Mendengar kata handphone tentu kita sudah tidak asing lagi. Saat ini handphone adalah salah satu alat komunikasi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan sudah menjadi kebutuhan primer di samping sandang, pangan, dan papan. Seiring berkembangnya zaman, handphone sudah banyak digunakan diberbagai kalangan, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. Benda berukuran kecil tersebut memiliki dampak bagi penggunanya, salah satunya sangat berpengaruh dalam belajar.

Belajar merupakan kewajiban seorang siswa atau mahasiswa. Namun, pernahkah teman-teman merasa terganggu saat sedang belajar karena handphone? Tentunya, pasti kita pernah merasakan hal yang sama. Gangguan dari handphone sangatlah menarik perhatian kita saat belajar. Sebagai seorang siswa atau mahasiswa, notifikasi pada handphone dapat mengganggu saat sedang belajar. Notifikasi dapat membuat rasa penasaran kita untuk melihatnya atau hanya sekadar memastikan apakah pesan tersebut penting atau tidak.

Berawal dari membuka handphone hanya untuk notifikasi terkadang sampai kebablasan untuk melihat media sosial. Adanya media sosial tersebut dapat membuat kita lebih suka menghabiskan waktu untuk melihatnya daripada belajar. Pengaruh handphone saat belajar sangatlah besar. Baru belajar lima menit, tetapi malah tergoda untuk melihat handphone dan akhirnya lebih lama bermain handphone daripada belajar. Terlalu lama dalam melihat handphone akan membuat kita melupakan belajar.

Niat kita yang awalnya belajar akan berubah karena handphone. Setelah puas bermain handphone akhirnya menimbulkan pemikiran untuk beristirahat sejenak, lalu kembali belajar. Selanjutnya, ketika ingin kembali belajar biasanya kita membutuhkan 10 hingga 15 menit untuk dapat fokus kembali terhadap sesuatu yang sedang dilakukan. Pada waktu tersebut terkadang timbul rasa kantuk dalam diri kita, sehingga membuat tidak jadi belajar.

Penggunaan handphone secara berlebihan akan memengaruhi prestasi belajar. Misalkan, saat ujian siswa atau mahasiswa dapat menyontek atau menanyakan jawaban dengan mudah kepada teman melalui handphone. Perilaku tersebut tentu akan mengurangi minat belajar, karena mereka menganggap sudah pasti dapat mengerjakan ujian asalkan terdapat handphone. Perbuatan seperti itu dapat terjadi karena pada saat belajar kita malah sibuk bermain handphone, sehingga ketika dilaksanakan ujian tidak dapat mengerjakan.

Terlalu lama bermain handphone saat belajar disebabkan oleh kurangnya kefokusan kita ketika belajar. Jika terdapat gangguan sedikit, maka konsentrasi kita akan teralihkan ke hal yang lain. Fokus pada satu pekerjaan dalam waktu lama, terutama saat belajar sangatlah sulit. Mengapa kita sangat diharuskan untuk fokus ketika belajar? Hal tersebut karena kefokusan dapat menjadi modal utama agar kita lebih mudah memahami materi atau pelajaran.

Pada kondisi pandemi saat ini mengharuskan kita untuk selalu bersama handphone. Hal tersebut karena berbagai informasi terdapat pada handphone. Selain itu, proses pembelajaran juga dilakukan secara online. Semakin sering kita bersama handphone saat belajar tentu akan semakin sulit untuk menjauhinya, sehingga akan menyebabkan belajar kita menjadi tidak berkualitas.

Penggunaan handphone yang tepat pada waktunya akan menimbulkan pengaruh positif. Namun, penggunaan handphone yang tidak tepat pada waktunya akan menimbulkan pengaruh negatif. Pengaruh negatif yang ditimbulkan jika bermain handphone saat belajar akan menyebabkan kerugian pada diri kita, karena tidak memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. Sebaliknya, jika kita menggunakan handphone tepat pada waktunya, maka handphone dapat menjadi media pembelajaran untuk menambah ilmu pengetahuan.

Bagaimana sih caranya kita dapat meningkatkan fokus saat belajar? Salah satunya adalah dengan menerapkan deep work. Deep work ini dapat menjadi cara agar kita lebih fokus dalam belajar. Jadi, sebanyak apapun gangguan dari luar, kita tidak akan mudah teralihkan konsentrasinya. Namun, perlu diingat bahwa untuk belajar dengan penuh konsentrasi membutuhkan latihan yang tekun dan serius.

Cara pertama untuk menerapkan deep work yaitu membuat jadwal. Waktu yang tepat untuk menerapkannya adalah saat istirahat atau saat belajar di malam hari. Kedua, menentukan waktu. Bagi pemula biasanya dapat dilakukan selama satu jam. Jadi, selama satu jam kita harus konsentrasi penuh untuk belajar, yaitu dengan tidak melihat handphone, menonton youtube, atau beberapa kegiatan lainnya yang dapat mengganggu konsentrasi kita. Setelah satu jam kita diperbolehkan untuk beristirahat selama 15 sampai 20 menit.

Istirahat sangat penting saat belajar karena dapat meningkatkan kefokusan dan konsentrasi, serta dapat memaksimalkan kinerja otak dalam belajar. Saat istirahat kita diperbolehkan untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya harus kita jauhi. Setelah istirahat, baru kita mulai lagi belajarnya. Setelah terbiasa dengan aktivitas tersebut, kita dapat menambah deep work dari yang awalnya satu jam menjadi dua jam dan seterusnya.

Ketiga, mencari tempat yang nyaman. Suasana yang kurang kondusif dan tidak tenang akan mengganggu kefokusan kita dalam belajar. Oleh karena itu, carilah tempat yang nyaman, tenang, tidak berisik, dan cocok untuk kita belajar. Keempat, lakukan persiapan sebelum belajar. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membawa cemilan dan minuman. Kelima, tidur malam yang cukup agar keesokan harinya tubuh menjadi segar dan dapat melakukan deep work kembali.

Salah satu poin penting yang perlu diterapkan ketika belajar adalah kemampuan untuk fokus. Kalau teman-teman termasuk tipe orang yang mudah fokus atau malah susah fokus, nih? Kalau kita termasuk tipe orang yang susah fokus, hal tersebut dikarenakan kondisi belajar yang kurang ideal dan banyaknya gangguan. Jadi, marilah kita jauhkan diri dari hal-hal yang dapat mengganggu belajar, terutama handphone.