Seberapa sering kita menunda melakukan sesuatu yang harusnya bisa kita kerjakan segera? Sadar enggak sih guys, awalnya menunda sesuatu terlihat amat sederhana dan tidak memiliki konsekuensi besar dalam hidup kita. Iya menunda pekerjaan kecil mungkin tidak memberi dampak besar dalam hidup, tapi ketahuilah kebiasan “menunda-nunda” ini bisa jadi menjadi masalah besar dalam hidup kita yang pastinya akan kita sesali kemudian.

Kebiasaan menunda-nunda juga mencirikan betapa kita tidak menghargai pentingnya waktu! Padahal hidup kita sendiri hakikatnya adalah waktu lho. Kebiasan menunda atau “procrastination” jika sudah mendarahdaging bisa mengakibatkan kita sering telat segala hal, tanggung jawab tidak tuntas, dan tentu saja menjauhkan kesuksesan.

Seringkali kita menunda karena merasa memiliki opsi waktu lainnya, padahal kita tidak memiliki kuasa untuk menjamin hidup kita sedetik kemudian. Yang parah lagi, penundaan disebab keasyikan melakukan hal-hal non faedah. Please excuse me to mention, stalking kehidupan mantan orang di social media misalnya, atau marathon nonton Netflix, youtube, main game tanpa AFK sejedapun, atau mager di kasur seharian sambil dengerin lagu patah hati yang bikin hidup makin suram! Akui saja, kegiatan ini lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaat. Yang bahaya, jika semua ini malah menjadi sebab kita suka menunda!

Hayuk please, stop postponing! Let’s get this done. Hargai waktu sebagaimana kita ingin hidup kita berharga.

Nih beberapa life hacks yang insyaAllah kalau diresapi dan diamalkan bisa meniadakan kebiasaan menunda dan pastinya elevate our life better ?

Membagi Target Besar Ke Dalam Target Kecil

Melihat sesuatu sebagai target besar sering membuat kita bingung mau memulai dari mana dan akhirnya kita menunda bergerak. Misal target kita ingin jadi pemain gitar professional, coba memecah target besar ini ke dalam target kecil. Dimulai dari mencari rekan yang bisa membantu mengajari, kumpulkan lagu-lagu favorit beserta kuncinya, dan mulai berlatih walau hanya beberapa menit. Kalau belum punya gitar, coba mulai mencicil menabung untuk beli gitarnya dulu walau Cuma seribu setiap hari!
Pun jika ingin sukses dalam hidup. Cobalah untuk memecah target besar ini dalam target yang lebih kecil dan realistis. Mulai dari menambah ketrampilan baru, mencari pekerjaan yang sesuai minat, lulus sekolah tepat waktu, dan sebagainya. Uraikan selalu tujuan utama dalam beberapa tujuan kecil jangka pendek. semakin kecil kita bisa mengurai tujuan kita, semakin mudah dilaksanakan.

Dahulukan Pekerjaan Yang Paling Sulit/Penting

Dalam sehari kita dibekali waktu 24 jam saja, dan pastinya kita banyak memiliki agenda selama 24 jam itu. Nah ingatlah untuk selalu mendahulukan pekerjaan yang sulit atau penting. Sebut saja antara tugas kuliah dan nongkrong bareng teman di Café, otomatis yang lebih penting menyelesaikan tugas kan? So, noted it to yourself buat selesaiin tugas dulu baru nongkrong. Sama halnya dengan beribadah ya guys, lagi asyik nonton Netflix atau youtube eh tetiba adzan. Ya udah sholat dulu donk, kan bisa di-pause filmnya, yekan??

Nah misal dalam sehari kalian punya beberapa agenda yang sama pentingnya, coba kerjakan yang paling mendesak (penting) duluan. Selalu selesaikan yang tersulit dulu, sehingga selebihnya akan terasa lebih mudah.

