35983_24465.jpg
Info · 2 menit baca

Lomba Esai: Intoleransi dan Ekstremisme di Indonesia

Lembaga pendidikan dan masjid menjadi salah satu tempat subur penyemaian radikalisme. Hal ini merujuk pada temuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tentang maraknya penyebaran paham-paham radikal di sekolah-sekolah dan tempat-tempat ibadah.

Ceramah dan khotbah Jumat, misalnya, kerap dipakai untuk menyebarkan narasi radikalisme, pesan-pesan intoleran, dan ajaran yang berpotensi pada kekerasan. Selain itu, internet juga menjadi sarana penyebaran utamanya yang cukup masif, baik dalam bentuk tulisan maupun video.

Karenanya, dapat dipahami jika dalam beberapa tahun terakhir ini kita menyaksikan gelombang masyarakat yang semakin konservatif dalam hal pemahaman agama. Sebagian mereka bahkan menjadi radikal dengan ikut melakukan tindakan-tindakan intoleran dan kekerasan.

Meski Negara melalui aparat hukumnya sejauh ini cukup sigap mencegah dan melawan aksi-aksi intoleransi dan ekstremisme, tetap tak dapat dipungkiri bahwa negara sering kali kecolongan. Ujaran kebencian, aksi persekusi bermuatan SARA, dan tindakan-tindakan intoleransi lainnya masih saja sering terjadi.

Untuk itu, Qureta, Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (INDEKS), dan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengundang Anda mengirimkan karya tulis terbaik dalam lomba penulisan esai bertema "Intoleransi dan Ekstremisme di Indonesia". Upaya ini dalam rangka ikut mencegah dan melawan narasi radikalisme.

Silakan kirimkan tulisan Anda ke redaksi Qureta. Cara dan ketentuannya sebagai berikut:


Tema Utama

Intoleransi dan Ekstremisme di Indonesia

Topik-Topik (pilih salah satu)

  • Negara dan Kekerasan Bermuatan SARA
  • Media dan Ujaran Kebencian
  • Ekstremisme dan Psikologi Kekerasan
  • Terorisme dan Hak Asasi Manusia
  • Sikap Kita terhadap Persekusi
  • Sikap Masyarakat terhadap Ormas-Ormas Radikal

Ketentuan dan Panduan

  • Peserta diwajibkan memiliki akun di Qureta dan mengirim tulisannya lewat link ini.
  • Sebelum  mengirimkan naskah, silakan baca aturan penulisan ini.
  • Tulisan adalah asli karya sendiri dan belum pernah diterbitkan di media mana pun dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain.
  • Panjang tulisan berkisar antara 1000 hingga 2500 kata.
  • Boleh mengirim lebih dari satu tulisan. Yang akan diseleksi juri hanyalah tulisan terbaik yang dikirimkan.
  • Judul tulisan tidak boleh sama dengan tema atau topik lomba.
  • Untuk mengetahui apakah tulisan Anda sudah masuk dalam lomba, sila cek di sini.
  • Naskah yang dikirim lebih awal akan diprioritaskan dalam proses seleksi.

Jadwal Lomba

  • Lomba dimulai pada 20 Januari 2018 dan berakhir pada 20 Februari 2018.
  • Nama-nama finalis akan diumumkan pada malam penganugerahan sayembara yang akan diselenggarakan pada Jumat, 2 Maret 2018.
  • Seluruh finalis akan diundang menghadiri Malam Penghargaan Lomba Esai.

Kriteria Penilaian

  • Kesesuaian dengan tema.
  • Orisinalitas alias tidak menjiplak.
  • Kualitas dan gaya bahasa.
  • Kreativitas atau cara penyajian isi tulisan.
  • Keputusan juri tidak bisa diganggu-gugat.

Hadiah

Total hadiah Lomba Esai ini adalah Rp. 20.000.000,- yang akan dibagikan dengan komposisi berikut:

  • Juara 1: Rp. 6.000.000
  • Juara 2: Rp. 4.000.000
  • Juara 3: Rp. 3.000.000
  • 7 nominasi terbaik akan mendapatkan masing-masing: Rp. 1.000.000

__________________

Informasi lebih lanjut

0813-8977-2847 (Evi)
0838-9725-2922 (Sukron)
0857-2430-0166 (Bintang)