Kertas sebuah benda tipis yang mudah robek, mudah terbakar, mudah basah namun memiliki banyak fungsi. Kertas didapat dari kompresi serat yang berasal dari pulp, serat yang digunakan adalah serat alami yang mengandung selulosa dan hemiselulosa. kertas ditemukan oleh orang berkebangsaan Tionghoa yaitu Cai Lun (Ts’ai Lun) yang lahir pada tahun 50 masehi di China pada zaman Dinasti Han.

Namun kualitas kertasnya tidak sebagus sekarang. Seiring berjalanya waktu dan perkembangan zaman semakin meningkat cara pembuatan kertas yang lebih praktis ditemukan oleh ilmuan dari prancis pada tahun 1799, ia membuat lembaran-lembaran dalam satu wire screen yang bergerak setelah melakukan perbaikan-perbaikan alat ini sekarang dikenal dengan sebutan mesin Fourdrinier.

Di Indonesia kertas pertama kali diproduksi di Ponorogo sejak abad ke 7 yang terbuat dari kulit kayu. Para biksu menggunakan kertas untuk belajar agama budha di kerajaan sriwijaya. Meskipun sudah dapat memproduksi kertas ponorogo tidak menuliskan peristiwa pada kertas melainkan dilempengan tembaga. Kertas buatan ponorogo juga dijadikan sebagai media untuk melukis Wayang Beber. Ketika islam masuk di Indonesia kertas digunakan untuk menulis Al-Qur’an.

Dalam kehidupan manusia kertas mempunyai banyak fungsi diantaranya  untuk membungkus makanan, untuk membersihkan kotoran (dalam bentuk tissue), sebagai kerajinan tangan seperti origami, sebagai media menggambar, sebagai media cetak seperti Koran dan kalender, sebagai bahan pelindung untuk pengiriman barang seperti kardus, dan yang paling utama sebagai bahan utama untuk pendidikan dan pengajaran seperti buku tulis, hvs, buku, karton dan masih banyak lagi.

Bagi kaum pelajar kertas adalah dunianya tak pernah kita sehari tanpa menyetuh kertas, kami selalu dikelilingi dengan kertas, kertas bagaikan air dalam kehidupan bumi ini, bagaikan bulan yang selalu ditemani bintang, bagaikan matahari yang selalu ada cahayanya, bagaikan bumi yang selalu bulat, kertas telah lama menemani kehidupanku, kertas sangat berjasa bagi para pelajar, benda tipis ini mempelancar kegiatan belajar mengajar, hobiku adalah menulis dan karena benda tipis ini aku dapat melakukan hobiku dengan mudah, benda ini sangat berjasa bagi kehidupanku. Dengan kertas kita tahu dokumentasi penting dunia ini. Jika tidakada kertas mungkin sejarah dunia akan berubah.

Dalam kegiatan belajar mengajar kertas bagaikan elemen terpenting didalamnya walaupun kertas ini adalah benda yang lemah yang mudah rusak, namun jika tidak ada kertas maka tidak ada buku jika tidak ada buku maka bagimana para pelajar akan belajar, tidak akan ada ilmu yang berkembang, dan semakin hari akan semakin hilang karena hanya mengandalkan ingatan yang tidak bisa tahan lama seperti tulisan yang ada dikertas.

Dan jika hanya mengandalkan alat elektronik harganya tak semurah kertas, dan jika data tersebut keformat maka hilang semua apa yang ia kerjakan, dalam belajar kertas memudahkan segalanya. Mungkin banyak yang tidak menyadari bahwa manusia di seluruh bumi ini sudah ketergantungan dengan benda tipis ini. Semua orang didunia ini pasti mengetahui benda tipis dan mudah robek ini.

Walaupun sekarang alat elektronik semakin canggih, gadget semakin pintar tapi kertas tidak kalah bersaing dengan semua ini, dia masih bisa mempertahankan kekuasaanya. walaupun sekarang semuanya serba praktis dengan adanya gadget, kita bisa menulis cerpen, puisi, ataupun essay di laptop, tapi tetap saja orang masih banyak yang melakukanya di kertas. Terbukti kertas mampu mengikuti perkembangan zaman.

