Pelajar
3 minggu lalu · 53 view · 3 menit baca · Kesehatan 61409_57289.jpg
https://www.freeiconspng.com/img/41600

Makanan Siap Saji Sumber Penyakit

Siapa yang tak pernah memakan makanan siap saji? Sesuai namanya, makanan jenis ini lebih cepat untuk disaji. Karena, kelebihannya itu makanan siap saji menjadi jalan keluar untuk orang yang sibuk dan dipenuhi kegiatan yang tak dapat menyempatkan diri untuk  memasak makanan sendiri. 

Dari tahun ke tahun, industri makanan siap saji makin berkembang pesat. Rahasia berkembang pesatnya makanan siap saji terletak pada rasa makanannya yang sangat khas dan pastinya membuat ketagihan. 

Bukan hanya itu saja, makanan cepat saji memiliki harga terjangkau. Bagaimana para remaja tidak suka? Apalagi para remaja yang sedang krisis uang dan ingin menabung. Tentu mengonsumsi makanan siap saji salah satu solusi menambah uang saku.

Pesatnya kemajuan teknologi yang memudahkan segalanya, mendukung remaja untuk mengonsumsi makanan siap saji. Tapi, di balik itu, makanan siap saji juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

Riset terbaru Healthline mengatakan mengonsumsi makanan siap saji yang mengandung banyak sodium dan kolesterol akan menyebabkan kerusakan pada jantung, kerusakan hati atau penyakit hati berhubungan dengan obesitas. Dengan berjalannya waktu, kerusakan hati dapat menyebabkan gagal hati. 

Gagal hati menurut artikel yang ditinjau oleh Dr. Marianti merupakan kondisi ketika organ hati tidak bisa berfungsi dan menyebabkan kematian. Bukan hanya itu saja, kandungan sodium yang tinggi di makanan siap saji daoat membuat tekanan darah meningkat. Selain itu, sodium berlebihan dapat menyumbat arteri.

Makanan siap saji juga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular dan menjadi penyebab stress, seperti yang dikutip Ana Rohma. Karena, makanan siap saji tidak memiliki cukup lemak baik. 

Penyakit kardiovaskular atau cardiovascular disease merupakan penyakit yang berkaitan dengan jantung, yang di mana terjadi  penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung. 

Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian di dunia, kecuali di Afrika. Orang-orang yang terkena penyakit kardiovaskular dapat mengalami akibat paling fatal yaitu, kematian.

Sebuah penilitan yang diluncurkan oleh US National Library of Medicine dan National Institute of Health mengatakan bahwa, makanan siap saji mengandung gula buatan dan garam yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang bisa menyebabkan obesitas. 

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. 

Memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas dapat menimbulkan banyak dampak yang merugikan kesehatan. Salah satunya, memendekkan usia lebih dari 8 tahun, seperti yang ditulis oleh Karina Armandani di artikel CNN Indonesia. 

Menurut Widya Citra Andini, lewat tulisannya yang ia publikasikan di hallosehat.com makanan siap saji dapat menimbulkan masalah pernapasan. Kalori berlebih yang bersumber dari makanan cepat saji bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang tak terkendali. 

Akibatnya, kita bisa memiliki berat badan di atas normal yang membuat risiko asma dan sesak napas meningkat. 

Selain itu, makanan siap saji juga ternyata menyebabkan tulang dan gigi keropos. Kalian pasti berpikir, bagaimana bisa makanan siap saji menyebabkan tulang dan gigi keropos, bukan? 

Seperti yang dituliskan diatas, makanan siap saji mengandung banyak karbohidrat dan gula buatan. Karbohidrat dan gula buatan juga dapat menaikkan tingkat keasam di dalam mulut. 

Jika mulut terlalu asam, hal itu dapat memecahkan enamel (lapisan pelindung) gigi. Jika, enamel pecah dan menghilang. Maka, bakteri dapat menetap di dalam mulut dan melubangi gigi kita.

Tidak hanya itu saja, makanan siap saji merupakan penyebab utama diabetes tipe 2, dalam European Journal of Nutrition. Seperti yang sudah kita ketahui, makanan siap saji mengandung banyak gula buatan dan garam yang ternyata juga dapat menyebabkan diabetes tipe 2, dikenal juga sebagai adult-onset diabetes.

Diabetes tipe 2 berbeda dengan diabetes tipe 1. Dalam diabetes tipe 2, pankreas bekerja secara normal tapi sel dalam tubuh tidak dapat menggunakan glukosa di dalam darah sebagai sumber energi. Lama-lama, glukosa di dalam darah akan memuncak dan membahayakan tubuh.

Penelitian National Institute of Health yang dikerjakan di Singapura, membuktikan bahwa orang yang sering mengonsumsi makanan siap saji, 27 persen terancam terkena diabetes tipe 2 dan 56 persen meninggal karena serangan jantung.

Kebanyakan orang  sekarang sudah kecanduan dengan makanan siap saji. Sehingga, mereka jadi ingin terus menurus mengonsumsi makanan siap saji. Karena terlalu sering mengonsumsi makanan siap saji, tanpa kita sadari perlahan-lahan  banyak penyakit yang mulai muncul dalam tubuh kita.

Walaupun mudah untuk disaji, makanan siap saji juga memiliki banyak sekali dampak buruk yang dapat berujung pada kematian. Seperti obesitas, kerusakan hati dan penyakit kardiovaskular. Makanan siap saji juga penyebab utama diabetes tipe 2. 

Setelah, mengetahui semua dampak buruk itu, alangkah baiknya kita berhenti mengonsumsi makanan sumber penyakit satu ini, bukan?