Kira-kira apa yang anda pikirkan jika mendengar kata "Lendir bekicot" untuk produk kecantikan? 

Apakah anda merasa jijik dengan lendir bekicot?

Siapa sangka bekicot tanah dan bekicot kebun yang dianggap sebagai hama terburuk dari daerah tropik dan subtropik ternyata memiliki lendir yang bermanfaat dalam pada produk kecantikan loh. Lendir bekicot yang dianggap menjijikkan ternyata telah banyak dimanfaatkan sebagai kandungan utama pada produk kosmetik salah satunya sebagai anti jerawat dan pelembab pada kulit.

Sejak zaman dahulu, lendir bekicot diketahui sudah digunakan sebagai pengobatan untuk menghilangkan rasa sakit, luka bakar, dan berbagai penyakit lainnya. Hal ini disebabkan karena lendir bekicot mengandung Protein Achasin, yang berfungsi sebagai antibakteri dengan cara menghambat pembentukan bagian dari bakteri yang dapat menginfeksi kulit. Selain itu, lendir bekicot juga memiliki kandungan Asam Glikolat yang fungsinya untuk meningkatkan pembentukan kolagen dan Allantoin yang berperan dalam memberikan perlindungan pada kulit serta meningkatkan kandungan air pada kulit sehingga kulit menjadi lebih lembab.

Lendir Bekicot sebagai Anti Jerawat

Bagaimana lendir bekicot bekerja sebagai antijerawat? Jerawat  merupakan salah satu masalah kulit yang sering terjadi pada setiap orang. Munculnya jerawat pada wajah, dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri. Penyebab munculnya jerawat ini adalah adanya penyumbatan pada folikel pilosebasea yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri, salah satunya adalah bakteri Propionibacterium acne. Pada dasarnya jerawat bukanlah penyakit berbahaya, kondisi kulit yang berjerawat bisa terjadi pada siapa saja. Meski demikian, jerawat dapat meninggalkan bekas-bekas luka yang timbul akibat penyembuhan jerawat yang tidak sempurna yang dapat mengurangi kepercayaan diri.

Jerawat dapat diobati dengan antibiotik, namun jika digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan resistensi lho. Resistensi adalah kemampuan bakteri untuk bertahan hidup dari efek antibiotik. Sehingga bakteri dapat tetap hidup dan kebal terhadap pengobatan. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik perlu dipertimbangkan lagi ketika ingin digunakan. Nah, pengobatan selain antibiotik seperti menggunakan bahan alam dapat dipertimbangkan seperti menggunakan lendir bekicot ini.

Penggunaan produk anti jerawat juga harus berhati-hati, untuk mengatasi masalah jerawat secara tuntas. Sebelum menggunakan produk antijerawat, anda disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu mengenai jerawat pada dokter untuk mengetahui obat yang akan digunakan, sehingga pengobatan dapat berjalan dengan baik dan didapatkan hasil yang maksimal serta meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.

Terdapat banyak produk anti jerawat yang beredar di pasaran, salah satunya yang sedang viral saat ini adalah penggunaan lendir bekicot sebagai bahan utama produk tersebut. Kandungan lendir bekicot yang berfungsi sebagai antijerawat adalah Protein Achasin, protein ini dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. 

Lendir Bekicot sebagai Pelembab pada Kulit Wajah

Selain manfaatnya sebagai anti jerawat, lendir bekicot juga digunakan untuk perawatan kulit lainnya. Bekicot spesies Helix aspersa atau sering disebut dengan siput kebun memiliki kandungan allantoin dan asam glikolat yang bermanfaat sebagai pelembab pada kulit wajah. Pelembab berfungsi untuk mencegah kulit kering, meningkatkan, dan mempertahankan fungsi pelindung kulit. 

Produk kosmetik lendir bekicot yang ada di pasaran biasanya berupa krim. Manfaat lendir bekicot sebagai pelembab kulit disebabkan karena adanya kandungan allantoin yang terdapat dalam krim lendir bekicot yang memiliki efek melembabkan kulit. Cara pemakaian krim dari lendir bekicot yaitu bersihkan wajah dan keringkan menggunakan handuk kering lalu oleskan krim sesuai kebutuhan kulit setiap harinya. Apabila anda memiliki kulit sensitif, maka dalam penggunaanya hanya perlu dioleskan tipis untuk melihat adanya reaksi alergi atau ruam kemerahan pada kulit.

Meskipun saat ini penggunaan lendir bekicot sebagai salah satu kandungan utama dalam produk kosmetik sangat populer, pemakaiannya tidak disarankan secara langsung dengan mengambil lendir siput kebun kemudian diletakkan di sekitar wajah dan atau kulit tubuh lainnya. Setelah membaca artikel ini apakah anda masih merasa jijik, atau ingin menambah daftar kosmetik anda dengan produk lendir bekicot? 

Tentu saja tidak ada salahnya mencoba produk dengan kandungan utama yang sangat baik bagi kulit kita. Jangan lupa untuk berhati-hati dalam memilih produk kosmetik sesuai dengan kondisi kulit anda karena kenyamanan penggunaan merupakan hal yang penting agar didapatkan hasil yang maksimal.


Daftar Pustaka

Berniyanti, T., Waskito, E. B., & Suwarno, S. (2015). Biochemical Characterization of an Antibacterial Glycoprotein from Achatina fulica ferussac Snail Mucus Local Isolate and Their Implication on Bacterial Dental Infection. Indonesian Journal of Biotechnology, 12(1), 943–951.

Dewi, C., Saleh, A., Awaliyah, N. H., & Hasnawati, H. (2018). Evaluasi Formula Emulgel Lendir Bekicot (Achatina fulica) Dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis penyebab jerawat. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4(02), 122– 134.

El Mubarak, M. A. S., Lamari, F. N., & Kontoyannis, C. (2013). Simultaneous determination of allantoin and glycolic acid in snail mucus and cosmetic creams with high performance liquid chromatography and ultraviolet detection. Journal of Chromatography A, 1322, 49–53.

Global Opportunity Analysis and Industry Forecast. (2018). Skin Care Products Market by Product (Face Cream and Body Lotion). [Online]. https://www.alliedmarketresearch.co m/ skin-care products-market, diakses pada tanggal 30 November 2020.

Huda, M., Marhaman. (2016). Pengaruh Lendir Bekicot (Achatina fulica) terhadap Pertumbuhan Bakteri Gram Positif dan Bakteri Gram Positif dan Bakteri Gram Negatif. Jurnal Analisis Kesehatan, 5(2), 547-555.

Laneri, S., Di Lorenzo, R., Sacchi, A., & Dini, I. (2019). Dosage of bioactive molecules in the nutri cosmeceutical Helix aspersa muller mucus and formulation of new cosmetic cream with moisturizing effect. Natural Product Communications, 14(8), 1–7.

Ristiawati, N., & Kristanty, R. E. (2019). Aktivitas Antijerawat Dari Lotion Lendir Bekicot (Achatina Fulica). JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | eISSN 2355-696X, 9(1), 33–39.

Ulayya, H.F., Suwele, Y.A.L., Junior, E.I., Rinjani, N.A., Izat S., Suprapto. (2018). Pemanfaatan Lendir Bekicot Afrika (Achatina fulica) Sebagai Obat Luka Bakar Berbasis Nanoemulsi. Jurnal Ilmiah Farmasi. 6(2). 91-94.