Dalam serial kartun ninja berjudul Naruto, Naruto adalah sosok yang LOP nya kuat. LOP adalah Law Of Projection atau kita sebut hukum proyeksi. Hukum tentang pengaruh pikiran dan perasaan dalam mengubah nasib seseorang.

Law of Projection adalah konsep tentang apapun yang kita pikirkan dan rasakan itulah yang akan jadi nasib kita.  Artinya kita bisa mengubah suatu nasib/keadaan dengan mengubah pikiran dan perasaan kita. Energi dari pikiran dan kekuatan ini layaknya bom atom yang akan mengubah segala hal secara ajaib. Di luar nalar. 

Untuk bekerjanya hukum proyeksi ini perlu syarat penting. Rasa bahagia dan penuh syukur setiap saat. Disitulah kemudian dalam konteks ini kita harus berlatih mengendalikan pikiran dan perasaan.

Apa manfaat melakukan LOP? Manfaatnya banyak tapi yang terpenting adalah  mengubah masa depan. Masa depan kita sendiri dan juga masa depan sebuah bangsa.

Tuan Jiraiya menulis buku tentang kepahlawanan Naruto untuk bisa mempersatukan dunia Shinobi dalam kedamaian. Buku itu ditulisnya dan Naruto sendiri hanyalah tokoh fiksi yang dikarangnya.  Dikemudian hari semua harapan itu terwujud. So pesan moralnya adalah beranilah membesarkan harapanmu.

Ada juga film kartun yang berjudul Avatar. Disebutkan bahwa untuk menjaga bumi diperlukan pengendalian beragam elemen (air/udara/api/bumi). Seorang Avatar harus menguasai semua itu. Nah LOP ini lebih dahsyat dari pengendalian elemen air api udara dan bumi yang dimiliki oleh Avatar Ang. LOP adalah seni mengendalikan pikiran dan perasaan.

Jika kita  cukup kuat untuk menguasai pikiran, perasaan dan motivasi maka dunia dapat kita taklukkan.

Kembali ke kisah Naruto. Naruto digambarkan sebagai yatim piatu yang kehadirannya jadi ancaman. Di tubuhnya ada kekuatan yang diyakini sebagai kekuatan iblis. Pada realitanya Naruto hidup sebatang kara. Ia juga tak punya teman dan dijauhi warga sekitarnya. Tapi respon Naruto selalu bagus. Ia bisa berdamai dengan kondisinya.

Naruto peka sekali bersyukur. Hal sekecil apapun bisa membuatnya bahagia. Lihatlah ketika Naruto kecil lapar. Untuk bisa makan dia harus pergi ke hutan mencari ikan. Tidur dibawah bintang-bintang. Ia tak pernah lupa bahagia dan membahagiakan orang lainnya. Ia membagikan ikannya pada kakek tua padahal dia sendiri membutuhkannya.  

Saat Naruto jatuh cinta pada Sakura dia bisa begitu bahagia hanya dengan berbuat baik pada perempuan yang dicintainya. Tak peduli walau Sakura selalu bersikap tidak baik. Tak peduli walau Sakura menyukai orang lain. Tak peduli cintanya tak berbalas. Malahan seringkali Sakura membuatnya babak belur dipukuli tanpa alasan.

Baginya cinta bukan tentang take and give tapi give and give. Perasaannya selalu positif, motivasinya selalu positif. Itulah yang membuat sosoknya unik. Kata kunci dari bekerjanya sebuah proyeksi adalah pikiran positif, perasaan dan motivasi yang selalu positif. Bisa dibilang jenis cinta yang dimiliki Naruto ini bukan sekedar nafsu. Jadi bisa dikatakan motivasi cintanya pun positif. Give and give.

Di kemudian hari ia mendapatkan cinta sempurna dan terbaik. Menjadi cinta pertama dan terakhir Hinata. Gadis dari klan bangsawan. Naruto mendapat yang terbaik ekuivalen dengan kebaikannya. Naruto juga mendapatkan posisi terbaik sebagai Hokage. Menjadi pemimpin dunia ninja. Persis seperti proyeksinya sejak kecil.

