Siapa sih yang tidak kenal desain grafis? Dewasa kini kebutuhan desain grafis menjadi hal pokok di setiap informasi digital. Tampilan menarik serta informatif menjadi salah satu nilai dari suatu desain grafis yang sering dijumpai di dunia maya.

Desain grafis sudah menjadi makanan sehari-hari untuk pelajar yang masuk dalam divisi media di organisasi yang mereka ikuti, mulai dari membuat poster,  feed Instagram, dan lain sebagainya. Permintaan dari berbagai divisi untuk meminta dibuatkan suatu desain guna menyampaikan informasi.

Zaman sudah berkembang, perubahan teknologi juga mendorong perubahan dunia desain grafis. Berbagai macam kemudahan sudah hadir untuk menunjang seseorang membuat desain yang mereka butuhkan. Bahkan di beberapa platform baik itu aplikasi atau website sudah memberikan cara praktis dan efisien agar mudah mengerjakan suatu desain grafis.

CorelDraw, Adobe Illustrator, dan Adobe Photoshop merupakan aplikasi yang sering sekali digunakan para desainer untuk membuat desain grafis. Ketiga aplikasi ini memiliki ciri khasnya masing-masing yang disesuaikan dengan tujuan aplikasi tersebut dibuat.

CorelDraw dan Adobe Illustrator lebih sering digunakan untuk membuat desain yang menggunakan vector atau ilustrasi. Kedua aplikasi ini lebih sering digunakan untuk membuat asset gambar. kedua aplikasi tersebut juga bisa digunakan untuk membuat poster, desain spanduk atau MMT, id card atau tanda pengenal, undangan dan hal lain sebagainya.

Adobe Photoshop sendiri sering kali digunakan untuk mengedit foto atau hal yang berhubungan dengan dokumentasi. Dengan Adobe Photoshop kita bisa mengubah bentuk foto sesuai yang diinginkan. Entah itu mengubah objek ataupun menambah objek.

Adobe Photoshop sendiri juga bisa digunakan untuk membuat poster dan semacamnya, namun kebanyakan desainer yang menggunakan Photoshop lebih sering menonjolkan ciri realistis pada desainnya. Poster film yang kita lihat di bioskop maupun media social adalah salah satu contohnya.

Ketiga aplikasi desain tersebut sebenarnya sangat mudah dipelajari asalkan tekun dan terus berlatih. Konsisten juga menjadi kunci dari pelatihan untuk menguasai ketiga aplikasi tersebut. Masalah ide atau hal lainnya bisa menggunakan metode ATM.

Metode ATM atau Amati, Tiru, Modifikasi bukanlah hal yang asing lagi di dunia desain grafis. Seseorang yang sedang memiliki kebuntuan atau sedang belajar mengenai desain biasanya melakukan hal ini. Tidak semata-mata meniru langsung melainkan untuk memicu ide baru.

Metode ini sangat efektif bila hanya untuk melatih kemampuan, jika digunakan untuk membuat poster atau infografis. Biasanya metode ATM meninggalkan ciri yang sama dengan desain yang dijadikan subjek metode ini. Namun tidak dapat dipungkiri sebagai seorang desain grafis hal ini sulit untuk dihindari.

Waktu terus berjalan sampai pada akhirnya muncul suatu platform bernama Canva. Canva ini sendiri juga merupakan platform desain grafis yang banyak diminati karena tersedia dalam dua versi, yaitu versi website dan aplikasi.

Canva bisa diakses melalui gawai maupun laptop dan juga tersedia berbagai macam kemudahan untuk membuat desain. Canva sendiri juga memiliki suatu template yang memudahkan pengguna untuk membuat desain yang ingin dibuat.

Poster, infografis, kartu pengenal, feed Instagram hingga membuat PPT juga tersedia di sana. Dengan segudang asset yang mampu digunakan secara leluasa menjadikan Canva sebagai aplikasi desain yang paling banyak digunakan pada saat mendekati dateline atau tenggat waktu.

Efisien dan praktis menjadi alasan banyak orang menggunakan Canva. Bisa digunakan melalui gawai menjadi poin tambah Canva daripada ketiga aplikasi di atas. Namun Kembali lagi pada kenyamanan masing-masing mana yang lebih cocok untuk dirinya.

Para desainer grafis kini sering dicari pada instansi – instansi besar. Dari perusahaan hingga kantor pemerintahan sering kali membutuhkan jasa desainer grafis untuk membuat suatu hal atau mendesain. Kebanyakan mereka dibutuhkan untuk membuat suatu poster atau infografis mengenai suatu hal yang harus disampaikan.

Di sinilah peluang untuk mencari uang saku tambahan. Dengan pilihan aplikasi di atas, siapa saja dan memiliki kemauan bisa memanfaatkan momentum ini. Desain grafis sendiri juga sering digunakan untuk strategi marketing supaya perusahaan atau produk mereka semakin diketahui banyak orang.

Terdapat juga beberapa tim desainer yang membuka jasa khusus untuk membuat postingan di Instagram. Para pengguna jasa tim desainer memiliki tujuan agar semua orang mengetahui tentang mereka atau supaya memiliki ketertarikan dengan perusahaan maupun produk mereka.

Dengan postingan yang menarik akan membuat banyak orang lebih sering berkunjung pada Instagram mereka. Dengan adanya traffic yang tinggi mereka bisa mencapai target omzet yang telah diinginkan. Sungguh menarik bukan?

Pekerja lepas desain juga sering mendapat pesanan sesuai dengan kemampuan yang mereka tawarkan. Kebanyakan mereka akan dimintai pesanan untuk membuat kaos, logo, desain stiker atau hal lain. Para pekerja lepas ini lebih menggiurkan karena bisa mematok harga sendiri.

Jangan ragu untuk mulai masuk ke dunia desain grafis. Berawal dari niat kecil hingga coba – coba merupakan .langkah yang bagus. Ambil setiap peluang yang ada selama masih bisa mengerjakan suatu hal yang bermnfaat.

Mendapatkan hasil sendiri sesuai dengan bidang yang diminati juga menjadi hal yang membanggakan. Kapan lagi bisa mendapatkan penghasilan hanya dengan modal membuat desain grafis. Terus bergerak maju dan terus berinovasi sebagai anak muda.