"Semua yang belum tercapai selalu terasa mustahil, hingga kita menggapainya"
-Anonym-

Lumrah banget kan kalau dalam hidup kita punya tujuan atau target yang ingin dicapai. Iya donk, pasalnya hidup tanpa tujuan bagaikan makanan tanpa micin, eh salah garam ding! Hambar nggak enak dan nggak bikin selera. Hidup cuman diisi dengan bangun tidur terus makan, terus tidur lagi. Ngerjain segala kerjaan sehari-hari juga tanpa hati tanpa nyawa, zonk gitu, begitu doank asal kerjaan kelar. Istilah kerennya nggak mindful. Alhasil, jangan heran kalo hidup terasa jenuh, demotivasi, juga bete.

Tentu kita nggak mau kan menjalani hidup plain seperti itu? Pun saat kita punya mimpi atau tujuan yang ingin kita capai, terkadang terasa mustahil, berat banget. Well, tenang saja, ada satu metode paling ampuh yang bisa kita lakukan agar bisa membuat hidup kita lebih terarah dan membantu kita mewujudkan mimpi atau tujuan hidup yang ingin kita capai.

Hal yang paling sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari adalah membuat “daily task” atau target harian untuk dilakukan. Target harian ini amat sangat manjur bin efektif untuk membantu kita membentuk kehidupan kita, membentuk citra diri kita di lingkungan sekitar.  Target harian bukanlah belenggu yang malah menjadi beban dalam aktifitas kita sehari-hari, sebaliknya target harian ini justru sangat membantu memerdekakan jiwa kita dari keterpurukan.

Banyak hal-hal di luar dari kontrol kita dalam hidup, situasi pandemi, keamanan wilayah, dan sebagainya. Daripada kita terfokus pada hal-hal diluar kendali kita, lebih baik kita curahkan tenaga dan pikiran kita untuk mengupayakan apa yang kita bisa. Mewujudkan mini-mini target yang kita tentukan dan perlahan menuntun hidup kita kearah yang lebih baik. Lebih tenang atau mindful, lebih ikhlas, dan tentu saja lebih happy.

Perlu untuk kita ingat bersama, bahwa hakikat kehidupan kita adalah waktu. Waktu yang kita miliki saat nyawa masih bersatu dengan fisik raga ini. Bahkan, kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi esok kan? Bisa jadi, ini adalah saat terakhir kita hidup di dunia ini. Lantas yang bisa kita lakukan adalah memberikan ikhtiar terbaik kita hari ini. Ya, salah satunya dengan itu tadi menentukan target harian kita dan menuntaskannya satu per satu.

Selaraskan Target Harian dengan Tujuan Hidup 

Sebelum menentukan apa saja sih yang mesti banget di jadikan target harian, tentu harus dicek kembali apa tujuan besar yang hendak kita capai. Misal selama pandemic ini, tujuan besar kita tentu saja untuk sehat dan survive dalam pandemi ini. Maka target harian yang bisa kita tentukan mesti selaras dengan tujuan tadi, seperti: mengkonsumsi vitamin tambahan, minum susu, berjemur di bawah sinar matahari pagi 30 menit, mengganti masker, membersihkan rumah, dan sebagainya. Sakit atau tidak, bisa jadi itu diluar kontrol kita. Tapi yang pasti kita wajib untuk mengupayakan ikhtiar terbaik kita untuk tetap sehat.

Atau rekan-rekan yang saat ini sedang berjuang untuk mengikuti seleksi CPNS. Goal utamanya adalah lolos sebagai cpns. Maka target harian yang bisa dilakukan juga harus selaras, misal dengan berlatih soal SKD selama sejam setiap hari, membuka website materi dan membaca selama 15 menit setiap pagi, dan sejenisnya.

Hal-hal kecil dalam target harian tadi tentu sering terlihat receh ya, tetapi jika dapat dilakukan secara konsisten setiap hari hasilnya tentu bukan kaleng-kaleng. Syarat untuk bisa konsisten tentu harus berkomitmen kuat dan sabar dalam menjalaninya. Kuatnya komitmen kita untuk terus istiqomah mewujudkan mini target setiap hari ditentukan dari seberapa “ingin” kita meraih tujuan besar tadi. Semakin besar “keinginan” tersebut, maka semakin Tangguh juga kalian dalam mewujudkan mini target harian tadi.

Tentukan Target Harian Yang Masuk Akal

Iya, baiklah, kalian sangat menggebu untuk menjaga kesehatan, tetapi bukan berarti juga menargetkan work out 12 jam setiap hari. Tentu ini porsi yang tidak masuk akal. Alih-alih konsisten, yang ada malah menyerah di tengah jalan. Maka sangat penting untuk kita semua menetapkan target harian yang masuk akal. Yang mampu untuk kita lakukan. Ingat ya, kuncinya adalah “konsisten”. Maka tentukan mini targetmu dengan bertahap dan masuk akal.

Caranya sederhana nih, cobalah untuk menuliskan tujuan besarmu tadi yang ingin dicapai, lalu jabarkan mini target apa saja yang harus kalian lakukan untuk bisa mewujudkannya. Setelah itu, telaah satu per satu mini target tadi dan coba pasangkan sesuai dengan jadwal harianmu.

