Lomba karya tulis ilmiah saat ini banyak diadakan oleh beberapa pihak. Lomba karya tulis ilmiah dapat digunakan sebagai ajang kompetisi penelitian ilmiah, baik berupa gagasan maupun temuan. 

Peserta lomba karya tulis ilmiah secara umum meliputi anak sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan tentunya dari perguruan tinggi.

Tema lomba karya tulis ilmiah dapat berupa tema sosial maupun sains. Tema-tema yang secara umum ditawarkan di lomba karya tulis ilmiah meliputi sustainable development goals, industri 4.0, kedaulatan pangan, peran pemuda, peran media sosial, dan masih banyak tema yang lainnya.

Hadiah yang ditawarkan pun cukup menarik, mulai dari uang tunai, alat-alat elektronik, dan bahkan paket liburan ke luar negeri. Sebagai generasi muda milenial yang dikenal kritis dan idealis, ajang lomba karya tulis ilmiah merupakan wadah yang sangat cocok untuk pengembangan diri.

Pertanyaannya, lalu apa hubungannya dengan menjadi wirausahawan?

Sebelum membahas tentang hubungan menjadi wirausahawan dengan karya tulis ilmiah, mari kita kupas sedikit tentang wirausahawan. Beberapa definisi tentang wirausahawan atau yang biasanya kita kenal sebagai entrepreneur, di antaranya:

- Orang yang berjiwa berani mengambil risiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan (Kasmir)

- Orang yang menerapkan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (Zimemer)

- Orang yang memiliki kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain (Peter F. Drucker)

Terdapat kata kunci dari definisi disebutkan, yaitu kreatif dan inovatif. Era perkembangan zaman yang sudah makin maju menuntut wirausahawan untuk selalu kreatif dan inovatif. Hal ini bertujuan agar produk yang dihasilkan tetap dapat diterima di pasaran.

Mencetak wirausahawan muda selalu diinginkan oleh berbagai pihak. Pemerintah saat ini juga menekankan agar kaum muda terjun untuk menjadi wirausahawan. Mulai dari sekolah sampai dengan perguruan tinggi, terdapat pelajaran atau mata kuliah mengenai wirausaha. Materi kewirausahaan diharapkan mampu menciptakan wirausahawan muda.

Kembali ke pertanyaan sebelumnya. Lalu apa hubungannya dengan lomba karya tulis ilmiah?

Berdasarkan pengalaman saya waktu mengikuti lomba karya tulis ilmiah tingkat mahasiswa. Karya-karya yang lolos untuk menjadi finalis merupakan karya-karya yang kreatif dan inovatif. Karya-karya tersebut selanjutnya dipresentasikan di hadapan juri.

Biasanya mereka yang dapat menjuarainya dituntut untuk unggul dari berbagai aspek seperti kekuatan ide, apakah ide tersebut dapat diterapkan, dan seberapa menarikah dalam mempresentasikan ide tersebut. Tak heran pada saat presentasi beberapa peserta tampil dengan gaya yang unik mulai seperti berpuisi, berdemo, dan bahkan ada yang diawali dengan menyanyi.

Disini dapat kita lihat bahwa mengikuti lomba karya tulis ilmiah dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif. Kedua hal tersebut merupakan salah satu ciri yang diterapkan oleh seorang wirausahawan. Selain itu, dengan gaya presentasi yang menarik juga merupakan salah satu hal yang dibutuhkan untuk menjadi wirausahawan yaitu percaya diri dan berani meyakinkan orang lain.

Pada saat lolos lomba karya tulis ilmiah secara umum kita akan dipertemukan dengan banyak peserta lain dari luat daerah. Dengan banyaknya peserta ini menjadi wadah untuk membangun jaringan. Membangun jaringan juga merupakan hal sangat diperlukan untuk menjadi wirausahawan.

Owner dari Trans Corporation Bapak Chairul Tanjung menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan adalah penting. Memiliki rekanan dengan baik diperlukan. Hal ini dapat dilihat betapa pentingnya dalam membangun jaringan.

Karya tulis ilmiah yang baik juga melalui proses penelitian yang panjang. Penelitian menuntut seseorang untuk menjadi pribadi yang teliti dan pantang menyerah. Pantang menyerah juga merupakan salah satu hal yang diperlukan menjadi seorang wirausahawan. Seperti yang dikatakan Bob Sadino salah satu pengusaha sukses di bidang pertanian, beliau mengatakan “langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, peras keringat, dan bahkan jungkir balik’’.

Produk – produk karya tulis ilmiah bisa saja berupa produk yang memiliki nilai jual dipasaran. Misalnya pemanfaatan limbah menjadi produk yang berguna, pembuatan aplikasi android yang berdaya saing, pembuatan bahan bakar alternatif, diversifikasi pangan, dan masih banyak lagi ide – ide yang memiliki nilai jual dipasaran. Sehingga bukan tidak mungkin produk tersebut menjadi ide wirausaha.

Pertanyaanya apakah rajin mengikuti lomba karya tulis ilmiah pasti bisa menjadi wirausahawan? 

Jawabannya jelas tidak, diperlukan niat yang kuat dari seseorang untuk menjadi wirausahawan. Selain itu, masih banyak hal lain perlu dipelajari untuk menjadi wirausahawan diantaranya pengetahuan tentang produk yang akan diusahakan, pengerahuan tentang manajemen dan orgasisasi, dan pengetahuan serta peran tanggung jawab.

Kesimpulannya adalah mengikuti lomba karya tulis ilmiah dapat dijadikan pemacu untuk menjadi wirausahawan. Penekanannya adalah dengan mengikuti lomba karya tulis ilmiah bisa menjadi alternatif modal awal menjadi menjadi wirausahawan. Beberapa hal dapat diperoleh dengan mengikuti lomba karya tulis ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan menjadi wirausahawan.