2 bulan lalu · 48 view · 5 min baca menit baca · Lingkungan 35036_78292.jpg

Manfaat Kertas bagi Kehidupan Kita

Sumber daya alam banyak manfaatnya bagi manusia. Allah menciptakan alam semesta untuk kesejahteraan manusia. Salah satunya kertas, familiar sekali di sekitar hidup kita. Sering kita jumpai kertas untuk membungkus makanan, hiasan, membungkus hadiah, membukukan tulisan menjadi sebuah karya dan masih banyak lagi. 

Kertas dibuat dari bahan baku kayu atau tumbuhan berserat. Pengelolaan kertas perlu menggunakan mesin dan teknologi yang tepat, ekonomis agar hasilnya sesuai harapan dan tidak mengganggu lingkungan. Begitu pula dalam memilih bahan alam perlu pemilihan yang baik agar tidak berdampak buruk pada pelestarian lingkungan.

Sudah hal umum, kertas menjadi barang kebutuhan yang biasa di kehidupan sehari-hari. Seperti sekolah, percetakan, rumah, dan universitas. Memang bukan barang mahal, namun menjadi faktor penting yang sering kita jumpai di kehidupan kita sehari-hari. Sudah sejak Peradaban Cina kertas dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup.

Tanpa kita sadari kertas merupakan hal sepele yang tidak banyak orang mengetahui baik dan buruknya. Ketahuilah dalam penggunaan kertas perlu tahu ilmu pengetahuannya. Sehingga dalam pemilihan bahan dan penggunaan kertas tidak berdampak pada keadaan lingkunga kita. 

Kita sebagai manusia harus bisa menjadi sosok yang kreatif dan inovasi agar kertas bisa digunakan sebaik-baiknya sehingga tidak menjadi sampah lingkungan yang tidak bermanfaat. Tetapi, kembali lagi pada cara kita mengubah sampah lingkungan menjadi sesuatu yang berharga dengan mengelola sampah yang tepat.

Sudah beberapa tahun yang lalu kertas dikenal dan dipergunakan. Selama beberapa tahun berlalu kertas menjadi usaha yang menjanjikan bagi seorang pengusaha. Namun, jangan sampai usaha pengembangan kertas berdampak buruk bagi alam ciptaan Allah ini. 


Usaha pengembangan kertas tersebut harus mampu menjadi program dalam pelestarian lingkungan. Menurut saya ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan kertas secara bijak. Penulis mengaitkan hal tersebut pada beberapa faktor.

Pertama, asal kertas dalam pengambilan bahan alam.  Bahan baku pembuat kertas ada banyak salah satunya yaitu kayu yang berserat banyak air hanya sedikit, bambu yang berasal dari pohon bambu dan papirus/pohon. Kayu berasal dari pohon yang sudah ditebang. 

Dalam penebangan pohon itu perlu diperhatikan kualitas pohon siap ditebang atau tidak. Karena, dengan penebangan yang asal tidak beraturan dapat menyebabkan kerusakan alam. Seperti Qur’an Surah Al-Qaṣaṣ ayat 77 mengenai menjaga lingkungan dan larangan merusak lingkungan. 

Artinya : “Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan”. 

Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa kita sebagai makhluk Allah pergunakanlah ilmu dengan baik untuk menjaga kelestarian alam bukan untuk merusak alam. Setelah pohon ditebang kita perlu melakukan reboisasi dalam menjaga pohon tetap lestari, sehingga selalu tercipta lingkungan yang aman. 

Cara pemilihan pohon dengan memperhatikan kualitasnya untuk menghasilkan kertas yang diperoleh baik. Selain kayu, untuk mengurangi banyak penebang pohon di hutan dalam pembuatan kertas bisa beralih pada bambu. Penggunaan bambu untuk pembuatan kertas merupakan cara ramah lingkungan karena pohon bambu mudah ditanam dan hasil yang diperoleh kertas menjadi halus. 

Maka, kita perlu mencari bahan alternatif lain dalam menghasilkan nilai guna kertas baik untuk masyarakat. Hal itu dilakukan agar dalam pembuatan kertas tidak melulu menggunakan bahan yang bersumber dari pohon di hutan saja. Namun, ada bahan baku lain dalam pembuatan kertas dan mampu meningkatkan nilai manfaat kertas.

Kedua, penggunaan alat dalam pengelolaan kertas. Bukan hanya bahan dari alam saja yang diperhatikan untuk pengelolaan kertas menjadi nilai manfaat bagi masyarakat. Tetapi, penggunaan alat juga menjadi faktor penting dalam pengelolaan kertas agar ramah lingkungan. Proses pengelolaan kertas membutuhkan teknologi yang dapat mengurangi limbah sehingga tidak mengakibatkan pencemaran lingkungan. 

