Seiring dengan berjalannya waktu, seluruh segi kehidupan manusia mulai berubah. Mulai dari segi budaya, politik, ekonomi, dan masih banyak lagi. Hal ini sudah merupakan hukum dunia yang mau tidak mau harus kita ikuti.

Kemajuan teknologi yang sudah semakin pesat memaksa masyarakat dunia untuk mengikutinya dari belakang, jika tidak maka tertinggal jauh dan menjadi yang terbelakang adalah konsekuensi terberat yang akan menjadi konsekuensinya.

Dahulu handphone sangat sulit untuk didapatkan, namun kini seluruh masyarakat dunia menjadi sangat mustahil untuk tak memilikinya. Handphone telah menjelma menjadi barang kebutuhan primer. Jika ia adalah makanan, maka ia sudah masuk dalam kategori makanan pokok. Tanpanya, hidup sudah tentu akan terasa hambar.

Kemajuan teknologi informasi yang sudah semakin pesat membuat bahasa Inggris sebagai bahasa dunia semakin melejit. Bahasa Inggris menjelma menjadi seekor burung yang telah mengibaskan sayapnya ke seluruh penjuru dunia. Kini penjuru dunia telah dituntut untuk menguasai bahasa Inggris. Beberapa negara bahkan menjadikannya sebagai bahasa wajib dalam kurikulum pendidikannya masing-masing.

Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional, dikarenakan bahasa Inggris merupakan bahasa tertua di dunia dan memiliki lebih dari 1 Juta kosa-kata, dan faktanya dahulu Inggris memiliki daerah jajahan yang begitu luas dari Amerika, India, Australia dan masih banyak lagi. Itulah sebabnya mengapa seluruh sudut dunia di isi oleh orang-orang yang berbahasa Inggris.

Pada lima belas tahun yang akan datang, semua kondisi kehidupan manusia akan benar-benar berubah. Persaingan antar manusia untuk mencari pekerjaan semakin ketat, beberapa dari kita mungkin ketakutan karena membayangkan diri sedang kelaparan kebingungan melihat bagaimana perkembangan zaman itu terjadi dengan cepat.

Kelak, kandidat yang memiliki value added terbaiklah yang akan dipilih oleh perusahaan untuk menjadi bagian dari perusahaannya. Menguasai bahasa asing terutama bahasa Inggris adalah salah satu self-value yang harus dimiliki agar dapat bersaing dengan kondisi dunia yang telah semakin kompetitif tersebut.

Kerap dalam kehidupan ini kita menemui banyak pengusaha sukses dapat berbahasa Inggris dengan mudah, dikarenakan bahasa Inggris merupakan bahasa Ekonomi, bila ingin sukses di dunia bisnis minimal memerlukan keterampilan berbahasa Inggris.

Tidak hanya pengusaha dan pebisnis, anak-anak yang usianya masih tergolong sangatlah muda sudah dapat berbahasa Inggris maupun bahasa asing lain dengan lancar. Orang tua mereka masing-masing setidaknya telah sadar akan pentingnya mempersiapkan generasi muda masa depan dengan bekal kemampuan berbahasa inggris, untuk masa depan yang menjanjikan.

Kerap kita temui, hampir semua Teknologi keluaran terbaru menggunakan buku panduan dalam bahasa Inggris, sehingga mau tidak mau user of product harus memiliki skill bahasa Inggris agar mampu memahami petunjuk dari penggunaan produk tersebut.

Contoh penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari kita adalah AC yang kerap disebut Air Conditioner, lalu Device dan masih banyak lagi. Bahkan sekarang “Warga Net” memerlukan sedikit kemampuan berbahasa Inggris untuk menikmati aplikasi miliknya saat menjelajah. Semua aplikasi populer saat ini rata-rata berbahasa Inggris. Sehingga kemahiran bahasa Inggris amatlah diperlukan untuk mengoperasikannya.

Tidak hanya itu, saat ini sudah sangat banyak sekali beasiswa luar negeri yang ditawarkan oleh negara-negara maju. Yang tentunya agar bisa mendapatkannya seseorang harus memenuhi syarat utama dan pokok, yakni kemampuan dalam berbahasa Inggris. Contohnya seperti Toefl, IELTS, TOEIC dan lain sebagainya.

Belajar bahasa Inggris itu mudah, asalkan ada niat dan kemauan untuk belajar. Bahasa Inggris tak sesulit bahasa Rusia, Mandarin, ataupun bahasa Jerman yang menggunakan simbol-simbol tertentu yang tentunya membuat kita semakin pusing dalam mempelajarinya.

Saya tidak mengatakan bahwa bahasa Indonesia itu tidaklah penting, dikarenakan kita tidak boleh melupakan apa pekerjaan pahlawan-pahlawan yang telah menumpahkan darahnya untuk bahasa kesatuan ini pada masa lalu.

Namun kita harus mengingat jika bahasa Indonesia sama pentingnya dengan bahasa Inggris maupun bahasa asing lain, demi keperluan untuk bergaul dan untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa ini.

Dari beberapa poin yang sudah disampaikan di atas, maka dapat simpulkan bahwa bahasa Inggris, maupun bahasa asing lain itu penting dikarenakan bahasa merupakan “Inti” untuk menuju ke masa depan yang masih menjadi sebuah misteri bagi seluruh manusia.

Memang perubahan itu kejam dan menyakitkan, namun perubahan itu layaknya seorang pelatih meskipun menyakitkan namun dia memikirkan apa yang baik bagi kita, meskipun dia menghancurkan yang lama dan memaksa kita menciptakan pribadi yang baru dan yang lebih berguna bagi bangsa dan negara kita.

Bukankah “Cinta Tanah Air” itu berarti bahwa kita harus bisa menerima segala bentuk perubahan tersebut, dan memanfaatkan banyak perubahan-perubahan besar tersebut demi membangun bangsa dan Tanah Air tercinta kita?

Yang menjadi bahan refleksi kita pada pembahasan kali ini adalah bahwa kita memerlukan perubahan dalam kehidupan ini, namun kita harus mengingat siapakah jati diri kita sehingga kita dapat disebut dengan orang-orang yang menerima perubahan tanpa melupakan siapa sebenarnya “Diri kita sendiri”.

 Mari belajar bahasa Inggris dengan tekun dan rajin. Bahasa Inggris adalah bekal masa depan. Ia harus benar-benar disiapkan dengan baik agar kelak kita tak kelaparan karena kekurangan bekal menghadapi persaingan global yang semakin ganas.