalam video-video yang mas Agoes buat dalam konten channel youtubenya. 

Artinya ide adalah sesuatu yang sifatnya adalah anugrah, anugrah itu bisa diraih dengan banyak hal, kadang dengan melewati masa kritis, kedisiplinan yang tinggi atau karena sebuah rangkaian perjalanan hidup dengan segala dinamika yang penah dilalui oleh seseorang. Riset untuk menggali referensi adalah aspek terpenting untuk suksesnya eksekusi terkait ide tersebut, sebab ide adalah sebuah bentuk gagasan, dia belum memiliki wujud eksekutorial nyata yang dapat dilihat atau dirasakan, sehingga dengan referensi yang tepat dan berkualitas ide tersebut akan dapat dieksekusi dengan baik untuk menciptakan sebuah karya yang nantinya dapat dilihat dan dirasakan.

Youtuber adalah tentang sebuah profesi yang mengedepankan ide kreatif, berdasarkan diskusi bersama mas Agoes dalam kuliah tamunya di KPI UMY, mas Agoes sempat di debat oleh Mahasiswa dan memberi statment, "Tentu tidak berlebihan mas jika kita menyebut kreatifitas adalah seberapa cepat kita memposisikan diri sebagai ekspert dalam sebuah tema tertentu atau seberapa berbeda dalam mengemas sesuatu tema yang sama". Statment tersebut tidak sepenuhnya disalahkan oleh mas Agoes sebab mas Agoes sendiri merasa bahwa dirinya adalah Youtuber Indonesia pertama yang membuat video tentang India, sehingga dia lebih pertama naik podium dan mulai menguasai tema pembahasan India tersebut, meski youtuber lainnya kemudian mulai bermunculan namun tetaplah mas Agoes dikenal sebagai yang pertama.