Jakarta - Sabtu besok (9/10/2021) akan diadakan pertandingan "Piala Thomas dan Uber Cup". Yang rencana akan dilaksanakan 9 - 17 Oktober 2021. Situasi atlet Indonesia pasca pertandingan "Sudirman Cup" yang telah dilaksanakan minggu lalu, kemudian langsung menuju keberangkatan ke negara Denmark untuk mengikuti kejuaraan piala Thomas dan Uber cup. Walaupun masih mengalami kegagalan di perempat final, setelah dikalahkan oleh tim malaysia, bukan menjadi kendala untuk merebut piala  Thomas dan Uber cup ini.

Piala Thomas dan Uber Cup merupakan "jadwal pertandingan yang bergengsi pada tahun 2020 edisi ke-31 piala Thomas dan edisi ke-28 piala Uber. Kejuaraan bulu tangkis internasional dilaksanakan setiap dwi tahunan atau 2 tahun sekali yang diikuti oleh tim nasional putra dan putri anggota asosiasi Federasi bulu tangkis dunia". Tentunya para pelatih mempersiapkan atlet dengan waktu yang terbatas karena baru saja melaksanakan kejuaraan Sudirman Cup.

Yang menjadi tuan rumah turnamen ini adalah Aarhus - Denmark. Pertandingan dimainkan di Ceres Arena. Selama pertandingan tuan rumah yang bertanggung jawab baik secara teknis dan non teknis pertandingan maksudnya baik di dalam lapangan "saat pertandingan" maupun di luar lapangan "akomodasi, sarana dan prasarana lainnya". Semua tim berasal dari negaranya masing-masing pasti sudah mempersiapkan untuk merebut piala "Thomas dan Uber cup ini baik secara fisik maupun mental".

#Jadwal Pertandingan Piala Thomas dan Uber Cup :

Hasil dari drawing atlet thomas Indonesia bergabung di dalam "group A yang akan  bertanding melawan atlet dari negara Algeria, Chinese Taipei dan Thailand". Sedangkan hasil dari drawing atlet Uber Indonesia masih bergabung di dalam group A namun berbeda dengan atlet thomas "yang akan bertanding melawan atlet dari negara Jerman, Francis dan Jepang".
*** 
Berikut jadwal pertandingan dibabak pengisian group : "Minggu 10 Oktober 2021 jam 00.00 wib akan berhadapan dengan Indonesia VS Algeria di court 3, Senin 11 Oktober 2021 jam 18.30 wib akan berhadapan dengan Indonesia VS Thailand di court 1 dan Rabu 13 Oktober 2021 jam 13.30 wib akan berhadapan dengan Indonesia VS Chinese Taipei" ini adalah jadwal pertandingan piala Thomas cup.
*** 
Sedangkan piala Uber cup "Sabtu 09 Oktober 2021 jam 13.30 wib akan bertemu lawan Indonesia VS Jerman di court 3, Senin 11 Oktober 2021 jam 13.30 wib akan bertemu lawan Indonesia VS Francis di court 1 dan Selasa 12 Oktober 2021 jam 18.30 wib akan bertemu lawan Indonesia VS Jepang.

Menjadi tantangan atlet Indonesia untuk memenangkan babak pengisian seperti di sudirman cup lalu mendapatkan juara group, mengungguli atlet Denmark yang dapat peringkat dua setelah Indonesia. Tahapan yang utama harus menjadi pertama atau juara group dalam pertandingan babak pengisian group, walaupun piala "Sudirman Cup" tidak menjadi juara setidaknya atlet Indonesia terus bangkit dan optimis dari keterpurukan dengan tujuan membawa piala Thomas dan Uber pulang ke Indonesia.