Ciptakan Rutinitas

Ingat ya, kebiasaan itu harus diciptakan. Tidak datang begitu saja dari langit. Cobalah untuk hidup dengan rutinitas yang baik. Bangun pagi, sarapan sehat, olahraga, mandi pagi, dan sebagainya. Rutinitas ini membantu kita menghilangkan uncertainty atau waktu kosong yang tidak pasti yang seringnya menjadi lahan untuk santuy yang kebablasan. Dengan adanya rutinitas kita jadi lebih produktifa dan tau alokasi waktu dalam sehari kita digunakan untuk apa aja, tentunya isi dulu rutinitas kita dengan melakukan pekerjaan yang penting terlebih dahulu (point 2). Nah kalau masih ada waktu kosong, baru bolehlah digunakan untuk refreshing sejenak. Ingat lho, sejenak aja, jangan kelewat santuy yah.

Gunakan Counterforce

Biasanya ada beberapa pekerjaan yang menuntut waktu lebih untuk dikerjakan, alhasil projek belum selesai kita udah bosan duluan. Nah, kalo mulai jenuh coba alihkan diri untuk lakukan projek lain yang berbeda. Counterforce ini adalah aktivitas berlawan atau berbeda yang kita gunakan saat jenuh mengerjakan sesuatu. Nah kita bisa menyiapkan aktivitas berbeda sebagai counterforce-nya buat jaga-jaga kalau kita stuck ditengah jalan mengerjakan tugas utama. 

Seperti saran Austin Kleon yang bilang ciptakan productive procrastination. Misal kita jenuh menulis untuk menyesaikan satu buku, break dulu, lakukan hal lain yang bermanfaat juga seperti belajar musik atau olahraga. Kalau sudah jenuh lagi, balik lagi lanjut ke projek awal.  Catatannya adalah productive procrastination lho, jadi bukan jenuh lantas diisi dengan marathon nonton drama korea berseries-series. Kalo ini so pasti nggak akan jenuh malah candu yang berakibat melupakan tugas awal kita tadi. Sampai mepet deadline baru deh ngegas, alhasil jadi tidak optimal dalam menyelesaikan pekerjaan.

Bikin target harian

Jangan biarkan ada satu hari yang nganggur tanpa mencapai target-target kecil kita. Waktu itu tidak akan terulang, belum tentu juga kan esok hari kita masih sehat walafiat tanpa kekurangan seperti hari ini. Karena itu please don’t left any zero days! Lakukan ssesuatu yang sudah kamu targetkan!

Kalau kita sudah membagi target besar kita dalam target-target kecil, kita bisa memasukkannya dalam list target harian. Walau hanya sejam, do it and finish it. Inget profesionalitas dan keberhasilan itu datang dari keistiqomahan atau sering disebut consistent, persistant, and incremental.

Semua hal-hal besar yang dicapai umat manusia dicapai dengan melakukan hal-hal kecil sederhana setiap hari. So, don’t let your day vacant without action.

Mencari lingkungan yang supportif

Berkumpul dan bertemanlah dengan rekan-rekan yang positif dan suportif. Bukan bermaksud pilih-pilih teman, tetapi sangat penting untuk berada dalam lingkungan yang mendukung kamu untuk berhenti menunda. Punya genks yang hobinya hanya nonton seharian pastinya bakal menyeret kamu ke vibes yang sama, sebaliknya bersahabat dengan teman-teman yang produktif juga akan mendorong kamu untuk ikut productif pula. Therefore, be wise to pick your friends ?

Hayuk atuh aa’, teteh, temen-temen sekalian, biasakan diri untuk produktif. Jangan biarkan ke-mager-an menjadi benalu dalam hidup kita. Kita mesti waspada jangan sampai sikap kita yang terlalu santuy malah membuat hidup kita jadi tidak nyantai nantinya. Jadi generasi yang produktif donk yah, biar hidup makin sejahtera dan bahagia dan bisa happy ending ala drama korea ?

Lay hold of today’s task, and you will not need to depend on tomorrow’s. while we are postponing, life speeds by” Seneca