Naruto bisa dikatakan secara akademis di sekolahnya sebagai juara terakhir. Konyol dan memalukan. Tapi karena proyeksinya selalu bagus ia selalu beruntung. Kelak ia bahkan memiliki partner jenius sebagai tangan kanannya. Shikamaru Nara.

Naruto selalu melihat segala sesuatu sebagai hal amazing yang wow keren. Pada akhirnya ia menjadi tokoh utama dengan banyak teman. Dia mampu menarik lawan menjadi kawan sejati. Dia mengubah kehancuran menjadi kebangkitan kembali. Setiap musibah menjadi berkah untuk Naruto dan sekitarnya.

Selain Naruto, kemampuan law of projection secara tim diwakili oleh tim 10. Shikamaru Choji dan Ino. Mereka memiliki ikatan klan untuk saling bekerjasama secara turun temurun. Keahlian utama mereka adalah sebagai ninja sensor. Artinya mereka peka dan bekerja lebih pada frekuensi dunia Quantum. Dunia energi.

Mereka bisa melakukan telepati dan mengendalikan pikiran orang lain. Banyak yang tidak sadar bahwa ini dianggap hal magis yang ada hanya ada dalam dunia fiksi. Padahal manusia sebenarnya adalah makhluk energi yang memungkinkan itu semua terjadi.

Sebagai contoh saat kita sedang membicarakan seseorang lalu tiba-tiba orang yang kita obrolkan itu datang. Energi kita menariknya hadir. Begitupun saat seorang ibu bisa merasakan apa yang dipikirkan anaknya meski keduanya tinggal di lokasi berbeda. Itu membuktikan bahwa energi bisa ditangkap oleh orang lain. Sadar atau tidak dunia energi itu ada. Segala sesuatu yang tidak mungkin terjadi dapat terjadi di dunia energi. 

Hmmm....tak heran kadang kita merasa soulmate dengan seseorang walau baru pertama jumpa.  Tak sedikit yang jatuh cinta dalam pandangan pertama. Karena di dunia quantum satu sama lain pernah berjumpa dan saling mengenali.

Shikamaru adalah ninja yang bermain di dunia energi.  Jenius dan punya pembawaan tenang sehingga menunjang kemampuannya mengendalikan fikiran untuk selalu bisa berfikir jauh kedepan. Sikap tenang adalah syarat penting untuk bisa melalukan Law of Projection (LOP).

Shikamaru di kemudian hari tidak hanya mengendalikan pikiran. Ia mengasah kemampuannya  hingga memiliki kemampuan menggerakkan hati orang lain. Pada saat perang dunia ninja. Shikamaru mengkoneksikan komando pusat pada setiap orang yang bergabung dalam aliansi dengan kekuatan pikiran. Ditambahkan dengan kekuatan hatinya semua orang bangkit menjadi lebih kuat.

Fenomena serupa bisa kita saksikan dalam perang kemerdekaan Indonesia. Rakyat yang bersenjata bambu runcing selalu ajaib bisa menang. Kebanyakan perang rakyat digerakkan oleh kekuatan hati dari  alim ulama. Pangeran Diponegoro, Pangeran Antasari, Tuanku Imam Bonjol, Pattimura, I Gusti Ngurah Rai, Bung Tomo, Kartini hingga Cut Nyak Dien semuanya punya latar belakang spiritual yang kuat. 


Kemampuan LOP selalu dimiliki pemimpin sejati. Di kalangan ulama dan wali papan atas ada yang dikatakan bisa berjalan di atas air. Bisa membaca pikiran orang. Mereka yang memiliki ilmu laduni maka bisa jadi itulah bagian dari kekuatan pengendalian hati yang energinya menjadi tanpa batas.  Itulah LOP. Jutsu papan atas yang secara ilmiah bisa dikaji.