Aku tidak berharap Kamu ke sana,
Bukan karena hujan yang sejak tadi membasahi Monas,
Namun ketakutanku pada orang-orang yang akan mencelakaimu,
Ah, mungkin aku yang terlalu bernegatif thingking pada mereka,
Karena sebelum hari 'Ha' itu
media sosial yang 'kiri' ramai membicarakan dirimu yang katanya tidak bertaji, bernyali, dan berani menghadapi di depanmu sana

Aku selalu membanggakanmu
Membanggakan kesalehan ritual
Yang tidak pernah kau nampakkan
Membanggakan kesalehan sosial
Untuk kami semua yang butuh keadilan, kemakmuran, kekuatan dan lainnya,
Lewat penampilan yang:
Tidak sombong
Sederhana
Bersahaja
Down to earth
Sabar
Tapi punya prinsip

Dan aku terkejut, sesuatu yang aku, dia, mereka tidak duga
kamu muncul
Dengan payung birumu
Siap memayungi semua
Orang-orangmu
masyarakatmu
Rakyatmu
Bangsamu
Dengan birumu yang memberi
Keteduhan, ketenangan dan kehidupan
Auramu
Kamu, laki-laki itu
Laki-laki pembawa payung biru