1 minggu lalu · 66 view · 4 min baca menit baca · Tips & Trick 49323_46103.jpg
Dok. Pribadi

Membuat Model Waco Aircraft dari Kertas

Untuk para pencinta pesawat terbang, Model Waco yang klasik memang memiliki daya tarik tersendiri. Desainnya yang kuno dan warnanya yang cantik akan dengan mudah membuat kita jatuh hati.

Jika kita membeli miniatur pesawat tersebut, tentunya akan dengan cepat menguras isi dompet. Kisaran harganya bisa mencapai ratusan ribu atau bahkan jutaan rupiah, tergantung bahan dan tingkat kerumitan pembuatannya.

Demi memiliki benda kesayangan yang kita sukai, itu pasti tidak jadi soal bagi mereka yang berkocek tebal. Sementara untuk yang mempunyai bujet pas-pasan seperti saya, tentu akan berpikir berkali-kali untuk membelinya, meski sudah kepincut setengah mati.

Jika kita tidak bisa membeli miniatur pesawat kuno tersebut, kita bisa mencoba untuk membuatnya sendiri. Saya akan membagikan tips-tipsnya dalam membuat miniatur Waco Aircraft ini.

Pertama, kita siapkan bahan-bahannya dahulu. Biasanya miniatur pesawat terbuat dari bahan logam atau plastik. Kita pasti kesulitan untuk menemukan bahan dasar tersebut. Kalaupun ada, pasti membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Kita bisa mengganti bahan tersebut dengan substitusi yang dengan mudah kita dapatkan di sekeliling kita, yaitu sampah kertas. Ya, daripada hanya berakhir di tong sampah saja, kita bisa menciptakan nilai tambah dari sampah yang tak berguna itu menjadi karya seni yang memiliki nilai artistik tertentu.

Bahan dasar utamanya adalah sampah kertas yang bisa berasal dari kertas-kertas tidak terpakai atau tidak penting. Kita masukkan ke dalam mesin penghancur kertas sehingga bentuknya menjadi kecil-kecil dan banyak. 

Setelah itu, kita mencari bahan-bahan pelengkapnya, seperti lem kertas dan kayu sebagai perekat serta pewarna cat untuk tahap finishing-nya. Catnya tidak perlu berharga mahal juga. Bisa disesuaikan dengan bujet kita yang tidak besar itu.


Kita akan mulai membuat model pesawat tersebut dengan terlebih dahulu mengumpulkan gambar-gambar yang dapat kita searching di Internet. Setelah itu, kita perhatikan detail desainnya agar kita dapat meniru pembuatannya.

Kalau kita ingin bentuknya sama persis, kita perlu mold atau cetakan. Namun rasanya agak sulit juga mencari mold parts pesawat untuk miniatur. Kalaupun ada, pastinya akan menguras kocek kita.

Sebenarnya, tanpa mold, kita masih bisa membuat bagian-bagian pesawat dengan tangan, meskipun dalam ukuran dan skala yang tidak akurat. Hal itu dapat kita maklumi karena kita bukan sedang menjadi engineer yang dituntut untuk membuat pesawat dengan tingkat kepresisian tertentu, namun membuat karya seni yang dapat dinikmati.

Mari kita mencoba membuatnya dengan pertama-tama merendam cacahan kertas ke dalam ember berisikan air. Setelah kertas lemas, kita campurkan dengan lem kertas yang berwarna putih itu dan diremas-remas dengan menggunakan tangan.

Setelah menjadi adonan bubur kertas yang bisa dibentuk, maka kita mulai dengan membuat sayap. Menurut saya, tidak perlu dipaksakan sama persis dengan bentuk pesawat aslinya. Dengan membuat sendiri, kita bisa menciptakan kreasi sesuka hati. 

Apabila kita tidak punya banyak waktu, kita bisa mengabaikan pola parts pesawat yang bisa kita gambar di kertas dengan spidol dan penggaris agar ukurannya bisa sama dan sesuai. Kita bisa abaikan hal itu sebab membuat pola akan menambah durasi pengerjaan lebih lama.