Oya, jangan lupa karena ini adalah target harian, maka buatlah list secukupnya saja. Jangan terlalu banyak juga. Apalagi jika kalian baru mau memulai. Cobalah fokus pada tiga hingga lima mini target setiap harinya. Jika sudah berhasil konsisten selama dua pekan, silakan tambahkan satu atau dua list tadi. Nah itu baru Namanya akselerasi.

Tuliskan Target Harian dan Buat Reminder

Nah, target yang sudah ditetapkan tadi hendaknya dituliskan dan di taruh pada spot-spot yang mudah dibaca. Tujuannya apa? Biar ingat dan tidak pura-pura lupa. Hehe. Kita bisa menaruh target harian tadi di screen home handphone kita yang sering banget kita liatin setiap saat (yee kan? Ngaku aja…). Atau bisa juga di tempel di cermin tempat kita memvalidasi kerapian diri setiap pagi dan sore. Jika punya meja kerja di kantor atau di rumah, boleh juga ditempatkan disitu. Intinya, adalah taruh target harian yang sudah ditentukan tadi di spot-spot yang mudah dan sering ditemui untuk dibaca.

Dengan begitu, mini target yang terus terpapar oleh indera penglihatan kita tadi, akan merekam dan meneruskannya ke otak kecil dan alam bawah sadar kita, sehingga secara tidak sadar kita akan lebih ter-trigger untuk mewujudkannya.

Kalau perlu, kamu juga bisa buat reminder atau pengingat berupa alarm, misal alarm untuk mengingatkanmu sholat atau berdoa saat sudah waktunya, atau alarm untuk berolahraga, dan berbagai target lainnya deh.

Konsisten Berusaha

Terkadang ada hari-hari dimana kita merasa banyak masalah dan tekanan, sehingga sulit untuk mewujudkan mini target yang sudah kita tetapkan tadi. Let’s say, kita gagal meraih target-target yang sudah kita tentukan. Well, no problem. Tidak perlu merasa amat bersalah dengan itu semua, maafkan dan motivasi diri kamu sendiri untuk memperbaikinya esok hari.

Juga penting untuk diingat kalau yang kita tuju adalah mewujudkan tujuan besar kita, maka jangan sampai mini target ini malahan menjadi beban. Seolah kita lakukan dengan terpaksa sekedar untuk melepas rasa bersalah kita. Menargetkan untuk membaca selama 15 menit sehari, yang dilakukan dengan terpaksa demi mengejar mini target semata juga tidak bagus. Mungkin benar, kita bisa menyelesaikan bacaan dalam 15 menit setiap hari, tapi dengan rasa terpaksa kita jadi tidak bisa menangkap isinya dengan baik. Maka jangan lupa untuk menaklukan mini target kita dengan hati dan pikiran yang tenang.

Evaluasi dan Transformasi

Perhatikan lagi, beberapa mini target dalam hidup bisa jadi tidak kudu mesti dilakukan setiap hari atau daily. Akan ada beberapa milestones yang bisa diwujudkan dalam hitungan mingguan dan bulanan. Sehingga, cobalah untuk upgrade kembali mini target yang sudah kamu jabarkan tadi dalam target mingguan atau bulanan. Rules-nya sama, pastikan kita tidak membuat terlalu banyak target atau target yang tidak masuk akal untuk konsisten dilakukan dalam waktu lama.

Nah, jika kita sudah mulai terbiasa nih hidup terarah sesuai dengan capaian-capaian kecil yang kita tentukan. Maka dalam jangka waktu panjang, coba evaluasi kembali target harian yang sudah kita lalui. Apakah perlu di-adjust, apakah perlu diganti, atau ditambah. Pastikan untuk selalu mengevaluasi capaian harian kita ya setelah sebulan atau dua bulan. Biar apa? Tentu saja biar lebih progressif donk nggak cuman jalan ditempat ini juga ampuh banget biar kita nggak jenuh di tengah jalan.

Tranformasi target harian juga sangat mungkin dilakukan, jika kita hendak menambah atau mengubah target besar kita dalam hidup. Ini tidak masalah, asalkan jangan terlalu sering melakukan transformasi. Hehehe, baru juga tiga hari, eh tiba-tiba target harian kita rombak semua. Tentu ini menjadi tidak efektif. Karena kunci keberhasilan dari mini target harian tadi adalah konsistensi.

Jadi mini target ini diibaratkan kendaran yang kita gunakan untuk melangkah selangkah dua langkah ke depan menuju tujuan besar kita dalam hidup. Kalau keseringan ganti kendaraan, yang ada malah kita tidak sampai ke tujuan kita.

So, apapun yang kita kejar dalam hidup ini, pasti bisa kita wujudkan. Percaya dan yakinlah dengan kemampuanmu. Dan tentu saja, semua itu tidak terjadi begitu saja. Kita butuh menunjukan ikhtiar terbaik kita untuk bisa mengaktualisasikan mimpi-mimpi besar kita. Dan semua hal besar itu selalu dimulai dari satu langkah sederhana. Yes, salah satunya dengan menentukan target harian untuk hidup kita sehari-hari.

Jika kita bisa konsisten, berjuang mewujudkan setiap mini target selangkah demi selangkah, maka impian yang tadinya kita anggap mustahilpun pasti bisa terwujud. Bukankah, kita semua meyakini bahwa tidak ada usaha yang mengkhianati hasil? Jadi, hayuk bawa hidup kita lebih terarah dengan menggunakan target harian.