Pastinya kita sering mengalami kesulitan menasehati orang terkasih kita. Selalu membangkang dan tidak mudah menerima apa yang kita katakan. Tentu saja itu tidak mudah karena kita tidak masuk pada waktu dan kondisi yang tepat.

Sahabat saya sering mengeluhkannya kepada saya, kalau anaknya tidak mau mendengar nasehat darinya dan apa saja yang diajarkan selalu dibantah. Begitu juga pasangan hidupnya yang selalu bersikap semaunya kepadanya. Bukan hanya itu bahkan orang sekitarnyapun tidak mempedulikannya.

Seolah kita tidak dianggap oleh mereka yang kita sayangi. Sebenarnya bukan mereka tidak sayang kepada kita, hanya cara penyampaian dan waktunya kurang tepat. Berangkat dari cara dan waktu ini dapat merubah mereka lebih baik kepada kita.

Manusia memiliki gelombang listrik yang dihasilkan oleh otak. Gelombang ini dapat diukur dengan EEG (Elektroensefalografi) dengan merekam aktivitas elektrik disepanjang kulit kepala. EEG ini mengukur fluktuasi tegangan yang dihasilkan oleh arus ion didalam neuron otak.

Gelombang atau Frekwensi otak manusia berbeda-beda pada setiap fase sadar, rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panic,dsb. Getaran atau frekwensi merupakan jumlah puls (impuls) perdetik dengan satuan hz (hertz). Hasil dari pengukuran dalam segala kondisi tersebut diketegorikan, ada 5 gelombang pada manusia dan apa yang dapat dilakukan bila ada pada kondisi gelombang tersebut yaitu:

Beta (12hz-19hz)

Gelombang otak ini terjadi pada saat seseorang mengalami aktivitas mental yang terjaga penuh. Ketika melakukan interaksi dengan orang lain dan segala kegiatan yang menyita kesadaran. Gelombang ini adalah keadaan pikiran stabil, diperlukan pada saat berpikir, rasional, pemecahan masalah, dan mengkritik banyak persoalan.

Gelombang beta adalah kondisi frekwensi otak pada pemikiran penuh disebut juga critical factory (kritik area). Sering melakukan perlawanan yang berhubungan dengan keselamatan hidup, agama dan moral, benar atau salah dan masuk akal atau tidak. Seseorang yang berada pada gelombang otak ini tidak dapat menerima pesan yang berhubungan dengan yang disebutkan tadi, cenderung melakukan perlawanan dan mengkritik dari berbagai aspek.

Pada situasi gelombang ini manusia cenderung mengkritisi nasehat dan saran dari orang lain. Tidak dapat memberikan nasehat dikondisi mereka yang seperti ini. Selalu ada argument dan perlawanan dari mereka yang akhirnya melelahkan kita.

Jangan menasehati suami pada saat mereka ada digelombang ini. Seorang dokter ahli neuroscience, dr.Aisah Dahlan,CH,CHt.NNLP mengatakan  “Otak bicara pria adalah otak kiri, sedangkan otak bicara wanita otak kanan dan kiri”. Otak sedang sibuk tidak menerima nasehat apapun, pria cenderung menyangkal dan membuat perlawanan ketika dinasehati karena hypothalamus yang bersifat melindungi dan berbicara dengan logika.

Alpha (8hz-12hz)

Merupakan gelombang otak pada saat relaksasi atau mulai istirahat dengan tanda mata mulai menutup dan mulai mengantuk. Pada saat mengantuk otak menghasilkan gelombang ini. Masa peralihan antara sadar dan tidak sadar. Pada situasi lain gelombang ini dapat kita masuki secara otomatis ketika membaca buku yang fokus, menonton televisi, bermain dan pada saat terkejut.

Pada gelombang ini seseorang akan mudah diberi saran dan nasehat. Otak dan tubuh sedang mengalami relaksasi dan suasana hati yang bahagia. Kita bisa memulai nasehat kepada mereka yang kita sayangi dengan melakukan metode ini agar mereka masuk kepada suasana yang bahagia bukan sebaliknya.

Apakah harus menunggu mereka mengantuk dulu? Tentu saja tidak. Ciptakan suasana yang bahagia dan menyenangkan, bisa dimulai dengan makanan kesukaan suami atau istri dan anak, atau ajak anak bermain sambil bicarakan perubahan-perubahan yang diinginkan. Bisa juga mengalihkan kepada hal yang mereka sukai dan yang ada hubungannya dengan bahan yang akan disarankan kepada mereka.

Theta (4hz-8hz)

Gelombang ini terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan atau sangat mengantuk. Ditandai dengan nafas yang mulai melambat  dan dalam. Seseorang juga mengalami gelombang ini pada saat trance, berdoa khusyu, mengalami mimpi dan meditasi. Gelombang ini menghubungakn kita kepada otak bawah sadar.

Kondisi ini adalah situasi seseorang untuk menyampaikan sesuatu yang bersifat penyembuhan kepada orang lain maupun diri sendiri secara sugesti. Situasi ini dapat juga digunakan untuk saran dan nasehat, hanya saja orang yang menasehati harus yakin penuh bahwa sarannya dapat dipahami oleh mereka. Karena mereka sedang fokus dengan hal lain, yang sering terjadi semua saran seolah tak terucap oleh kita.

Delta (0,5hz-4hz)

Delta merupakan gelombang otak yang memiliki amplitudo besar dan frekwensi yang rendah, otak akan menghasilkan gelombang ini pada saat tertidur lelap tanpa mimpi. Fase ini adalah fase tubuh mengalami istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh akan melakukan penyembuhan diri dan memperbaiki kerusakan jaringan dan aktif memproduksi sel-sel baru.

Kondisi ini cepat masuk nasehat dan saran namun cepat juga keluar dari memori seseorang. Gelombang delta merupakan pintu alam bawah sadar yang sangat terbuka lebar. Pesan-pesan tidak ada yang tertinggal dari ingatannya, semua masuk dan keluar juga dengan cepat.

Gamma (16hz-100hz)

Gelombang ini merupakan yang terendah dalam amplitudo, namun gelombang yang paling cepat. Gelombang gamma ini adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktivitas mental yang sangat tinggi, seperti pertandingan, tampil di depan umum, sangat panic dan ketakutan. Kondisi gamma ini adalah kondisi dengan kesadaran penuh.

Tidak dapat memberi nasehat dan saran dikondisi gelombang otak seseorang yang berada pada gelombang ini. Semua terpental dari otaknya sama sekali tidak dapat menerima pesan apapun. Otak yang sedang mengalami ketegangan penuh dan sangat sibuk.

Waktu dan cara yang tepat dapat membuat semua nasehat dan saran tersimpan pada otak manusia. Menasehati dengan tenang agar limbic sistem mereka tidak mengalami ketegangan sehingga mudah menyerap informasi yang positif. Semua berawal dari ketenangan dan kebahagiaan otak mudah merespon hal-hal baru.