Allah telah memudahkan Al-Qur'an untuk kita pelajari dan kita hafalkan. Seperti dalam firman Allah Ta'ala :

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا ٱلْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

"Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?" (Al-Qamar [54] : 17) 

Namun demikian, Al-Qur'an juga merupakan ilmu yang paling banyak dilupakan. Seperti yang kita ketahui, lupa merupakan salah satu sifat dasar manusia. 

Dan tentunya ada hikmah yang Allah kehendaki dari lupa Al-Qur'an. Sehingga hanya orang-orang yang senantiasa membaca Al-Qur'an yang benar-benar dapat menghafalnya. 

Ada beberapa cara mengatasi lupa akan hafalan Al-Qur'an. 

1. Mendekatkan Diri kepada Allah Ta'ala

Dengan mendekatkan diri kepada Allah dan berdoa kepadaNya untuk meneguhkan hati kita dalam menghafal Al-Qur'an dan menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hati, cahaya, dan penghilang kesedihan dan kegelisahan kita, sehingga dada kita menjadi lapang, lisan kita senantiasa basah membacanya dan diberikan kemudahan dari Allah. 

Allah berfirman:

وَٱذْكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰٓ أَن يَهْدِيَنِ رَبِّى لِأَقْرَبَ مِنْ هَٰذَا رَشَدًا

"...Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah, "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini" (Al-Kahfi [18] : 24) 

2. Meninggalkan Perbuatan Maksiat dan Dosa

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin Amr, ia berkata, "seseorang lelaki datang menemui Rasulullah dan berkata, " Wahai Rasulullah aku membaca Al-Quran namun aku mendapati hatiku tidak dapat memahaminya." Maka Rasulullah SAW Bersabda : "Sesungguhnya hatimu harus diisi dengan keimanan, karena sesungguhnya seorang hamba itu diberi keimanan sebelum diberi Al-Qur'an."

Seperti dalam hadis diatas, seseorang yang berbuat maksiat maka ia akan terhalang dari menghafal Al-Qur'an. Jika ia telah menghafalnya, maka hafalan itu akan hilang darinya, karena Allah memberi keimanan sebelum memberi Al-Qur'an. 

3. Menjaga untuk Tetap Membaca Al-Quran Terus Menerus

Dari Ibnu Umar dari Nabi SAW bersabda : "Apabila seorang Hafizh Al-Quran mengerjakan shalat, lalu ia membacanya diwaktu malam ataupun siang, maka ia akan mengingatnya. Namun jika ia tidak membacanya diwaktu shalatnya, maka ia akan melupakannya. "

Dari hadis tersebut dapat kita simpulkan bahwa dengan membaca Al-Quran secara terus menerus dan membacanya dalam shalat kita, dapat menguatkan hafalan kita, dan terhindar dari lupa akan Al-Qur'an.


4. Memperbanyak Istighfar

Abdullah bin Mas'ud berkata, "Sungguh aku menganggap bahwa orang yang melupakan ilmu yang pernah diketahuinya, maka itu adalah dosa yang dilakukannya."


5. Muroja'ah Hafalan Al-Qur'an 

Muroja’ah berasal dari kata  ( رَجَعَ – يَرْجِعُ ) yang artinya kembali. Adapun pengertian muroja’ah secara istilah adalah mengulang kembali atau mengingat kembali sesuatu yang telah dihafal sebelumnya. Dalam hal ini muroja’ah hafalan Al-Qur'an dapat juga disebut dengan mengulang hafalan secara berkala. 

Proses muroja'ah ini ada 2 macam; Pertama, dengan membaca kembali ayat-ayat yang dihafal Al-Qur'an didalam hati. Kedua, mengulanginya dengan suara lantang setiap harinya.


Ada sejumlah makanan yang direkomendasikan oleh para ulama, dan mereka menyatakan bahwa makanan-makanan ini dapat membantu dalam menghafal Al-Qur'an dengan taufik dari Allah, antara lain:

1. Madu

Az-Zuhri berkata kepada Ibnu Juraij, "Hendaklah engkau mengkonsumsi madu, karena sesungguhnya ia bagus untuk menghafal."

2. Susu Sapi

Seorang laki-laki mengadu kepada Ali bin Abi Thalib bahwa ia sering lupa, maka Ali berkata, "Hendaklah engkau minum susu sapi, karena ia dapat menguatkan hati dan menghilangkan kebiasaan lupa." Dikeluarkan oleh Al-Khathib.

3. Kismis

Imam Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa kismis merupakan makanan yang baik karena ia dapat menguatkan lambung dan juga bermanfaat untuk menghafal. Az-Zuhri berkata, "Barangsiapa yang ingin menghafal hadits, maka hendaklah ia makan kismis 

4. Susu

Seorang laki-laki mengadu kepada Anas bin Malik bahwa ia sering lupa, maka Anas berkata, "Hendaklah engkau minum Kindar, yaitu susu. Endapkanlah ia dari malam, dan kemudian minumlah di pagi hari. Sesungguhnya itu bagus untuk mengatasi lupa."

5. Siwak

Rasulullah bersabda, "Siwak itu membersihkan mulut dan mendatangkan keridhoan Rabb."

Di antara manfaat siwak adalah: membersihkan aroma mulut, menghilangkan lendir ludah, menjernihkan suara, memberi semangat untuk membaca, membersihkan indera, dan mengusir

kantuk. Setiap hal yang mengurangi lendir dan kelembaban, AzZarnuji berkata dalam Ta'lim Al-Muta'allim, "Dan setiap hal yang mengurangi lendir ludah dan kelembaban akan menambah ke mampuan dalam menghafal, dan setiap hal yang menambah lendir akan menyebabkan lupa."

6. Minum Air Zamzam dengan Niat Menghafal

Dari Ali, Rasulullah bersabda:

"Air zamzam adalah minuman yang nikmat dan obat dari penyakit."

Telah banyak para salafus shalih yang meminum air zamzam dengan niat yang bermacam-macam, dan Allah mengabulkannya untuk mereka.

Makanan-makanan yg telah disebutkan di atas bagaikan senjata yang jika digunakan oleh seorang yang pemberani yang tahu cara menggunakannya, maka ia akan bisa mengenal targetnya.

Namun jika tidak, maka masalahnya bukan terletak pada senjatanya, namun pada tangan yang menggunakannya, karena jika tidak maka semua orang yang pernah mengkonsumsi makanan-makanan tersebut tentunya telah menjadi hafizh.