Saat aku di taman kanak-kanak aku mulai ditemani oleh kertas, Tk ataupun sekarang kertas melekat pada kehidupanku, aku sangat ketergantungan dengan kertas, aku pernah berfikir bagaimana jika kertas tidak pernah ditemukan didunia ini. Orang terdahulu memang tidak memakai kertas untuk menulis mereka menggunakan kulit binatang sebagai media menulis, namun jika sampai saat ini kertas tidak ditemukan mungkin banyak hewan yang akan punah karena dibunuh untuk diambil kulitnya dan dijadikan sebagai media untuk menulis, dan harganya pun mungkin melebihi harga emas.

Sudah tak terhitung berapa banyak buku didunia ini yang isinya adalah ilmu pengetahuan, hampir semua tentang ilmu pengetahuan yang penting ditulis dibuku yang tersusun oleh lembar lembar kertas, tanpa kertas mungkin peradaban dunia ini tak semaju sekarang. Ilmu teknologi tak berkembang karena media mencatat sulit ditemukan. Teknik belajar pun akan berubah total tidak ada menulis untuk mengerti pelajaran kita hanya akan mengandalkan ingatan.

Namun dengan adanya kertas juga membawa dampak negative, dengan adanya kertas maka akan ada pohon yang ditebang semakin kita banyak menggunakan kertas maka semakin banyak kita kehilangan pohon, kehilangan sumber oksigen, dan bumi ini akan gersang karena banyaknya pohon yang ditebang untuk membuat kertas, udara dibumi akan menjadi sangat panas karena pohon tidak dapat bertahan lama untuk tumbuh di bumi ini, banjir akan melanda lebih mudah, burung-burung dan binatang lainya yang tinggal di pohon akan kehilangan habitatnya.

Mari mulai sama-sama kita menjaga pohon yang ada di bumi ini dengan menghemat penggunaan kertas, dengan reboisasi, semakin sedikit kita menggunakan kertas maka semakin sedikit pohon yang akan ditebang. Maka dari itu saya mengajak para pembaca untuk menghemat kertas agar anak cucu kita bisa hidup dengan nyaman kedepanya. Mari bersama-sama menciptakan negeri yang nyamnan dihuni dan makmur.

Seharusnya dalam kehidupan yang modern ini kita lebih mudah menghemat kertas, perkembangan teknologi yang sangat maju membuat kertas tidak lagi dijadikan media utama untuk berkomunikasi jarak jauh, kini sudah ada telepon genggam untuk menggantikan kita melakukan surat menyurat bahkan sekarang kantor pos telah sepi, itu artinya dengan kemajuan teknologi kita dapat menhemat pohon di bumi ini.

Dan sekarang kegiatan mengirim kartu ucapan pun sedikit demi sedikit telah hilang karena dapat di gantikan oleh smartphone yang sangat canggih dampak positivenya kita bisa menghemat kertas tapi negativenya tidak ada lagi keseruan dihari yang sangat penting. Kertas telah digantikan oleh apliksi-aplikasi yang sangat mudah digunakan kini orang hanya mengirim file dengan satu tombol tidak perlu capek capek ke kantor pos cukup duduk didepan layar monitor dan beberapa detik file yang ingin dikirimkan aka terkirim.

Sekarang pun kertas sudah jarang digunakan sebagai alat pembungkus orang orang kini menggunakan kaleng yang lebih tahan lama dan lebih bisa menjaga makanan atau minuman dibandingkan dengan kertas yang mudah robek dan dapat mudah menyerap air.

Namun dijaman modern ini orang orang masih banyak yang menggunakan tissue sebagai alat pembersih hamper disetiap rumah terdapat satu kotak besar tissue, memang tissue memang alat yang mudah digunakan dan harganya pun terjagkau tapi pohon yang ditebang semakin banyak, hingga kini orang orang masih menggunakan tissue sebagai alat pembersih yang efektif. Mari jagalah bumi inidengan menghemat kertasdan tissue.

Indonesia adalah Negara ke-tiga penghasil kertas terbanyak di asia bahkan menjadi nomor satu di Asean itu artinya banyak pohon di Indonesia yang ditebang untuk pembuatan kertas ataupun tissue. Namun kita bisa memperbaikinya jika kita bisa menghemat ketas dengan sangat baik. Marilah kita mengubahnya walaupun dunia ini tak bisa dirubah paling tidak kita bisa merubah dunia kehidupan sendiri.