Memiliki rasa percaya dan bangga terhadap diri sendiri itu perlu dan itu harus, karena kalau bukan kita yang merasa bangga dengan diri sendiri lalu siapa lagi? Bangga bukan berartinya sombong ya, bangga di sini merupakan salah satunya bentuk "Selflove " yang juga merupakan fondasi yang memungkinkan individu bersikap tegas, mengejar mimpi, dan menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain.

Menurut Deborah Khoshaba Psy.D, Selflove yaitu sebuah bentuk apresiasi terhadap diri sendiri yang bersifat dinamis. Selflove penting bagi kesehatan mental, dengan mencintai dan menerima segala kelebihan atau kekurangan yang ada pada diri sendiri, maka akan mudah mengelola emosi yang muncul, termasuk ketika merasa marah, sedih dan kecewa. 

Tapi banyak orang yang menganggap kalau perilaku Selflove ini adalah suatu bentuk keegoisan seseorang. Apakah itu benar? tentu saja jawabannya “tidak benar”. Memikirkan keluarga, teman, pacar itu tidak salah tetapi diri kitapun butuh perawatan dan perhatian juga. 

Terkadang jika terlalu memikirkan orang lain, kita sampai lupa dengan diri kita dan juga bisa tidak mengenali diri sendiri. Banyak hal yang tidak diinginkan terjadi di luar kendali kita yang menggoyahkan Selflove ini.

Sebagai Remaja sudah sepantasnya kita menyadari bahwa usia ini adalah usia emas yang diberikan Sang pencipta untuk kita. Di Usia ini kita bisa melakukan banyak hal yang nanti dimasa tua kita sudah tidak mampu lagi melakukannya.

Maka dari itu usia produktif ini tidak boleh disia-siakan dengan hal-hal yang tidak memberikan efek positif untuk masa tua kita nanti.

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk bisa mencintai diri sendiri? Berikut cara menerapkan Selflove:


1. Kenali diri sendiri

Ingat pepatah tak kenal maka tak sayang? Sebelum mencintai diri, Yuk kenali diri kita. Dengarkan keinginan yang ada pada diri. Apa yang membuat takut? apa yang membuat merasa cemas? Apa kelebihan dan kekurangan kita? Coba cari tahu apa kelebihan, kekurangan, apa yang Anda bisa, butuhkan, takutkan, hambatan, apa yang membuat Anda merasa kecewa, marah, terluka, dan berbagai pertanyaan lain seputar diri Anda.

2. Membandingkan diri dengan bijak

Setiap manusia dilahirkan dengan keistimewaan maupun keunikan masing-masing. Setiap orang memiliki langkah dan kecepatannya sendiri. Pahami bahwa setiap orang memiliki titik awal yang berbeda. Ada orang-orang yang memiliki keistimewaan untuk memulai dari 100, ada orang yang harus memulai dari 0, dan ada yang harus memulai dari angka minus.

Sejauh apa kita berlari, dari titik awal kita, itulah pencapaian kita. Kita semua berada di pertandingan yang berbeda-beda. Sesekali kita perlu menyadari dan melihat hasil usaha kita. Sejauh apa kita berada dari kondisi awal kita?

3. Menerima dan maafkan diri

Jika Anda bisa memaafkan kesalahan orang lain, maka seharusnya Anda juga bisa memaafkan diri sendiri. Manusia pasti pernah berbuat salah dan tidak ada yang sempurna. Pun tidak sempurna, Ingatlah bahwa kebermaknaan manusia bisa melalui banyak hal. 

Bisa jadi sifat memberi, bisa jadi mengasihi, bisa jadi prestasi maupun hal-hal lain. Manusia adalah individu yang progressive. Dirinya di hari ini, bisa jadi berbeda di masa yang akan datang. Kebajikan hari ini, adalah hasil belajar di masa lalu.

4. Mengambil jeda dan memilih tempat untuk saling menguatkan

Adakalanya situasi dirasa sangat memberatkan dan menuntut. Kita bisa memilih untuk mengambil jeda atau keluar dari lingkungan tersebut. Kita juga bisa memilih untuk berada di dalam lingkungan yang saling mensyukuri kemajuan yang ada pada diri masing-masing, merayakan keberhasilan maupun saling menguatkan dalam kondisi yang tidak ideal.

5. Apresiasi diri sendiri

Memberi hadiah tidak hanya bisa dilakukan pada orang lain, namun juga diri sendiri. Memberikan apresiasi diri merupakan langkah awal untuk mencintai diri sendiri. Ingatlah, bahwa kita berhak mendapatkan apresiasi atas berbagai usaha, kerja keras, dan kesulitan hidup yang telah dialami. 

Pelajari apa yang kita sukai dan berikan pada diri kita. Misalnya memberikan coklat, bunga, makanan enak, hadiah wisata pada diri sangat boleh untuk dilakukan.

Manfaat Selflove sangat banyak loh, diantaranya :

1. Mendapatkan ketenangan hidup.

2. Meningkatkan harga diri

3. Membiasakan hidup sehat.

4. Mengurangi risiko terkena gangguan mental.

Selain tips-tips di atas kamu juga dapat melakukan apresiasi kepada diri kamu sendiri. Ini adalah bentuk terima kasih pada diri sendiri serta dapat menyemangati diri untuk melakukan hal-hal yang lebih baik lagi. Dengan melakukan Selflove ini kamu meningkatkan kualitas diri kamu juga loh!

Mencintai diri sendiri bisa dilakukan dengan cara mengenali diri sendiri, mencoba untuk berkomunikasi dan berdamai dengan diri dan menemukan jawaban yang mengganjal. Selain itu tidak perlu membandingkan diri sendiri dengan orang lain , tidak perlu bersifat kompetitif dengan diri dan orang lain karna setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Berani mengambil keputusan saat mencintai diri sendiri maka akan lebih mudah untuk mengambil keputusan apapun risiko nya. Ingatlah bahwa tidak ada manusia sempurna. Setiap manusia mempunyai kelemahan dan pernah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, kesalahan yang di lakukan harusnya di jadikan pengalaman dan pembelajaran untuk ke depannya.


Referensi:

https://student.binus.ac.id/2020/10/pentingnya-self-care-dan-self-love-untuk-kesehatan-mental/

https://infiniteens.id/menjadi-remaja-yang-mencintai-diri-sendiri-dan-menjadi-trendsetter-for-say-no-body-shaming/yuni-wulandari-firdaus/

https://ngumpar.com/thread/mendidik-anak-remaja-185/pentingnya-mencintai-diri-sendiri-129-3977

https://sumut.antaranews.com/amp/berita/412882/pentingnya-mencintai-diri-sendiri-agar-hidup-bahagia-ini-caranya