Kita buat saja dengan perkiraan. Apabila ternyata sayap atas dan bawah tidak sama, kita bisa menambahkan bubur kertas dan menyatukannya agar ukuran bisa menjadi lebih sesuai.

Kita buat badan pesawat dan cockpit dengan 3 seats, 1 lengkungan untuk di depan, 2 seats untuk di belakang. Untuk tiang-tiang penyangga sayap, kita bisa gunakan tusuk sate atau tusuk gigi sebanyak jumlah dalam gambarnya.

Sedangkan untuk membuat bagian tail boom atau ekor, memang agak sulit karena kita butuh penyangga untuk horizontal tail sebelah kanan-kiri. Benda-benda di sekitar kita bisa menjadi penyokong, seperti buku, baterai, dan lain sebagainya. Itu agar horizontal; tail yang kita buat tidak jatuh dan merekat sempurna.

Jangan sampai lupa untuk bagian landing gear dan posisi pesawat kalau bisa disesuaikan dengan kondisi yang sebenarnya, misalnya: dengan jarak kemiringan tertentu antara sayap dan tail.

Parts yang kita buat juga bisa satu per satu terpisah dibuatnya dan dilakukan assembly. Atau kita dapat membuatnya sekaligus saja, tergantung bagaimana selera kita di dalam membuatnya.

Bagian-bagian pesawat kita dari adonan bubur kertas kita keringkan diteriknya sinar matahari. Ini bisa memakan waktu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, tergantung intensitas cahaya matahari yang terserap.


Setelah kering, kita mulai menyatukan atau melakukan assembly parts pesawat dengan menggunakan lem kertas. Kalau dirasa jelek, kita bisa memakai bubur kertas sebagai penambal. Biarkan kering seluruhnya dan kemudian kita lakukan pengecatan.

Sebagai finishing, ini adalah bagian yang paling menentukan. Last but not least, karena pengecatan merupakan unsur yang paling magis sebuah karya seni itu dinilai menarik atau tidak. 

Kita dapat melakukan permainan warna sesuai imajinasi kita atau kita melakukan immersive pada desain yang sudah ada. Pasti akan sangat menyenangkan apabila kita menyukai model yang sudah ada dan mencoba membuatnya sendiri.

Untuk Waco Aircraft yang berwarna kuning ini dengan motif seperti papan catur, memang dibutuhkan kesabaran yang tinggi. 

Awalnya, kita melakukan pengecetan dengan warna dasar kuning sebagai warna dominan pesawat. Kemudian untuk bagian sayap kanan dan kiri dengan motif seperti papan catur, kita memberikan warna hitam setelah warna kuning meresap, setelah kita lapisi warna hitam dan kering. 

Kita akan mengalami kesulitan apabila membuat warna putihnya dengan cat air. Bisa jadi ada yang melebar dan lain sebagainya.

Tetapi kita tidak perlu khawatir karena kita bisa menggunakan tipp-ex, lantas melukis papan catur tersebut di sayap atas dan bawah, sebelah kanan dan kirinya. Begitu juga untuk di bagian tail boom untuk horizontal dan vertikal tail.

Apabila kita melakukan tiruan untuk miniatur, kita harus menyesuaikan desain dan warna sesuai dengan gambar aslinya. Jangan lupa untuk memberi kode pesawat N21GL untuk Waco Aircraft tersebut.

Setelah jadi dengan sempurna, pesawat kita itu terlihat sangat cantik, setidaknya untuk bisa dinilai bagus oleh diri kita sendiri. Ini satu bukti bahwa kita bisa memanfaatkan kertas yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang dapat kita nikmati. Selain itu, kita bisa mengisi waktu dengan hobi kita serta meningkatkan kreativitas seni.

Syukur-syukur apabila karya seni kita juga bisa dinikmati oleh banyak orang dan bahkan dapat dijual sehingga mengisi pundi-pundi kantong kita yang sedang cekak. Selamat mencoba!

Artikel Terkait