“Ayah, kapan corona hilang? Kapan aku bisa jalan-jalan lagi?” Begitulah pertanyaan yang dilontarkan oleh anak saya yang berusia lima tahun. 

Selama tujuh bulan terakhir, anak-anak saya memang tidak pernah keluar rumah. Semua kegiatan dilakukan di dalam rumah. Jika harus keluar rumah, hanya beraktivitas di depan kompleks rumah.

Apa yang ditanyakan oleh anak saya, kemungkinan karena kebosanannya bermain di dalam rumah dan melakukan aktivitas belajar yang monoton setiap harinya. Seperti yang kita ketahui, sekolah bagi anak-anak adalah tempat bermain bagi mereka, tempat untuk mengenal teman, mencoba permainan baru, mengenal emosi, dan kegiatan lainnya.

Sebagai orang tua, melindungi anak-anak dari situasi dan kondisi yang tidak tentu seperti saat ini adalah hal yang utama. Membatasi aktivitas anak keluar rumah menjadi penting untuk kesehatan mereka.

Akan tetapi, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, anak tidak cukup kita “amankan” di dalam rumah saja tanpa ada aktivitas yang menyenangkan untuk mereka. Kegiatan belajar secara online dengan segala keribetannya menjadi cerita sendiri bagi orang tua. Semenarik apa pun kegiatan belajar secara online, tetap akan berbeda ketika dilakukan secara langsung.

Seperti kita ketahui, setiap anak memiliki bakat kreatif, dan harus dikembangkan sejak usia dini. Untuk dapat mengembangkan kreativitas tersebut, harus melalui proses pembelajaran yang menyenangkan, yaitu melalui bermain.

Usia emas anak mungkin jadi pertimbangan penting bagi orang tua untuk lebih kreatif mencari cara untuk menciptakan aktivitas yang menyenangkan agar kreativitas anak dapat berkembang.

Kenapa usia emas anak ini menjadi sangat penting? Karena di usia tersebut, perkembangan fisik dan psikisnya berkembang dengan baik. Untuk itu penting bagi kita sebagai orang tua untuk dapat mengawal agar perkembangan tersebut dapat berjalan dengan optimal.

Menghidupkan dunia anak menjadi sangat penting saat ini. Kita terlalu terfokus melindungi anak-anak dari penularan virus Covid-19, akan tetapi kita lupa anak-anak tetap harus diberikan kesempatan untuk berkreativitas agar perkembangan fisik dan psikisnya berkembang.

Semua impian dan harapan berawal dari masa anak-anak, sehingga bagaimanapun kita harus menjaga harapan tersebut.

Banyak aktivitas yang dapat kita berikan kepada anak-anak saat ini, aktivitas yang membuat kreativitas mereka terbangun. Kegiatan yang biasa dilakukan oleh orang tua, seperti aktivitas membersihkan rumah, berkebun, memasak, dapat dilakukan bersama-sama dengan anak.

Dalam kondisi seperti saat ini, aktivitas yang diberikan juga harus menyesuaikan dengan usia anak. Mungkin akan menambah kerepotan baru bagi orang tua, setidaknya dengan memberikan aktivitas baru untuk mereka, akan membuat mereka tidak bosan dengan di dalam rumah.

Untuk menambah ketertarikan mereka dalam melakukan aktivitas di rumah, usahakan untuk menyisipkan kegembiraan. Permainan seperti menyelesaikan misi atau tantangan yang harus mereka selesaikan. Jika mereka mampu menyelesaikan tugasnya, kita beri apresiasi.

Memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bermain di luar rumah walaupun hanya sebentar juga dapat memberikan kenyamanan bagi anak. Anak-anak dapat berinteraksi dengan teman-teman di lingkungan rumah. Kegiatan ini bisa dilakukan pada saat pagi hari, sebelum banyak orang beraktivitas.

Aktivitas berkebun di belakang rumah atau di depan rumah juga dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak selama pandemi ini. Anak-anak dapat dikenalkan bagaimana sebuah tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Anak-anak dapat diajarkan bagaimana menanam sayuran dengan peralatan sederhana. Saat ini di kota-kota besar sudah banyak aktivitas masyarakat kota yang menanam sayur-sayuran dengan system hidroponik atau aquaponic. Ini bisa menjadi proses pendidikan yang menyenangkan bagi anak.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan bersama di dalam rumah juga menjadi hal yang menyenangkan bagi anak-anak. Aktivitas seperti memasak bersama, membersihkan rumah, menata mainan, dan kegiatan lainnya bisa dilakukan anak-anak bersama orang tua.

Kegiatan yang menyenangkan bisa mereka dapatkan di dalam dan di luar rumah. Bermain bersama keluarga dengan segala dinamikanya, anak dapat menemukan kreativitas mereka. Kemampuan sosial dan emosionalnya juga dapat berkembang. 

Proses perkembangan anak-anak ini juga akan memengaruhi kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Kondisi pandemi saat ini, tugas kita sebagai orang tua adalah menghadirkan dunia anak di dalam rumah. Kesibukan orang tua, tugas sekolah yang harus dikerjakan, mengurus anak-anak yang berbeda usia, dan kesibukan orang tua yang lain juga akan memengaruhi kesempatan untuk menciptakan kegiatan menyenangkan di rumah.

Menghidupkan dunia anak menjadi sangat penting bagi anak saat ini. Kita terlalu terfokus melindungi anak-anak dari penularan virus akan tetapi kita lupa untuk memahami bagaimana dunia anak-anak itu sendiri. Semua impian dan harapan berawal dari masa anak-anak, sehingga bagaimanapun kita harus menjaga harapan tersebut.

Walaupun saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir, rumah adalah tempat yang paling aman dan nyaman bagi anak-anak. Hadirnya dunia anak-anak di dalam rumah juga dapat membantu mereka berkembang. Maka tugas kita adalah menjadikan rumah tempat yang menyenangkan bagi anak.

Bagaimanapun orang tua harus menjadi orang hebat bagi anak-anak. Orang tua yang mampu menjadi guru yang menyenangkan pada masa pandemi saat ini. Di dalam rumah juga kita harus mampu membangun optimisme di dalam diri anak-anak. Harapan dan impian anak-anak harus kita jaga, untuk masa depan mereka.

Keadaan pandemi ini membuat semua hal terasa sulit, karena semua hal harus dikembalikan kepada orang tua. Untuk itu kita harus yakin dan percaya jika kita bisa melewati pandemi ini. Anak-anak akan bertumbuh dengan hebat semua karena orang tua.

Tetap semangat, para orang tua. Semoga anak-anak kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik selama pandemi ini.