Pemilihan alat atau mesin yang tepat, efisien dan ekonomis menghasilakan kelestarian lingkungan asri dan sehat. Selain, kita memperhatikan alat dalam penggunaan mengolah kertas. Perlu kita mengubah kebiasaan sehari-hari dalam menggunakan kertas tidak secara berlebih-lebihan akan tetapi menggunakan dengan seperlunya saja. 


Dalam Qur’an surah Al-Isra’ ayat 31, artinya : “Sesungguhnya  Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. Agar kita tidak berlebih-lebihan perlu menerapkan kesadaran kita sebagai makhluk Allah dalam menjaga lingkungan bebas penyakit dan bersih. Melihat lingkungan bersih, sehat sedap di pandang mata. 

Hal itu merupakan sesuatu yang baik dilakukan karena kebersihan sebagian dari iman. Dapat dilakukan dengan cara ; 1) Mengurangi pemakaian kertas dengan mengganti alternatif lain. Misalnya, memilih produk yang dapat di isi ulang. 2) Memilih kemasan yang mudah terurai dan bisa di daur ulang. 3) Menggunakan produk yang bisa digunakan kembali. Misal, ada sisi kertas kosong bisa dimanfaatkan untuk menulis.

Ketiga, proses pengelolaan limbah kertas. Banyak kita lihat di sekitar kita kertas-kertas berserakan atau bertebaran di jalan dan menumpuk di tempat sampah lama didiamkan. Hal itu mengganggu pemandangan apalagi jika tercium bau tak sedap mengakibatkan lingkungan tidak sehat.

Jika terjadi seperti itu perlu kepekaan dan kesadaran kita untuk mengubah hal yang kurang baik itu menjadi hal yang bermanfaat. Dengan cara setiap rumah memisahkan sampah organik dan non organik atau bisa dengan alternatif satu desa dibuat pembuangan sampah organik dan non organik. Hal itu dilakukan agar sampah menjadi nilai yang bermanfaat bagi masyarakat. 

Setelah sampah dipisahkan di jual ke pengepul sampah untuk di daur ulang atau masyarakat bisa menyumbangkan/menjual ke pengrajin untuk dibuat suatu karya kerajian. Hal itu akan menambah nilai limbah menjadi nilai guna tinggi. Dalam persoalan limbah kertas ini bukan hanya masalah kita harus kreatif dan inovasi saja. Tetapi juga cara kita mencari peningkatan manfaat limbah kertas agar tidak berdampak pada lingkungan kita.

Ungkapan di atas, kalau kita pikirkan ada benarnya. Jika kertas dimanfaatkan dengan baik akan menjadi nilai guna tinggi. Seperti, kertas yang tidak terpakai dikumpulkan diubah  dan dibuat suatu hiasan rumah atau barang yang mewah akan terlihat menarik dan bermanfaat. 

Daripada, hanya digunakan satu kali buang di tempat sampah tidak ada tindak lanjut akan menjadi sampah yang kurang bermanfaat. Untuk mencapai semua itu inisiatif  dan kreatifitas kita diperlukan dalam melihat sampah kertas. Sebab, sampah kertas hanya didiamkan menjadi limbah yang akan mencemari lingkungan. Agar menjaga kelestarian alam tetap terjaga sampah kertas diubah atau dibentuk sesuatu yang bermanfaat bagi hidup kita. 

Hal tersebut tidak muncul begitu saja perlu kesadaran dan kepekaan kita terhadap lingkungan yang bertujuan agar alam yang Allah ciptakan dengan baik tetap bersih, asri dan baik bagi kesehatan. Dijelaskan dalam Qur’an Surah Ṣād ayat 27 bahwa, “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dengan sia-sia.” Dapat kita katakan Allah menciptakan apa yang ada di bumi dan di langit selalu ada hikmah dan manfaat didalamnya.

Ini merupakan sebuah pendapat yang bersifat subjektif. Ketiga hal tersebut sebaiknya menjadi sebuah pertimbangan dalam memanfaatkan kertas bagi kita. Bukan bermaksud menggurui, ini hanya sebuah pengamatan dan opini penulis. 


Semoga kita lebih memperhatikan lagi dalam memanfaatkan kertas dengan sebaik-baiknya sehingga kertas dapat menjadi nilai manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar kita.

Artikel Terkait