Kuliah itu apa sih? Kuliah merupakan tahap pendidikan lanjutan setelah para pelajar menyelesaikan pendidikan SMA. 

Rasa cemas kerap dirasakan oleh pelajar tahun terakhir SMA yang notabene akan memasuki dunia perkuliahan. Hal itu wajar mengingat dunia perkuliahan jelas berbeda dengan masa-masa SMP maupun SMA. 

Selain dituntut lebih serius dalam belajar, mereka juga dihadapkan dengan berbagai pertimbangan untuk masa depan sehingga tidak sedikit yang harus dipikirkan. Dilema juga terjadi ketika harus memilih jurusan perkuliahan dan kampus yang akan dituju. Di kampus A atau kampus B? Di dalam atau di luar kota? Di dalam atau di luar negeri?

Ngomong-ngomong tentang kuliah di luar negeri, apa sih yang ada di benak kalian setelah membaca kalimat kuliah di luar negeri?

"Wahhh keren banget bisa kuliah di luar negeri!" Tentu pikiran itu yang pertama kali muncul. Tapi kenapa sih harus kuliah di luar negeri? Kenapa nggak di dalam negeri? Toh di dalam negeri juga banyak perguruan tinggi yang bagus.

Nah, bagi kalian yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri tetapi masih risau, yuk simak manfaat kuliah di luar negeri!

Pertama, merasakan kualitas pendidikan yang baru.

Perguruan tinggi di luar negeri memiliki karakteristik yang berbeda dengan perguruan tinggi di dalam negeri. Perguruan tinggi di luar negeri memiliki kualitas pendidikan yang lebih baik dan pastinya didukung oleh fasilitas yang lebih memadai. Fasilitas tersebut diantaranya adalah laboratorium dengan alat-alat yang lebih canggih dan perpustakaan dengan koleksi buku yang lebih lengkap.

Perguruan tinggi di luar negeri juga sudah memakai kurikulum internasional yang tentunya mendongkrak kualitas standar pendidikan kalian sebagai mahasiswanya. Salah satu contohnya yaitu kapasitas mahasiswa setiap kelas hanya berkisar 20 orang sehingga akan lebih fokus dan intensif.

Kedua, memiliki wawasan baru yang lebih luas.

Bertemu orang-orang baru dari berbagai negara dengan berbagai latar belakang budaya yang berbeda tentunya menambah wawasan baru. Tidak hanya di bidang akademik tetapi juga di bidang non akademik.

Kalian bisa mempelajari dan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang mereka lakukan. Bagaimana cara mereka menjalani hidup, bagaimana cara mereka menyelesaikan pekerjaan, bagaimana cara mereka menyelesaikan suatu masalah, juga bagaimana cara mereka menghormati orang asing.

Ketiga, meningkatkan kemampuan berbahasa asing.

Belajar bahasa asing di dalam negeri dengan di luar negeri tentu saja akan berbeda. Ketika kalian mempelajari suatu bahasa langsung di tempat asalnya maka akan lebih cepat menguasai bahasa tersebut.

Misalkan kalian sedang mempelajari bahasa Korea, lalu kalian memutuskan untuk berkuliah di negeri gingseng tersebut, pastinya  akan meningkatkan kemampuan bahasa Korea yang kalian miliki. Kalian bisa mengasah kemampuan berbahasa kalian secara langsung dengan para native speaker.

Native speaker itu apa sih? Ya! Native speaker adalah orang asli suatu negara yang mempelajari bahasa negara tersebut, sehingga ketika kalian salah pengucapan bahasa tersebut dapat dikoreksi secara langsung.

Hal ini tentunya ini berpengaruh terhadap perkembangan pembelajaran bahasa asing kalian. Terlebih lagi jika bahasa yang dipelajari digunakan sebagai bahasa pengantar dalam kelas atau untuk berkomunikasi dengan teman dan orang-orang sekitar.

Keempat, memiliki relasi bertaraf internasional.

Ketika kalian berkuliah di luar negeri pastinya akan bertemu teman-teman baru dari berbagai negara. Hal ini akan bermanfaat bagi kalian untuk menambah relasi lebih luas lagi, sebab secara tidak langsung kalian mempunyai komunitas global. Tentunya ini bisa menunjang karier kalian jika dilakukan dalam jangka panjang.

Kelima, peluang kerja di masa mendatang lebih cemerlang.

Banyak perusahaan maupun instansi yang membutuhkan calon pekerja dengan latar belakang pendidikan luar negeri. Lulusan perguruan tinggi luar negeri diharapkan memliki hard skill dan soft skill  yang mumpuni sebagai hasil tempaan selama menjalani masa perkuliah. 

Alasan lainnya yaitu, lulusan  perguruan tinggi luar negeri dianggap memiliki pemikiran global yang luas dan kemampuan berkomunikasi yang baik berdasarkan pengalaman dengan orang-orang dari berbagai negara.

Keenam, menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Hidup sendiri di negeri orang dan jauh dari keluarga beserta kerabat membuat kalian menjadi pribadi yang mandiri. Kalian dituntut untuk terbiasa mengurus segala keperluan sendiri seperti memasak, makan, bersih-bersih, dan masih banyak lagi. 

Secara tidak langsung kalian terlatih untuk menjadi pribadi yang dapat diandalkan dan bertanggung jawab untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Ketujuh, bijak mengatur keuangan.

Mahasiswa yang berkuliah di luar negeri tentu harus bijak dalam mengatur keuangan. Caranya dengan mengelola uang saku yang diberikan sebaik mungkin supaya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.  

Untuk tambahan uang saku kalian bisa kerja paruh waktu atau part time di cafe, menjadi vlogger atau blogger, membuka jastip, dan masih banyak lagi. Hasil dari kerja part time ini selain bisa menambah uang saku bisa juga menjadi tabungan pribadi.

Kedelapan, traveling di luar negeri.

Traveling pastinya sangat dinantikan ketika berkuliah di luar negeri. Ada banyak sekali tempat wisata dan spot yang menarik untuk dikunjungi di waktu luang atau liburan.

Jadi, tidak heran jika banyak orang yang ingin kuliah di luar negeri. Banyak ilmu dan manfaat yang bisa dipetik sebagai inspirasi atau ide untuk memajukan negeri ini. 

Namun, perlu diingat bahwa keberhasilanmu ditentukan oleh dirimu sendiri dan seberapa kuat niatmu untuk sungguh-sungguh dalam belajar. Bukan ditentukan oleh dimana kamu menuntut ilmu.

Tuntutlah ilmu dimanapun kalian berada dan kemanapun kalian pergi. Manfaatkan kesempatan juga waktu yang ada, jangan sia-siakan dengan hal yang tidak bermanfaat. Tetap semangat, terima kasih dan sampai jumpa!