"Selamat dari Indonesia untuk Yang Mulia Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri Malaysia. Datuk Anwar adalah tokoh yang sudah lama dikenal luas dan dihormati oleh rakyat Indonesia," Ucapan tersebut datang dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui akun Instagram.

Menurut Presiden Jokowi, Anwar Ibrahim merupakan sosok yang dikenal luas di Indonesia dan banyak di hormati oleh masyarakat Indonesia. Dalam percakapannya, Presiden Jokowi berharap dapat memperkokoh hubungan bilateral di bidang pariwisata, kebudayaan hingga isu perbatasan.

Kemudian, ucapan selamat disusul oleh netizen Indonesia yang mengucapkan selamat melalui komentar di Instagram. Perjuangan Anwar Ibrahim banyak diuntit oleh netizen Indonesia dari mulai menjadi Wakil Perdana Menteri Era Mahathir Muhammad 1994 hingga sekarang.

Perjalanan Politik Anwar Ibrahim tidaklah mudah. Banyak sekali kontroversi yang menimpanya selagi menjabat hingga pernah masuk bui. Walau demikian, masyarakat Indonesia tetap menganggap Anwar Ibrahim adalah sosok yang mampu mereformasi Malaysia.  Hal ini dibuktikan ketika Beliau dituduh melakukan korupsi hingga dugaan penghalangan kasus sodomi hingga membuatnya di penjara.

Selepas keluar dari penjara, Mahathir Muhammad merapat ke Anwar Ibrahim untuk membantu membongkar borok Perdana Menteri saat itu Najib Razak. Hal ini bertujuan untuk memberantas korupsi yang dialami oleh Malaysia selama ini.

Anwar Ibrahim sangat dekat dengan Mantan Presiden Republik Indonesia BJ Habibie. Anwar menganggap BJ Habibie sebagai kakaknya. Bahkan ketika Anwar Ibrahim di jebloskan ke dalam penjara pada 1999,  Dia menduga intel Indonesia mengetahui dirinya disiksa dan dipukul ketika itu. 

Mendengar hal itu, Habibie lantas membuat langkah diplomatis dengan mengirim surat kepada otoritas Malaysia. Isinya, Habibie meminta Anwar untuk tak diapa-apakan.

Perhatian Habibie terhadap Anwar berlanjut saat politisi Malaysia itu mengikuti proses pengadilan pada 2015. Dia dituduh melakukan tindakan asusila sodomi.

Anwar bercerita, sehari sebelum vonis pengadilan dibacakan, dia sempat menginap di kediaman Habibie di Jakarta. Saat sarapan dengan Habibie, Anwar diminta untuk tak kembali ke Malaysia. Sebab, jika dia pulang, maka dirinya akan di penjara.

Setelah bebas dari penjara pada 16 Mei 2018, negara yang Anwar Kunjungi adalah Indonesia, tidak lain adalah untuk menjenguk sang "kakak" Habibie. Hal ini yang kemudian Sebelum BJ Habibie Wafat, Anwar Ibrahim sempat menjenguknya pada 2019. Walaupun tidak sempat melayat, namun Anwar meminta Istrinya, Wan Azizah untuk menghadiri Pemakaman BJ Habibie pada 2019.

Ketua DPD RI, Irman Usman juga memiliki kedekatan dengan Anwar Ibrahim, Menurutnya, ini merupakan kesempatan Indonesia dalam menjalankan hubungan bilateral lebih dalam lagi. 

Irman Usman juga menambahkan bahwa ia sudah mengenal Anwar Ibrahim sejak 35 tahun silam, tepatnya 1987. Kala itu, Irman yang aktif di Himpunan Mahasiswa Islam bertemu Anwar Ibrahim saat Studi Magister di AS.

Peneliti Hubungan Internasional Indonesia yang berbasis di Malaysia tepatnya di Universitas Sultan Zainal Abidin, Trengganu, Suyatno Ladiqi bahkan menyebut dalam pidato Anwar yang menyinggung soal mengurus negara dengan penduduk 30 Juta saja sudah pusing apa lagi mengurus negara dengan 270 Juta penduduk seperti Indonesia pasti sakit kepalanya tidak ketulungan.

Peluang Penguatan Hubungan Bilateral Kedua Negara

Hikmawanto Juwana, Pakar Hukum Internasional dalam wawancaranya dengan CNBC (Senin, 28/11/2022). Beliau menyebutkan bawa hubungan dekat antara Anwar dengan Indonesia dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk menjalankan hubungan bilateral dengan Malaysia.

Terdapat banyak sekali tenaga kerja Indonesia yang berada di semenanjung malaya. Hal ini menjadi tugas berat Pemerintah Indonesia untuk memberikan perlindungan kepada Tenaga kerja Indonesia yang berada di Malaysia.

Pemerintah melalui duta besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Malaysia untuk membuat sekolah untuk anak-anak tenaga kerja Indonesia yang berada di Malaysia.

Kedekatan antara Anwar Ibrahim dengan Indonesia juga bisa mendorong investasi pelaku usaha Malaysia ke Indonesia. Dilansir nasional. kontan (25/10/22), Malaysia merupakan negara dengan investasi terbesar dengan US$ 2,2 milliar yang setara 34,28 triliun rupiah.  Posisi Malaysia nomor 5 di bawah Hong Kong di Kuartal III.

Indonesia dan Malaysia beberapa waktu lalu juga menyetujui peningkatan kerja sama di bidang pendidikan Selain itu, ada pula kerja sama penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding. MoU ini diharapkan dapat menjadi batu pijakan bagi kedua negara untuk melanjutkan penguatan kerja sama di bidang tersebut.

Ketua dan Pendiri foreign policy community of Indonesia (fpci), Dino Patti Djalal menyebut bahwa Indonesia dan Malaysia saat ini berada dalam kondisi stabil sehingga apabila ada isu seperti isu ketenagakerjaan, sudah ada mekanisme yang dilakukan oleh kedua negara.

Dalam waktu dekat Anwar Ibrahim rencananya akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia. Baik Indonesia dan Malaysia sudah cukup kondusif hubungannya.