Hidup ini bagaikan roda yang berputar terkadang manusia berada pada titik terkuatnya, dimana setelah manusia berusaha dengan mudah bisa mendapatkan apa yang ia harapkan. Namun, terkadang manusia juga berada pada  titik terlemahnya dengan berbagai masalah yang datang. Semua hal yang terjadi dalam hidup tidak akan selamanya begitu, yakinlah pasti suatu saat nanti masalah dalam hidup akan berlalu dan berganti dengan kebahagiaan.

Seberapa jauh kau sudah berjuang ? Kemanakah impianmu akan kau bawa terbang ?

Pertanyaan tersebut akan selalu menjadi pikiran yang membuat bimbang . Setiap manusia harus punya target dalam hidup. Entah problema cinta atau cita-cita. Sebuah target akan menjadi tolak ukur keberhasilan seseorang dalam usaha. Hidup akan terus mencari arti, arti dari sebuah perjuangan dan pengorbanan.

Dalam KBBI, Pasrah adalah menyerahkan sepenuhnya kepada takdir dengan hati yang tabah. Biasanya pasrah diiringi dengan usaha dan tekat yang tabah. Pasrah tidak menggambarkan seseorang itu kalah, tetapi pasrah adalah keadaan dimana seseorang telah berusaha dan berdoa dengan giat dan menyerahkan segala yang telah ia lakukan kepada Allah swt. 

Pasrah merupakan kata yang sering didengar, tetapi bukanlah hal yang mudah dalam melaksanakannya. Seseorang yang pasrah berarti ia masih memiliki harapan dan keinginan yang kuat untuk melakukan hal terhebat dalam hidupnya.

Adapun Menyerah dalam KBBI berarti berserah,yaitu seseorang yang tidak mampu berbuat apa-apa selain berserah kepada Allah swt. Menyerah merupakan titik akhir dalam usaha seseorang yang sudah tidak memiliki harapan lain selain berserah. Menyerah juga diartikan bahwa seseorang yang kalah karena tak berani melangkah untuk berjuang. 

Setiap orang pasti akan dihadapkan pada dua pilihan untuk memulai sebuah perjuangan demi sebuah impian di masa depan atau hanya terdiam dengan semua harapan yang terpendam. Meski terkadang ujian selalu datang melalui orang-orang tersayang. Namun tak apa, hadapi saja semuanya dengan tenang hingga menemukan titik terang. Orang yang gagal adalah ia yang takut bermimpi takut berucap. Ini adalah cerminan dari menyerah dan merasa seolah hidup tak punya arah.

Dreams belong to everyone

Tentang sebuah impian dan perjalanan pasti selalu dimulai dengan tekanan dan tantangan. Percayalah semua itu mengajarkan kita untuk menjadi lebih kuat lagi. Perihal pasrah berbeda dengan menyerah karena pasrah itu pasti dilakukan setelah berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai hasil yang terbaik. 

Walaupun kesuksesan membutuhkan waktu yang lama, pada akhirnya hasil dari sebuah usaha tak akan ada yang sia-sia. Percayalah “ Allah is the best planner.” Ingatlah sebuah mimpi tak akan menyakiti siapapun yang mau tetap berjuang tepat di belakang mimpinya.

Dalam Al-Quran juga telah dijelaskan bahwa kita sebagai manusia harus senantiasa berusaha untuk mencapai sesuatu yang lebih baik. Allah SWT berfirman :

إِنَّ اللهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Artinya: “ Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” ( QS. Ar-Ra'd : 11 )

Tafsir surah ar-Rad ayat 11 dalam Tafsir al-Misbah ,  pokok guna keberhasilan perubahan sosial adalah perubahan sisi dalam manusia. Karena, sisi dalam manusialah yang melahirkan aktivitas, baik postif maupun negatif, bentuk, sifat, dan corak aktivitas itulah yang mewarnai keadaan masyarakat apakah positif atau negatif. Allah tidak akan mengubah nasib seseorang menjadi lebih baik kecuali dengan usaha dan jerih payahnya sendiri.

Dalam penafsiran Quraish Shihab ini, sesungguhnya Allah-lah yang memelihara kalian. Setiap manusia memiliki sejumlah malaikat yang bertugas atas perintah Allah menjaga dan memeliharanya. Mereka ada yang menjaga dari arah depan dan ada juga yang menjaga dari arah belakang.

 Demikian pula, Allah tidak akan mengubah nasib suatu bangsa dari susah menjadi bahagia atau dari kuat menjadi lemah sebelum mereka sendiri berusaha mengubah apa yang ada pada diri mereka sesuai dengan keadaan yang akan mereka jalani.

Islam selalu mengajarkan mengenai 2 hal yakni konsep Ikhtiar (usaha) dan Doa (Tawakal)Suatu perbuatan yang dilakukan oleh individu pasti mempunyai tujuan yakni mencapai kebahagiaan lahir batin. Ayat tersebut menjadi motivasi kita untuk senantiasa terus memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Tak boleh rapuh juga mengeluh karena hidup selalu mengajarkan kita untuk menjadi orang yang teguh. 

Jangan ragu untuk terus melangkah, tulis semua impianmu sebagai catatan penunjuk arah agar perjalananmu tak salah. Hadapi semuanya dengan hati pasrah dan berikan senyuman yang terindah, percayalah proses tak akan mengkhianati siapapun yang tak kenal lelah.

Selagi masih ada waktu untuk berubah, berubahlah  Be a the new you . Meski itu butuh kemauan yang hebat dan usaha yang kuat untuk terus melangkah. Berilah sedikit waktu untuk kebahagiaan dirimu sendiri. 

Catat semua impianmu InsyaAllah semua akan tercapai meski terkadang sedikit keluar dari apa yang kau harapkan, tapi percayalah yang terjadi tidak akan jauh dari apa yang kau targetkan. Tetap semangat dan tetap berdoa pada Allah yang selalu memberi rahmat agar diberi hati yang kuat dan pikiran yang tak mudah penat untuk  menghadapi cobaan hidup yang terasa berat.