Mahasiswa
1 bulan lalu · 31 view · 3 min baca menit baca · Kesehatan 25099_33783.jpg
pinterest

Mengenal Spirulina

Superfood Masa Kini

Spirulina saat ini menjadi tren baru yang menjadikannya mendapat julukan sebagai superfood. Jadi apa itu superfood? Bagaimana spirulina bisa menjadi superfood

Spirulina merupakan spesies dari cyanobacteria yaitu Arthrospira Platensis dan Arthrospira Maxima tanaman ganggang berpigmen hijau-kebiruan, yang dapat dikonsumsi manusia. Spirulina banyak ditemukan di berbagai belahan dunia terutama di daerah tropis dan subtropis.

Spirulina mampu memberikan sebagian besar protein, karena kandungan nutrisi dan proteinnya sangat tinggi dan dapat memenuhi gizi sehari-hari sehingga mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sebagian besar spirulina terdiri dari protein dan asam amino sehingga bermanfaat untuk vegetarian.

Selain itu spirulina digunakan sebagai makanan tambahan yang diproduksi dalam bentuk tablet, kepingan, serbuk dan juga cairan. Spirulina juga digunakan sebagai makanan binatang tambahan untuk industri akuakultur, akurium, dan ternakan ayam. 

Pada industri atau budidaya perikanan dan udang dengan kepadatan tebar tinggi, pakan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan yang cepat. Sehingga membuat bobot tubuh lebih baik, kekebalan optimal, dan daya tahan lebih tinggi. 

Spirulina digunakan sebagai pakan pelengkap di berbagai sektor budidaya karena selain meningkatkan pertumbuhan, juga berperan untuk meningkatkan pigmentasi dan kekebalan sistem.

Tidak bersifat toksik serta memiliki sifat korektif terhadap organisme mikro patogen, juga menjadi kelebihan Spirulina. Tidak memiliki dinding sel selulosa membuat Spirulina mudah dicerna dan tak memerlukan tambahan bahan kimia untuk pengolahannya. Spirulina juga kaya vitamin, mineral esensial. Asam amino, dan pigmen antioksidan.

Selain kaya asam amino, Spirulina juga mengandung sekitar 15 - 21 persen karbohidrat dalam bentuk glukosa, fruktoas, sukrosa, rhamnoa, mannosa, xilosa dan galaktosa. Dengan demikian, semakin tak terbantahkan bahwa Spirulina sangat penting untuk pertumbuhan hewan budidaya. Unsur karbohidrat dalam bentuk fosfat mesinositol merupakan sumber yang baik untuk fosfor organik dan inositol.

Dengan segala kandungan yang dimiliki, tak bisa disangkal bahwa Spirulina dapat dimanfaatkan sebagai suplemen lengkap untuk menjamin konsumsi protein dalam budidaya perikanan maupun udang. 

Memberi Spirulina pada ikan, kita dapat melihat peningkatan signifikan  pada pertumbuhan, peningkatan kelangsungan hidup, kekebalan, dan kelangsungan hidup hewan air. Spirulina pakan ikan dan udang berbahan lebih murah dengan protein tinggi daripada jenis pakan lain yang berasal dari hewan.

Superfood sendiri adalah kelompok makanan kebanyakan termasuk sumber makanan nabati, namun juga ikan-ikanan dan produk susu yang dianggap memiliki kekayaan nutrisi begitu padat, sehingga baik untuk kesehatan tubuh.

Spirulina merupakan tumbuhan air yang paling unggul dalam mengumpulkan berbagai jenis nutrisi dan zat senyawa untuk memelihara kesehatan tubuh karena banyaknya kandungan nutrisi yang ada pada spirulina ini. Spirulina memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh diantaranya :

Mencegah Terjadinya Kanker

Spirulina yang kaya akan antioksidan dapat menurunkan terjadinya risiko kanker. Berbagai antioksidan yang terdapat di dalam spirulina adalah vitamin E, selenium, karotenoid, dan asam fenoleat.

Berbagai antioksidan ini dapat membantu melindungi tubuh dari kanker, penyakit jantung, penuaan, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya akibat efek radikal bebas pada sel-sel tubuh dan DNA.

Meningkatkan Imunitas Tubuh

Manfaat spirulina dapat memperkuat sistem imunitas tubuh dan mencegah pembengkakan infeksi virus dan meningkatkan kemampuan untuk melawan infeksi dan agen menular seperti virus dan bakteri.

Probiotik

Selain mengandung berbagai antioksidan, spirulina ternyata juga merupakan suatu probiotik. Menurut suatu penelitian, spirulina ternyata dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik yang terdapat pada saluran pencernaan.


Mengatasi anemia

Sel darah merah, sel darah putih serta hemoglobin dapat distabilkan dengan spirulina. Percobaan dilakukan pada hewan, terlihat bahwa spirulina membantu pembentukan sel darah merah yang menandakan spirulina kaya akan zat besi.

Perawatan kulit


Masker spirulina dikenal baik untuk mengencangkan kulit. Selain itu masker ini bisa dengan alami mencerahkan kulit karena spirulina mampu mengeluarkan toksin dalam tubuh.

Dalam spirulina ada beragam mineral dan juga vitamin selain asam lemak dan karbohidrat. Zat-zat tersebut sangat diperlukan untuk tubuh maka dari itu spirulina diolah menjadi masker herbal. Masker ini paling cocok dipakai untuk perawatan wajah.

Itulah sebagian manfaat yang terdapat pada spirulina, namun selain manfaat dalam spirulina juga terdapat efek samping.

Efek samping spirulina menimbulkan sakit kepala, nyeri otot, demam dan masalah pencernan seperti diare, sakit perut, dan sembelit dalam beberapa kasus. Selain itu, spirulina juga menyebabkan alergi dengan ditandai munculnya ruam kulit dan gatal-gatal.

Orang dengan alergi terhadap makanan laut, rumput laut, dan sayuran laut lainnya harus menghindari spirulina.

Jika Anda memiliki kondisi tiroid, gangguan autoimun, asam urat, batu ginjal, fenilketonuria (PKU), atau sedang hamil atau menyusui, spirulina mungkin tidak sesuai untuk Anda. Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan spirulina.


Nah, demikianlah penjelasan mengenai apa itu spirulina, manfaat serta efek sampingnya. semoga bermanfaat bagi semua pembaca

Artikel Terkait