TCSC adalah sebuah lembaga kemahasiswaan yang terletak di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. TSCS atau biasa disebut Technology Computer Study Club adalah organisasi yang bergerak di wilayah IT (Informasi Technology)terutama pada bidang Komputer.

Berdirinya lembaga ini didasari karena ada keinginan kuat dan semangat belajar yang tinggi oleh para pelaku sejarah. Sehingga menuai kesepakatan akan dibentuk sebuah komunitas mahasiswa sama seperti lembaga mahasiswa pada umumnya dengan struktur dan payung hukum yang jelas sesuai dengan ideologi lembaga tersebut.

Hingga pada akhirnya terjadi kesepakatan bahwa lembaga tersebut bernama TCSC. Meskipun, pada awalnya lembaga TCSC berdiri dengan maksud ingin mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang Komputer saja. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, TCSC dapat bergerak secara dinamis sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan globalisasi saat ini.  

TCSC berdiri pada 28 Juli 2009 dan waktu tersebut telah dinobatkan sebagai Dies Natalis TCSC, di mana sampai sekarang ini sudah mencapai umur 11 tahun. Dari umur tersebut telah terhitung lumayan lama dan dapat dikatakan sebagai organisasi yang kuat untuk melebarkan sayap-sayapnya ke seluruh aspek kehidupan manusia.

Mendengar nama TCSC mungkin akan terasa asing oleh masyarakat umum dan hanya sebatas beberapa orang saja yang mengenalnya. Lembaga ini bukanlah suatu organisasi tingkat nasional yang memiliki cabang di mana-mana seperti organisasi GMNI, HMI, PMII, IMM dan organisasi Cipayung lainnya, yang sudah tentu itu telah dikenal seluruh mahasiswa Indonesia.

Meskipun TCSC hanyalah sebatas organisasi pada lingkup Majene saja, akan tetapi TCSC memiliki ciri khas dan karakter yang berbeda dari organisasi mana pun. TCSC dikenal sebagai organisasi dengan konsep kekeluargaan dan persaudaraan yang kuat sebagai fondasi dasar dalam membangun lembaga dan manusianya. 

Rasa kekeluargaan menjadi pegangan bagi seluruh kader untuk dapat mengembangkan dan membangun TCSC. Karena dengan prinsip kekeluargaan, maka rasa simpatisan sesama kader dapat tetap terawat dan menjadi sebuah budaya yang dapat memperkokoh lembaga.

Kekeluargaan yang dimaksud di sini bukan hanya sebatas berkumpul atau sekadar melaksanakan tugas-tugas organisasi semata, melainkan rasa kekeluargaan akan terpatri dalam diri sehingga dapat tertanam dan tumbuh menjadi keharusan untuk saling memedulikan terhadap sesama.  

Pada era globalisasi dan modernisasi sekarang ini, tentu TCSC tidak lepas dari tantangan dalam menghadapi perkembangan dunia yang begitu cepat. Sehingga daya inovasi dan kreativitas sangatlah dibutuhkan agar tidak tertinggal jauh. Bukan hanya itu, fondasi rasa kekeluargaan harus tetap menjadi yang utama dan sebagai karakter untuk bertindak.

Dengan konsep kekeluargaan tersebut yang mampu dikolaborasikan dalam praktik pemanfaatan teknologi informasi, maka hal itu dapat dengan mudah mewujudkan tujuan bersama dengan hasil yang maksimal.

Meskipun TCSC berideologi ilmu Komputer, bukan berarti melupakan kegiatan-kegiatan sosial sebagai lembaga mahasiswa dan lembaga independen. Karena sejatinya organisasi harus dapat bertanggung jawab untuk memberikan pendidikan kepada setiap individu kader dan juga berkewajiban agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Melihat kinerja dan semangat TCSC untuk pengembangan kualitas dan kuantitas sebuah lembaga merupakan suatu kepastian. Sejak berdirinya, berbagai kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dan dapat melampaui berbagai organisasi terutama di daerah Majene.

Keterbukaan wadah bagi siapa saja untuk dapat berkunjung dan saling membagi ilmu pengetahuan adalah sebuah i'tikad bersama. Dari latar belakang dan warna yang berbeda-beda telah mampu menyatukan secara konsep dan tindakan dengan dasar kekeluargaan sebagai suatu falsafah organisasi.

Sebagai organisasi kemahasiswaan, tentu tidak menghimpun anggota yang berasal dari jurusan Komputer saja. Lembaga ini menghimpun beragam banyak jurusan dari kampus yang berbeda-beda pula. Karena pada dasarnya seorang mahasiswa adalah multifungsi, baik secara pengetahuan maupun perbuatannya.

Oleh karena itu, mengenal TCSC merupakan sebuah modal besar. Bukan hanya segi ilmu pengetahuan, tetapi terpaan untuk dapat menjadi manusia dengan sikap saling menghargai dan memedulikan terhadap sesama. Jiwa dan sifat dengan nasib sepenanggungan telah menjadi benih bersama yang berada dalam naungan TCSC.

Selamat MILAD TCSC yang ke-11 tahun. Semoga tetap jaya dan menjadi gudang ilmu; bukan hanya untuk lingkup daerah, tetapi secara nasional.