Media sosial kini menjadi ajang tren di kalangan masyarakat. Selain tempat berkomunikasi secara tidak langsung atau tatap muka, media sosial kini banyak digunakan sebagai ajang pamer. Mulai dari kehidupan umum bahkan hal yang sangat pribadi banyak dikomunikasikan melalui media sosial.

Anak muda, salah satu peminat tertinggi dalam penggunaan media sosial yang hampir digunakan sebagai primary lifestyle. Karena sesuatu yang baru dan banyak digandrungi oleh anak muda sekarang dianggap hitz dan masuk dalam era modern.

Tak mau kalah, para lakon politik berlomba-lomba untuk membuat akun media sosial untuk mencari simpatisan, sebagai wadah komunikasi dengan masyarakat hingga ajang untuk pencitraan diri. Tak hanya itu para lakon politik menggunakan akun mereka di media sosial dengan memposting mulai dari quotes hingga pencapaian-pencapaian yang telah diraihnya dan kegiatan bersama masyarakat.

Aksi para lakon politik tersebut banyak mengundang tanya dalam pikiran masyarakat terutama anak muda yang belum mengerti sepenuhnya tentang politik. Apakah ini pencitraan semata atau salah satu bentuk dari komunikasi dengan masyarakat? 

Media sosial memang tidak dapat dipungkiri dapat memberi efek besar terhadap kemajuan suatu partai politik atau seseorang yang akan memberi diri dalam kompetisi politik, selain caranya yang mudah digunakan juga tidak memerlukan banyak waktu, tenaga dan biaya yang banyak.

Pencitraan didalam media sosial diidentikkan sebagai salah satu bentuk "ajang pamer" terhadap rival atau hanya untuk menambah eksistensi diri dimata masyarakat. Tak jarang sumber-sumber berita yang melebih-lebihkan atau mencantumkan namanya di-repost lalu dishare keakun media sosialnya agar dapat dibaca oleh pengikutnya.

Ajang ''pencitraan" semacam ini bahkan juga menjadi tren yang bahkan membuming baik disekitar lakon politik senior bahkan para lakon politik yang masih memulai (junior) . Tak jarang banyak mengundang simpatisan masyarakat dengan komentar positif namun ada juga yang berkomentar negatif. Namun, hal ini sudah dianggap biasa bahkan hal ini dianggap lumrah.

Ajang semacam ini biasanya ada tim khusus yang membantu untuk mempromosikan akun dari para lakon ini, biasanya mereka memberi nama, komunitas pendukung, komunitas pencinta, atau suara aksi. Akun yang mereka buat biasanya dalam bentuk fanpage yang dengan mudah diakses.

Bukan hanya media sosial yang dapat diakses melalui internet, salah satu yang kini banyak digunakan ialah Media Televisi. Media televisi biasanya pro terhadap kelompok tertentu dimana setiap jeda akan menayangkan kegiatan-kegiatan dari kelompok atau individu yang didukungnya, Mulai dari perkenalan, aksi nyata kepada masyarakat, bahkan bentuk sumbangsi kepada masyarakat tak akan luput dari pemberitaan.

Banyak yang menilai ini sebagai salah satu bentuk pencitraan, namun apa boleh buat ? Ini adalah senjata pamungkas untuk mendapatkan dukungan sebesar-besarnya.

Betapa besarnya kekuatan dari media sosial, banyak disalahgunakan atau digunakan para lakon politik tertentu untuk mempegaruhi opini atau pendapat publik. Pendapat-pendapat yang beredar dalam masyarakat akan dengan mudah dipatahkan dengan cepatnya pemberitaan melalui media sosial. Hal itu justru yang membuat para lakon politik bersemangat melancarkan aksinya untuk menarik simpatisan lebih melalui media sosial.

Ini tidak bisa kita sayangkan, karena setiap orang berhak atas dirinya sendiri walaupun banyak pendapat negatif dengan adanya lakon politik dalam media sosial namun itu adalah cara tersediri yang mereka lakukan untuk memenangkan kompetisi politik atau hanya sekedar menarik simpatisan lebih dini sebelum mereka terjun kedalam dunia politik.

Namun, tak jarang banyak lakon politik menggunakan media sosial sebagai bentuk ajang komunikasi dengan masyarakat yang mungkin mereka tak dapat bertemu langsung. Mulai dari meminta opini publik, kritikan, saran maupun tukar pendapat mengenai isu-isu yang lagi menjadi perhatian utama publik.

Bantuk semacam ini mungkin kurang efektif karena banyaknya pengguna media sosial yang ingin juga di dengar atau diketahui opininya sehingga opini-opini dari masyarakat lain hilang karena banyaknya opini-opini baru yag masuk , namun bentuk komunikasi melalu media banyak juga mendapat dukungan dari masyarakat karena dianggap tak perlu repot untuk menyampaikannya secara langsung kepada yang bersangkutan atau para lakon politik.

Bagaimana pendapat para anak muda tentang komunikasi melalui media sosial? Ini akan sangat dianggap baik karena secara langsung akan dibaca oleh para lakon politik tentang inisiatif atau opini dari mereka, walaupun kadang tak mendapat jawaban langsung.

Bentuk-bentuk semacam ini akan banyak kita temui jika pemilihan calon-calon anggota politik maupun kepala daerah akan segera dimulai. Bahkan tak banyak memulai aksi itu setahun sebelum pemilihan dilakukan. Bahkan mereka tak jarang meng-update setiap hari mengenai pemberitaan tentang kesiapan - kesiapan mereka untuk menduduki singasana pemerintahan.

Track record adalah salah satu postingan yang menarik dalam setiap pemberitaan melalui media sosial, hal ini dianggap sebagai senjata andalan untuk mempengaruhi para pembaca diakun mereka. Selain itu, pro terhadap anak muda atau para pemuda pemudi bangsa adalah cara yang ampuh untuk menarik simpatisan secara lebih karena dianggap para pemuda-pemudi bangsa adalah pengguna nomor satu dimedia sosial, selain itu mereka juga mengganggap bahwa anak muda ini merasa diperhatikan sehingga media sosial banyak digunakan untuk menarik minat simpatisan.

Selain pro terhadap anak muda bangsa, bentuk sumbangsi-sumbangsi serta janji-janji banyak diumbar dimedia sosial agar para anak muda bangsa siap mendukung mereka dalam pemilihan nantinya. Namun, walaupun cara ini banyak digunakan tak jarang anak muda bangsa berpikir kritis terhadap cara yang mereka lakukan. Ada yang mengganggap ini adalah bentuk pencitraan namun ada juga yang mengganggap ini positif.

Namun, apa pun itu yang dilakukan para lakon politik terhadap media sosial, baik itu pencitraan ataupun cara mereka berkomunikasi dengan rakyat. Mari kita berpikir positif demi kemajuan bangsa Indoneisa. Karena anak muda bangsa adalah satu aset berharga untuk Indonesia kedepan.

#LombaEsaiPolitik