Saat-saat fajar mulai menyingsing. Maka di saat itu pula Anda mulai terbangun. Anda sadar betul bahwa dunia, wabah, dan kelaparan di masa lalu dan saat ini akan menjadi musuh terbesar,—selama periode kemanusiaan.

Sedikit kesalahan kecil atau satu nasib buruk yang Anda perbuat saat ini bisa dengan mudah menjadi satu ancaman besar bagi penduduk kota, wilayah dan keluarga bagi Anda.

Jika hujan lebat, dan pengundulan hutan menimbulkan kerusakan alam dan tanah longsor bagi Anda. Maka tanggal 31 December 2021 menewaskan satu petani ladang di wilayah penanaman. Tepatnya di kawasan pertanian, Desa Sukabumi, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu NTB.

Atau, misalnya, —jika kekeringan panjang melanda India dan Mesir pada abad pertengahan. Bukan hal yang buruk bagi Anda bila 5-10 persen penduduk mereka telah musnah. Transportasi telah lambat, peyediaan stok makanan terlalu menumpuk, dan biaya produksi terlalu meningkat.

Anda boleh baca dan buka buku manapun, dan Anda akan menemukan jiwa-jiwa dan penduduk-penduduk miskin yang lemah. Karena di akibatkan oleh kelaparan dan kemeralatan, sebab karena serba kekurangan.

Sekitar 2.8 juta orang penduduk Prancis mengalami penurunan populasi. Karena dampaknya kelaparan pada tahun 1692 sampai pada tahun 1694. Selama satu tahun berturut-turut. Sementara Louis XIV, Raja Matahari hanya menghabiskan waktu bersama pelayannya di Versailles. Di sebabkan, karena tidak bisa kemana-mana.

Selanjutnya tahun 1695 adalah bencana kelaparan yang menewaskan korban Estonia. Sekitar seperlima populasi penduduk mereka telah musnah. Satu tahun setelah selang kemudian di susul oleh Finlandia hingga sepertiga dan seperempat,—jumlah populasi mereka telah punah.

Kemungkinan besar di antara kita akan mengurai bagaimana pahitnya. Jika bekerja di MCc Donal tanpa harus sarapan dan  makan siang. Karena dengan satu alasan gaji Anda belum cair.

Anda tidak akan tahu bahwa gaji yang Anda dapatkan dari MCc Donal itu akan mengancam satu kelaparan keluarga, wilayah dan kota.

Karena, —jika permasalahan gaji, upah dan stok makanan yang tersedia tidak memenuhi syarat dan wilayah produksi Anda, keluarga, wilayah dan kota. Maka kemiskinan Anda, keluarga, wilayah dan kota akan menyebabkan masalah kesehatan, dan gizi buruk. Di Prancis sekitar 6 juta populasi penduduk mengalami kerawanan nutrisi.

Satu alasan yang membuat mereka celaka, yaitu jumlah kandungan nutrisi, protein dan vitamin yang mereka produksi dalam makanan dan minuman bagi mereka adalah tidak cukup, dan tidak seimbang dari penyediaan stok kebutuhan maksimal.

Memang jelas, di sebagian dunia masa kini, penyediaan makanan dan kesehatan telah menjadi masalah besar yang lebih buruk. Di bandingkan masalah kelaparan.

Pada abad ke-18, Marie Antoinette, menghimbaukan kepada masa. Dan mengatakan kepada mereka; jika Anda kehabisan Roti. Maka Anda harus makan kue. Kini semua masyarakat memakan itu.

Karena sebagian mereka pahami dan percaya bahwa di dalam nutrisi dan kandungan makanan itu terdapat perbaikan gizi, penyakit, dan masalah kesehatan.

Permasalahan Penyakit, dan Kesehatan.

Terlepas dari kesulitan, dan kerusakan itu yang mereka alami. Seluruh komunitas dokter menyatakan kembali bahwa, gizi, makanan, dan penyakit itu sangat mematikan.

