BWF World Championships 2021 atau yang dikenal dengan Kejuaraan Dunia BWF 2021 adalah turnamen bulu tangkis yang akan diadakan pada tanggal 12 hingga 19 Desember 2021 di kota Huelva, Spanyol. Tahun ini menjadi edisi ke-26 kejuaraan dunia bulu tangkis, setelah edisi sebelumnya diselenggarakan di Basel, Swiss.

Jepang menjadi lawan yang patut diwaspadai Indonesia. Pasalnya pada edisi sebelumnya, Jepang berhasil meraih 2 gelar juara dari 5 sektor yang dipertandingkan. Indonesia sendiri hanya meraih 1 gelar juara dari sektor ganda putra oleh pasangan Ahsan/ Hendra setelah mengalahkan pasangan Jepang Hoki/ Kobayashi.

Selain Jepang, Cina masih menjadi lawan yang berpeluang menjadi batu sandungan bagi pemain Indonesia. Setelah merebut 2 medali emas di Olimpiade Jepang, Cina juga berhasil menjadi juara di Sudirman Cup dan Uber Cup. Hal ini mempertegas dominasi Cina di bulu tangkis masih berlanjut.

Cina dan Jepang menjadi 2 negara yang cukup sukses dalam perhelatan bulu tangkis beberapa tahun terakhir, namun negara-negara seperti Denmark, Korea Selatan, Cina Taipei, bahkan Thailand mulai menunjukkan ancaman yang serius. Hal ini ditandai dengan banyaknya pemain yang bertengger di 10 rangking dunia, sudah mulai didominasi oleh negara-negara tersebut.

Berbicara peluang, Indonesia mempunyai peluang yang sama dengan negara lain untuk merebut gelar juara di 5 sektor yang dipertandingkan. Mempunyai banyak pemain unggulan tidak menjamin dapat meraih gelar juara, karena peristiwa pemain non unggulan mengalahkan pemain unggulan sering terjadi dalam kejuaraan bulu tangkis.

BWF World Championships membatasi setiap negara mewakilkan maksimal 4 wakil dalam setiap sektor. Hal ini cukup merugikan Indonesia, terutama dalam sektor ganda putera. Banyak pasangan muda yang berpotensi tinggi, namun mereka terhambat regulasi sehingga tidak dapat bertanding pada kejuaraan dunia yang diselenggarakan di kota Huelva, Spanyol.

Salah satu ganda putra yang tidak ikut dalam kejuaraan dunia bulu tangkis adalah Pramudya/ Yeremia. Secara rangking mereka berada di urutan kelima di bawah Marcus/ Kevin, Ahsan/ Hendra, Fajar/ Rian, dan Leo/ Daniel. Sangat disayangkan, padahal Pramudya/ Yeremia berhasil lolos mendampingi Marcus/ Kevin dalam gelaran BWF World Tour Final, meskipun langkah mereka terhenti di fase grup.

Dengan adanya pembatasan pemain, membuat peta kekuatan di 4 sektor lainnya tidak berubah. Peluang terbesar meraih gelar juara terdapat pada sektor ganda, tidak perlu diragukan lagi jika kekuatan sektor ganda Indonesia merupakan salah satu yang terkuat di dunia. Sedangkan untuk tunggal, persaingannya cukup sulit namun tidak menutup kemungkinan dapat memberi kejutan.

Berbicara sektor ganda, maka ganda putra menjadi sektor unggulan Indonesia untuk meraih gelar juara. Pasalnya dalam gelaran tahun lalu ganda putra Indonesia yang diwakilkan Ahsan/ Hendra berhasil naik podium teratas. Untuk gelaran tahun ini, performa Ahsan/ Hendra tak sebagus 2 tahun lalu. Prestasi terbaiknya tahun ini berhasil menembus semi final Olimpiade Jepang dan menjadi Runner up di BWF World Tour Final 2020.