#Strategi dan Analisa Pertandingan :

Berhubung pertandingan piala Thomas dan Uber Cup adalah menampilkan beregu group putra dan beregu group putri, jadi tidak digabungkan dalam satu permainan antara atlet thomas-putra dan atlet uber-putri. Sistem pertandingannya yang berlaga akan menurunkan 3 tunggal putra dan putri dan 2 ganda putra dan putri. Bila melihat dari peringkat rangking BWF atlet Indonesia masuk ke dalam 10 besar, artinya masih memungkinkan memenangkan pertandingan dan merebut piala dari atlet negara lain.  
*** 
Di antaranya yang masuk rangking 10 besar dunia adalah "ganda putra ada 3 atlet Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (7), tunggal putra 2 atlet Indonesia Anthony Sinisuka Ginting (5) dan Jonatan Christie (7), sedangkan untuk ganda putri yang masuk 10 besar hanya 1 atlet perwakilan Indonesia Greysia Polli/Apriani Rahayu (6). Sangat di sayangkan juga untuk tunggal putri atlet Indonesia belum ada yang masuk 10 besar dunia.

Yang saat ini tunggal putri Indonesia menjadi andalan adalah "Grogia Mariska Tunjung".  "Ruselli Hartawan dan Putri Kusuma Wardani" itupun sebagai cadangan artinya sebagai pengganti Grogia apabila mengalami cidera atau kendala teknis lainnya. Memang harus butuh perjuangan dan kerja keras untuk menjadi yang terbaik, dalam hal ini tentunya konsisten latihan serta mengikuti kejuaraan dan memenangkan di setiap pertandingan dunia lainnya.

Namun, analisa pertandingan dari "Sudirman Cup" minggu lalu dan pertandingan "Olimpiade" bulan lalu performance ganda putra Indonesia "the minion" menurun drastis yang dikalahkan oleh atlet Malaysia dan sialnya gagal masuk ke semifinal. Ini menjadi bertanda buruk bila tidak berubah dalam arti mencari stategi baru untuk memenangkan di setiap pertandingan. "Marcus dan Kevin" tidak terlihat keaslinnya terutama dari "kecepatan, kekuatan dan semangatnya " serta lebih mudah menaklukkan lawannya sebelumnya.
*** 
Selain Marcus dan Kevin yang menurun dalam setiap pertandingan dunia di tahun 2021 ini adalah Jonatan sebagai tunggal putra dan Praveen/Melati sebagai ganda campuran. Ini menjadi bahan evaluasi bagi pelatih Indonesia maupun pihak terkait lainnya untuk mencari re-generasi atau di refresh secara berkala dalam setiap kejuaraan dunia yang terus akan di pertandingan.

Dalam pengamatan sebagai penonton dan hoby bulu tangkis "Jonatan, Praveen dan Melati" secara fisik sudah mulai terlihat gemuk sehingga kelincahan dan kegesitan mengejar bola menjadi kendala, bola sulit dikejar dan banyak mati langkah saat mengejar bola. Ini salah satu saja pilihan kesalahan-kesalahan di lapangan badminton, selanjutnya semoga pihak pelatih atlet Indonesia mohon di evaluasi menuju perbaikan jangka panjang.
***
Sebaliknya analisa atlet yang selalu tampil penuh dengan semangat, penuh dengan kekuatan, pantang menyerah dan belum terkalahkan semenjak "Olimpiade Tokyo dan Sudirman Cup Finlandia" serta menjadi unggul dan penyelamat tim Indonesia, siapa atletnya mereka adalah "Polii/Rahayu" selalu optimis dalam kejuaraan bulu tangkis yang di pertandingkan sesuai dengan jadwal  yang telah ditentukan sebelumnya.

Dengan demikian atlet Indonesia mempunyai peluang besar untuk menjadi juara pada perebutan piala "Thomas dan Uber cup" di Denmark. Selamat berjuang para pejuang badminton Indonesia semoga selalu mengharumkan nama bangsa Indonesia di internasional atau mancanegara baik yang ada federasi bulu tangkis dunia maupun sebaliknya.

"Salam Olahraga Tetap Menjaga Sportipitas"