Sementara para ilmuwan, sains dan epidemiologi hanya butuh waktu beberapa saat untuk mengidentifikasinya. Yaitu bagaimana cara memahami gizi, kandungan makanan dan virus yang bekerja dan menyebar ke mana-mana.

Tetapi dalam tempo 10 tahun terakhir, obat-obatan, dan makanan telah berubah menjadi sarang epidemi. Dari penyakit-penyakit kanker hingga menuai kronis. Dan dari penyakit tumor hingga ajal mengintai. Meningkat,— dari stadium satu hingga mencapai stadium empat (mati).

Coba Anda bayangkan, jika seandainya penyakit itu terjadi pada tahun 1581, dan bukan 1981 —kemungkinan besar manusia, penyakit, dan alam ini akan terpisah.

Tidak ada yang tahu apa penyebab epidemi dan penyakit menyebar pada saat itu, serta bagaimana cara mengobatinya. Terlepas dari jumlah korban yang mematikan dan menewaskan hingga membunuh jutaan orang. Karena di akibatkan oleh malaria, tumor, epidemi, AIDS, kanker, kronis dan makanan.

Pada masa-masa sebelumnya, sangat relatif sedikit orang-orang yang bisa hidup lama, sebelum ajal penyakit itu mengintai. Banyak di antara mereka yang takut bahwa maut hitam akan mendekati dan mengutuknya kembali.

Namun berkat senjata dokter, dan ilmuan yang paling ampuh. Kini seluruh ketakutan dan jenis penyakit yang mereka alami bisa teratasi. Tahun 2015 para dokter mengumumumkan penemuan baru bahwa antibiotik memiliki kemampuan khusus—menumpas segala jenis kuman-kuman.

Sebagian Anda, dan sejumlah ahli mengakui dan meyakini, bahwa penyakit dan dunia saat ini akan di huni oleh robot-robot nano, yang suatu saat akan bergerak ke dalam sel-sel aliran darah Anda. Yang kemudian mengidentifikasi penyakit-penyakit Anda, memperbaiki pertumbuhan-pertumbuhan Anda, membunuh kuman-kuman Anda, dan membasmi kanker sel-sel Anda.

Para jendral, panglima, epidemiologi, polisi, dokter, dan politisi mungkin mempunyai 190 juta pengalaman dalam melawan musuh, dan penyakit.

Di bandingkan mikroorganisme sudah mempunyai 500 miliar pengalaman memerangi predator bionik yang "mematikan". Sehingga sesuatu saat yang Anda cemaskan bisa mereka lumpuhkan secara kolektif.

Jendral dan panglima mungkin tidak bisa mengalahkan robot-robot nano, mesin-mesin elektrik, komputer-komputer cerdas dan teknik-teknik robotika yang strategis. Melainkan benda itu sudah melampaui batas kecerdasan dan kemampuan benda lain. —Selain daripada epidemiologi, dokter dan ahli sains.

Cuman yang harus kita lakukan di sini adalah bagaimana mengendalikan dunia, manusia, sains dan teknologi.

Kita tidak akan menerangai semua ini sebagai ancaman bagi manusia. Tetapi kita akan melihat kegagalan kita terletak pada keburukan sains dan teknologi yang tidak memadai dan tidak bertanggung jawab.

Anda tahu,—kemungkinan yang akan datang, bioteknologi akan mengalahkan bakteri dan kuman-kuman. Tetapi pada saat yang sama. Para dokter dan militer akan melawan musuh dan penyakit dengan suatu ancaman.

Bagi kita, —mungkin Anda akan menyatakan bahwa predator yang mematikan masa depan manusia adalah bukan senjata nuklir, dan bukan senjata tenk, melainkan senjata “Biotek dan Infotek”. Yaitu gabungan sel-sel yang hidup dengan teknologi buatan.