Ganda putra nomor 1 dunia Marcus/ Kevin sangat berpeluang menambah koleksi gelar juara mereka. Pada edisi sebelumnya, pasangan berjuluk The Minions itu hanya dapat menembus babak 32 besar. Pada tahun ini, The Minions sempat diragukan karena performa mereka sempat menurut pasca cedera. Namun, mereka berhasil kembali ke performa terbaik setelah dapat menjuarai Thomas Cup dan Indonesia Open.

Ganda putera lainnya yaitu Fajar/ Rian dan Leo Daniel, juga berpeluang untuk berbicara banyak pada gelaran kejuaraan dunia. Kedua pasangan ini turut membantu Indonesia meraih Thomas Cup. Pada edisi sebelumnya, Fajri berhasil menembus babak Semi Final dan tahun ini berpotensi untuk mengulangi atau bahkan meraih gelar juara. Sedangkan bagi Leo/ Daniel, ini merupakan kejuaraan dunia pertama mereka, kesempatan besar untuk meraih banyak poin dan masuk ke dalam top 10 ranking dunia.

Selain ganda putra, ganda putri menjadi sektor unggulan untuk meraih gelar juara. Pasangan andalan Indonesia Greysia/ Apriyani yang baru saja memperoleh medali emas olimpiade, berkesempatan untuk memperbaiki catatan dalam keikutsertaan dalam kejuaraan dunia. Pasalnya dalam edisi sebelumnya mampu lolos hingga babak semi final, dan tahun ini berpeluang untuk meraih podium tertinggi. Pasangan ganda putri lainnya yaitu Siti/ Ribka juga berpeluang untuk berbicara banyak pada gelaran kejuaraan dunia pertamanya.

Di sektor ganda campuran, Indonesia mengirim empat wakil. Praveen/ Melati yang menjadi unggulan keempat mempunyai potensi untuk berbicara banyak pada gelaran kejuaraan dunia tahun ini. Meskipun performa mereka naik turun, namun tidak menutup kemungkinan memberikan kejutan bagi pemain unggulan dari negara lain. Tiga wakil lainnya merupakan pemain muda, menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk mendulang poin dan memperbaiki rangking.

Tunggal putra Indonesia mempunyai potensi yang tak kalah meyakinkan. Anthony dan Jonatan menjadi pemain tunggal putra yang masuk unggulan dalam ajang BWF World Championships 2021. Performa kedua pemain tersebut sempat menjadi sorotan selepas gelaran Thomas Cup, pasalnya cedera menjadi penghambat mereka dalam mengembangkan permainan. Dua wakil Indonesia lainnya yaitu Tommy dan Shesar meskipun tidak menjadi unggulan, mereka berkesempatan besar untuk berbicara banyak dalam kejuaraan dunia ini.

Tunggal putri menjadi sektor yang mempunyai peluang paling kecil dibandingkan 4 sektor lainnya. Tunggal putri menjadi sektor di mana tidak ada satupun pemain Indonesia yang menjadi unggulan pada gelaran kekuatan dunia tahun ini. Indonesia mengirimkan dua wakil terbaiknya yaitu Gregoria dan Ruselli, keduanya masih belum menunjukkan performa yang terbaik di sepanjang turnamen bulu tangkis 2021.

Indonesia mempunyai banyak pekerjaan rumah untuk sektor tunggal putri. Perlu adanya pembenahan yang serius supaya terjadi keseimbangan peta kekuatan antar 5 sektor. Kesulitan menemukan bibit unggul untuk tunggal putri adalah masalah yang sering dihadapi Indonesia setiap tahunnya. Dilihat dari performa tim Uber Cup 2021, sebenarnya Indonesia mempunyai potensi pada pemain muda, pelatih harus menjaga performa para pemainnya agar dapat berbicara banyak ketika memasuki tim senior.

Menang kalah itu biasa dalam sebuah pertandingan, namun perjuangan yang telah diberikan harus diapresiasi. Apapun hasil yang diraih pemain Indonesia di BWF World Championships 2021, mereka telah berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Bulu tangkis menjadi cabang olahraga yang sering menyumbangkan prestasi di kancah internasional, semoga para pemain nantinya dapat bertanding lepas tanpa beban dan meraih hasil maksimal.