Teman-teman pasti sudah mengetahui apa itu SKS? Yap benar sekali, Sistem Kebut Semalam! Sistem Kebut Semalam (SKS) pasti sudah tidak asing lagi bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Sistem kebut semalam dapat diibaratkan seperti mendapat untung yang sebesar-besarnya dengan usaha yang sekecil-kecilnya.

Sistem kebut semalam merupakan metode belajar dan menghafal suatu materi dalam kurun waktu satu malam. Padahal, sistem kebut semalam tidak baik dilakukan karena dapat memengaruhi kesehatan. Hal ini disebabkan kita memaksa otak untuk dapat menyerap seluruh materi selama semalam, bahkan ada yang rela tidak tidur hanya demi menuntaskan materi tersebut.

Faktor utama pelajar dan mahasiswa melakukan sistem kebut semalam, yaitu kebiasaan menunda-nunda. Pada dunia psikologi sifat menunda disebut temporal discount. Artinya semakin jauh jarak tugas dari deadline, maka kita akan menganggap jika tugas tersebut semakin kurang penting. Kebiasaan menunda dapat berasal dari kemalasan. 

Biasanya para pelaku sistem kebut semalam merasa bahwa metode ini memunculkan adrenalin rush yang dapat meningkatkan kemampuan seseorang saat terdesak, sehingga otak dapat menyerap materi dengan cepat. Selain itu, penyebab seseorang melakukan sistem kebut semalam adalah aktif mengikuti organisasi di sekolah atau universitas.

Sistem kebut semalam juga dapat terjadi karena kepepet. Pernahkah teman-teman mendengar kalimat the power of  kepepet? Hal ini sering terjadi bagi para deadliner yang mengerjakan tugasnya H-1 pengumpulan. Bagi mereka detik-detik pengumpulan tugas dapat menumbuhkan kreativitas dan inspirasi.

Meskipun sistem kebut semalam sering dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa, tetapi metode ini nyatanya tidak efektif. Seseorang yang sering melakukan sistem kebut semalam tentu akan memaksa otak untuk terus bekerja sehingga menyebabkan penurunan efisiensi ketika kurang tidur.

Sistem kebut semalam juga dapat membuat otak menjadi panik. Hal ini dikarenakan otak diberi memori dalam jumlah banyak secara terus-menerus. Fungsi otak akan terganggu sehingga mengalami kelelahan, akibatnya saat pagi hari kita tidak dapat konsentrasi dan mengantuk. Sistem kebut semalam ini hanya mengandalkan memori jangka pendek yang sifatnya sementara.

Ketika melakukan sistem kebut semalam, otak kita hanya mampu menghafal tanpa menyerap materi untuk jangka panjang. Oleh karena itu, kita sering tidak mengingat apa yang telah dipelajari saat malam hari. Ketika mengerjakan soal, kalimat yang sering diucapkan oleh pelajar dan mahasiswa adalah “padahal semalam sudah dipelajari nih, apa ya jawabannya, saat ujian malah lupa.”

Belajar semalaman akan memaksa kita untuk begadang, sehingga akan menyebabkan kurang tidur. Tidur berfungsi untuk meningkatkan kemampuan otak dalam hal konsentrasi, fokus, dan kreativitas. Begadang secara terus-menerus dapat menyebabkan insomnia yang mengganggu jadwal tidur kita. Kurang tidur juga dapat mengakibatkan risiko obesitas dan penuaan dini.

Jika sistem kebut semalam rutin dilakukan, maka dapat membuat otak tidak responsif. Selain itu, sistem kebut semalam juga dapat membuat gangguan psikis, karena hormon kortisol meningkat sehingga membuat kita menjadi stress.

Banyak orang yang menganggap sistem kebut semalam sebagai metode belajar yang tidak efektif. Namun, terdapat beberapa orang yang menganggap bahwa sistem kebut semalam merupakan metode belajar yang efektif. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari cara belajar atau kebiasaan yang dilakukan oleh masing-masing individu.

Ada beberapa pelajar dan mahasiswa yang merasa percuma jika dirinya telah belajar dengan cara mencicil dari jauh-jauh hari. Hal ini karena seiring berjalannya waktu menyebabkan materi yang telah dipelajari akan hilang dan terlupakan. Sedangkan, menurut pelajar dan mahasiswa yang tidak menyukai sistem kebut semalam, pemikiran tersebut adalah pemikiran yang tidak tepat.

Hal ini karena dengan mencicil belajar, maka perlahan kita akan mengingat materi yang dipelajari. Selain itu, belajar secara mencicil dapat meringankan beban, sehingga sebelum ujian tiba kita hanya mereview, mempelajari ulang materi, dan berlatih mengerjakan soal. Menurut mereka, belajar dengan metode sistem kebut semalam hanya menghafal materi tanpa memahami.

Bagi setiap individu sistem kebut semalam memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang diperoleh dari sistem kebut semalam tentu tidak banyak, yaitu mudah diingat dalam sekejap dan tidak memakan banyak waktu.

Kekurangan sistem kebut semalam, yaitu mudah dilupakan karena materi yang kita hafal bersifat lebih mudah dihafal dan lebih mudah dilupakan juga. Selain itu, menyebabkan otak menjadi lelah dan blank saat ujian tiba, penyerapan materi yang kurang maksimal, serta membuat daya tahan tubuh menurun karena kurangnya tidur dan istirahat.

Untuk menghindari sistem kebut semalam ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Pertama, buatlah ruang belajar senyaman mungkin, karena dapat memengaruhi proses belajar kita. Kedua, kenali cara belajar terbaik versi kita, seperti visual, auditif, kinestetik, dan campuran. Hal ini karena setiap orang memiliki cara belajar yang sesuai untuk dirinya sendiri.

Ketiga, membuat mind mapping setiap materi untuk membantu kita dalam menghafal. Jika terlalu rumit membuat mind mapping, maka dapat menuliskan poin-poin pentingnya. Keempat, perhatikan guru atau dosen ketika sedang memberi penjelasan dalam kelas, lalu buatlah rangkuman. Kelima, luangkan waktu sekitar 10-15 menit untuk membaca ulang rangkuman yang telah ditulis.

Sistem kebut semalam memiliki banyak kekurangan dibandingkan kelebihannya. Oleh karena itu, metode belajar ini tidak efektif dan tidak optimal untuk dilakukan, karena materi yang dipelajari tidak akan menyerap di memori jangka panjang kita. Jangan terbiasa dengan segala sesuatu yang instan dan stop menjadi penunda. Yuk, mulailah belajar secara perlahan dari sekarang!