Pemimpin Spanyol saat ini yaitu raja Felipe VI dan Ratu Letizia dikaruniai oleh dua putri yang pertama bernama Princess Leonor yang lahir pada 31 Oktober 2005 serta Infanta Sofia yang lahir pada 27 April 2007. 

Mengapa kedua putri raja Spanyol memiliki gelar yang berbeda ? karena gelar 'Princess-Prince' hanya diberikan kepada pewaris takhta, di mana sesuai dengan aturan konstitusi 1978 Leonor yang berhak menyandang gelar tersebut. Sementara itu, gelar 'infanta-infante' diberikan kepada putra-putri raja yang bukan pewaris takhta seperti Infanta Sofia.

Raja dan ratu Spanyol tidak memiliki anak laki-laki. Oleh karena itu dimasa depan takhta akan diteruskan oleh Princess Leonor. Sebenarnya menurut konstitusi 1978 Spanyol, garis suksesi takhta hanya sampai keturunan raja Juan Carlos I, yaitu pangeran Felipe VI yang sekarang telah menjadi raja. Anak laki-laki lebih diutamakan dari anak perempuan. Oleh karena itu anak perempuan digeser dalam hak penerus takhta.

Saat putri Leonor lahir, banyak suara yang meminta konstitusi 1978 diubah agar anak perempuan raja juga berhak atas takhta. Namun hingga kini konstitusi tersebut tidak diubah. Walaupun begitu, putri Leonor tetap menjadi penerus takhta nomor satu kerajaan Spanyol. Dikarenakan apabila tidak ada anak laki-laki, mau tidak mau putri sulung yang akan meneruskan takhta.

Akan tetapi, tetap ada kemungkinan putri Leonor batal menjadi ratu. Yaitu apabila ratu Letizia melahirkan anak laki-laki, otomatis anak laki-laki tersebut menjadi penerus takhta.  Sayangnya, mengingat usia ratu Letizia yang sudah tidak muda lagi kemungkinan ini menjadi kecil. 

Saat pengangkatan ayahnya menjadi raja, putri Leonor mendapatkan gelar princess of asturias. Yang mana gelar ini hanya diperuntukkan kepada calon penerus takhta. Jika nantinya Leonor menjadi ratu, maka ia menjadi ratu pertama yang memimpin Spanyol sejak 1868.

Selain princess of asturias, Leonor memiliki banyak gelar. Saat lahir ia bergelar yang mulia infanta Leonor dan berganti menjadi Princess semenjak ayahnya naik takhta. Beberapa gelar yang ia pegang saat ini yaitu Princess of Girona, Princess Viana, Duchess of Montblanc, Countess of Cervera, dan juga Lady of Balaguer.

Di luar dari gelar resmi, Leonor mendapat julukan 'Princess Disney' dari masyarakat internasional karena kecantikannya seperti putri-putri di film animasi Disney. Ia juga menyandang julukan sebagai putri tercantik di Eropa sejak ia muncul di publik dan menarik perhatian masyarakat internasional.

Sedari kecil, Leonor telah dipersiapkan menjadi ratu. Walaupun umurnya masih belasan, Leonor sering kali berpidato di depan publik dengan percaya diri. Pidato resmi pertamanya dilakukan pada upacara Princess of asturias awards pada tahun 2019. Saat itu usianya masih hampir menginjak 14 tahun. Ia juga dibiasakan mengikuti acara resmi bersama ayahnya.

Walaupun memiliki banyak jadwal kegiatan resmi kerajaan, Putri Leonor tidak pernah lalai dalam studinya. Pada tahun 2007 di mana usianya masih belia, ia sudah bersekolah di taman kanak-kanak Cuartel del Pardo. Setahun berikutnya ia melanjutkan sekolahnya di Centro Privado de Enseñanza Santa María de los Rosales. Ayahnya juga merupakan alumni dari sekolah tersebut.

Dilansir dari BBC, Putri Leonor yang masih remaja berusia 15 tahun harus keluar negeri untuk melanjutkan studinya di United World College (UWC) Atlantis College pada tahun 2021. 

Kampus ini berlokasi di Wales, Inggris, UWC Atlantis College merupakan kampus yang menerima murid dengan rentang usia 15-19 dari seluruh dunia. Namun biasanya yang bersekolah di sini dari kalangan bangsawan. Seperti putri dari ratu Noor Jordan dan raja Willem Alexander dari Belanda merupakan alumni dari sekolah ini.

Saat putri Leonor beranjak dewasa, timbul desas-desus yang kurang mengenakkan. Banyak warganet yang mengatakan infanta Sofia lebih cocok menjadi ratu. Alasannya, cara berjalan Putri Leonor yang agak membungkuk tidak mencerminkan keanggunan seorang putri yang akan menjadi ratu.

Pendukung Putri Leonor pun membantah hal tersebut dan mengatakan bahwa untuk menjadi ratu tidak dilihat dari cara berjalannya, yang dilihat adalah kewibawaan dan bagaimana ia memimpin nanti. 

Sejauh ini Leonor menjalankan tugasnya sebagai ahli waris takhta dengan baik. Bahkan banyak warga yang mengatakan bahwa Leonor adalah masa depan Spanyol yang akan membuat Spanyol menjadi lebih baik.

Baru-baru ini Leonor kembali ke Spanyol setelah lama tidak kembali dari studinya di Wales. Kembalinya Leonor ini menarik banyak mata karena penampilan nya semakin cantik dan anggun. Ia menghadiri upacara penghargaan Princess Girona Awards pada 4 Juli 2022 dan memberikan pidatonya di sana.

Ia berpidato dalam bahasa Inggris dengan memukau. Selain percaya diri, memang Princess Leonor menguasai beberapa bahasa. Diantaranya yakni bahasa Inggris, Spanyol, Mandarin, dan Arab. Warga Spanyol sangat bangga dengan putri mahkota yang mereka miliki, apalagi Princess Leonor merupakan pewaris takhta termuda di seluruh Eropa.