Sebagai praktisi IT pengembang perangkat lunak yang biasa mengajar anak-anak kelas weekend, saya sering mendapatkan pertanyaan dari anak-anak mengenai mengapa perlu belajar coding? Ada lagi anak lain yang bertanya sulit ngga sih belajar coding? Sebelumnya bahkan ada yang bertanya coding itu apa sih, pertanyaan yang sangat wajar untuk anak-anak yang haus ilmu pengetahuan.

Dunia sudah berubah sekarang, era digitalisasi sudah begitu mengglobal. Transformasi digital sudah terlihat dimana-mana. Hidup manusia sudah berubah menjadi lebih cepat, menuntut interaksi antar manusia melewati batas daerah sampai batas negara, bisnis banyak digerakkan lewat aplikasi ditambah adanya pandemik Covid-19 memaksa manusia menjadi semakin digital. Beberapa alasan tersebut menurut saya menjadi penting buat manusia semenjak dini perlu mempelajari salah satu pondasi dunia digital yaitu belajar coding.

***

Kalau tanya coding itu apa ya, sebenarnya istilah resminya adalah pemrograman komputer atau pemrograman perangkat lunak. Karena isinya adalah membuat baris-baris code, istilah populernya menjadi coding. Baris-baris code ini akan dijalankan komputer menjadi aplikasi seperti game contohnya minecraft atau roblox, web app contohnya website sekolah atau aplikasi pemesanan tiket lewat web, aplikasi di gadget contohnya aplikasi layanan kesehatan dan masih banyak lagi.

Dengan belajar coding sejak dini, disamping belajar teknik coding dengan bahasa pemrograman, anak-anak ini juga akan belajar beberapa keterampilan berikut yang saya sebut sebagai modal dasar menjadi talenta digital.

  • Cara berpikir yang logis dan runtut
  • Kreatif/banyak ide
  • Bagaimana menyelesaikan masalah (problem solving)
  • Menerima Perbedaan

Misalnya seorang anak mau membuat game mirip Angry Bird. Langkah pertama adalah membuat rencana dulu nanti game itu aktor nya seperti apa misalnya burung atau monyet, lingkungannya dirancang misalnya di hutan atau padang pasir, kemudian game bisa memunculkan skor setelah aktor berhasil mengenai sesuatu. Untuk membuat pemain lebih tertantang maka perlu dikreasikan membuat halang rintang atau aktor lain yang "mengganggu" pemain mendapatkan skor. Setelah rencana dibuat barulah dibuat desain hasil dari perencanaan diawal, setelah itu memulai proses coding, testing sampai finalisasi. Langkah-langkah seperti ini membuat anak belajar bagaimana cara berpikir logis dan runtut, sekaligus berlatih menjadi kreatif.

Dalam proses coding sendiri jarang yang bisa langsung jadi dan tanpa hambatan, bahkan oleh pengembang perangkat lunak paling hebat. Proses membuat baris code yang benar perlu ketelitian yang tinggi dan semangat tidak mudah menyerah. Anak-anak perlu dibiasakan bahwa menemui kesulitan atau error itu hal yang wajar. Yang perlu ditanamkan adalah kemauan untuk tidak takut salah dan kemudian mencari jalan keluar bagaimana kesalahan code itu diperbaiki dan dicoba lagi sampai benar-benar tuntas dan programnya bisa berjalan sesuai rencana. Dengan begitu anak-anak belajar bagaimana cara menyelesaikan masalah.

Sisi lainnya adalah belajar menerima perbedaan, coding bisa menyatukan pengembang dari berbagai daerah atau negara berbeda karena terhubung secara online, tiap pengembang punya teknik problem solving yang bervariasi, yang memungkinkan satu masalah bisa diselesaikan dengan berbagai macam cara, tidak hanya satu cara saja. Nah mereka ini juga adalah orang-orang dari suku, agama dan ras yang berbeda. Dengan dilatih menerima perbedaan dari dini, mereka akan menjadi team player yang solid.

Setelah mengenali modal dasar yang bisa didapatkan anak-anak yang belajar coding sejak dini, langkah berikutnya adalah bagaimana memulai belajar. Langkah awal bisa mencari tempat atau media untuk proses belajarnya. Sekolah, lembaga pendidikan informal dan non formal saat ini sudah banyak yang memasukkan pelajaran coding baik sebagai mata pelajaran utama maupun ekstrakurikuler. Diluar sekolah, kelas online juga cukup membantu anak untuk belajar coding lewat internet, media seperti ini bisa digunakan untuk menambah pemahaman dan biasanya ada praktik yang bisa langsung kelihatan output belajarnya. Selain itu di internet juga banyak konten belajar lewat Youtube, buku-buku softcopy atau website belajar.

Bukan proses yang mudah untuk belajar coding, diperlukan semangat tidak mudah menyerah, berani gagal, berani menghadapi error dan menyelesaikan setiap baris code sampai tuntas sampai semua fungsi yang direncanakan berhasil baik. Namun hasil tidak pernah mengkhianati proses, setiap error datang karena baris code yang masih belum sempurna, pikiran yang ruwet karena usaha menyelesaikan masalah, raga yang lelah karena pencarian kreatifitas, semua itu akan hilang terbayarkan oleh program komputer yang sudah berhasil dan bisa kita banggakan.

Kemudian berbicara mengenai pilihan karir untuk masa depan, dengan belajar coding nantinya bisa menjadi Pengembang Perangkat Lunak atau Data Scientist atau Pengembang Kecerdasan Buatan (Robotic) atau UI/UX Designer atau sejenisnya. Namun sejatinya tidak melulu ke profesi talenta digital seperti yang disebutkan tadi. Saya lihat negara-negara maju sudah memasukkan coding sebagai mata pelajaran di sekolah dasar dan bisa melahirkan talenta-talenta non digital yang berperan penting di dunia digital. Contohnya dokter yang berkolaborasi membuat aplikasi layanan kesehatan, atau chef yang mengembangkan ide memakai kecerdasan buatan agar robot bisa membuat makanan seenak yang dibuat chef tersebut atau pegawai pabrik yang merancang sistem robotik untuk membuat proses di pabrik lebih cepat dan efisien atau  polisi yang turut aktif mengembangkan sistem manajemen lalu lintas sampai penilangan elektronik dan masih banyak lagi contohnya.

***

Belajar coding memang tidak mudah, perlu ketekunan dan semangat tidak mudah menyerah. Namun hasil tidak pernah mengkhianati proses, semua rasa lelah akan terbayarkan begitu program yang dibuat sudah berhasil dengan baik.

Seiring dengan transformasi digital yang terus berlangsung, kita tidak boleh gagap dengan perubahan-perubahan yang bakal terus terjadi. Kita bisa mempersiapkan generasi penerus dengan mengajak mereka belajar coding sejak dini, mereka akan terlatih dengan problem solving, menjadi kreatif dan akhirnya menjadi pribadi yang tangguh di masa depan yang mampu memajukan bangsanya sendiri dan tidak akan kalah bersaing dengan talenta dari bangsa-bangsa lainnya.