Sudah lama sebenarnya saya menemukan teori konspirasi ini. Namun, baru ada waktu beberapa hari ini untuk merangkai menjadi tulisan dan membagikan di media.

Arief Poyuono merupakan salah satu orang penting yang ada di Partai Gerindra. Ia Wakil Ketua Umum Bidang Buruh dan Ketenagakerjaan Partai Gerindra dan pernah menjadi anggota DPR RI tahun 2004.

Dilihat dari biografinya, pasti banyak orang mengiranya orang yang serius cenderung dingin. Namun kenyataannya, ia memiliki humor yang di atas rata-rata, untuk nilainya di atas 60-anlah. 

Memang sih baru-baru ini saja terlihat selera humornya tinggi. Tapi humornya itu loh yang bisa membuat orang tidak bosan menonton siaran ulangnya di YouTube. 

Ada satu adegan yang membuat saya sampai hari ini tertawa, yaitu saat Arief Poyuono dan Adian Napitupulu debat panas di acara yang dipandu oleh Najwa Shihab. Saat itu Arief Poyuono ditanya oleh Najwa Shihab mengenai perbedaan rumah prakerja dengan siap kerja.

"Kalau kartu prakerja itu, kan, diberikan training,” ujar Arief Poyuono.

Dengan sigap Najwa Shihab langsung memotong pernyataan itu dan bertanya, “Kalau rumah siap kerja?”

Tanpa basa-basi, Arief Poyuono dengan nada yang datar langsung menjawab, “Siap kerja juga diberikan training.”

Jawaban Arief Poyuono pun membuat Adian Napitupulu dan seisi studio tertawa terbahak-bahak. Bukan cuma itu, Adian Napitupulu bahkan sampai menggebuk meja dan memukul lengan Arief Poyuono. 

Tapi tindakan yang diambil Bung Adian disambi tertawa kok, tidak sampai terjadi baku hantam, Alhamdulillah. Arief Poyuono dan Adian Napitupulu dikenal sudah bersahabat dari dulu saat bersama menjadi kader PDI Perjuangan.

Seiring makin tingginya jiwa pelawak Arief Poyuono, berbanding terbalik dengan Andre Taulany yang sudah mulai malang melintang di acara komedi Tanah Air. Andre mengawali kariernya sebagai anak band. Ia pernah menjadi vokalis band Stinky. Pernah juga mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, namun hanya menjadi runner up.

Karena kasus yang menimpa dirinya, Andre Taulany seakan menghilang dari layar kaca. Kesehariannya sekarang hanya menenangkan diri dan disibukkan untuk sowan kebeberapa tempat.

Nah, inilah awal kemunculan konspirasinya. Dari dua kasus yang berbanding terbalik, saya melihat ada konspirasi besar terjadiAda berbagai sebab.

Pertama, meredupnya karier Andre diawali dari postingan istrinya di Instagram yang menghina Prabowo. Ia dan istrinya dihujat habis-habisan oleh netizen sampai dilaporkan ke polisi juga. 

Imbasnya, beberapa video viral Andre langsung menguak kepermukaan, padahal itu video lama. Yapi ya memang salah sih si Andre ini. Nah, kasus awalnya kan menghina Prabowo, yang tidak lain merupakan atasan dari Arief Poyuono. Poin pertama nih.

Kedua, Andre Taulany dan Arief Poyuono memiliki kesamaan. Andre pernah berpolitik dan akhirnya menjadi pelawak. Sedangkan Arief sekarang seorang politikus, tapi dengan makin terhiburnya masyarakat Indonesia dengan humornya, tidak menutup kemungkinan untuk terjun ke dunia pelawakan Indonesia.

Ketiga, humor Arief Poyuono mulai dikenal saat tampil di acara Najwa Shihab. Acara ini disiarkan di Trans7. Nah, Andre juga mulai terkenal sebagai pelawak di acara Opera Van Java yang juga disiarkan di Trans7. Apa ini hanya suatu kebetulan? Atau sudah diatur sedemikian rupa? Konspirasi mulai terendus nih, comrade!

Dari ketiga sebab yang sudah saya bagikan, saya makin meyakini ada konspirasi di balik ini semua. Sebab-sebabnya sangat mengandung keterkaitan yang kuat.

Salah seorang seorang ahli politik, Michael Barkun, pernah berbicara perihal konspirasi: (1) tidak ada peristiwa yang terjadi karena kebetulan saja; (2) apa yang tampak tidak selalu mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi; dan (3) segala sesuatunya saling berhubungan. Nah, pendapat Bapak Barkun membuat saya yakin akan konspirasi ini.

Bisa saja pencalonan Pak Prabowo dan Mas Sandiaga ini hanya sebuah batu loncatan untuk menjadikan Arief Poyuono sebagai pelawak yang andal. Karena humor-humor yang sering diucapkan oleh Arief bersumber dari pernyataan-pernyataan Pak Parbowo dan Mas Sandiaga. Kemungkinan pernyataan dari mereka berdua ini sudah dirancang oleh Arief agar ia mudah untuk mengeluarkan jokes kelas atas.

Terus, BPN yang terlihat sangat aktif menjadi tim sukses Pak Prabowo dan Mas Sandiaga bisa saja hanya pengalihan isu sebenarnya, yaitu menjadikan Arief Poyuono sebagai pelawak kelas atas di Indonesia.

Orang-orang yang mendukung Prabowo juga sangat serius untuk memenjarakan Andre Taulany. Apa mereka juga terlibat dengan dukungan terhadap Arief Poyuono? Siapa tahu mereka sangat berniat untuk menjebloskan Andre Taulany ke penjara agar Arief Poyuono bisa menggantikan Andre Taulany dan berduet dengan Sule memandu acara Ini Talkshow.

Ucapan Mardani Ali Sera yang mengharamkan teriak 2019 Ganti Presiden, apa nantinya ia akan menyerukan dan menghalalkan untuk teriak 2019 Arief Poyuono Pelawak?

KPU apa akan membuat surprise dengan mengumumkan Arief Poyuono sebagai pelawak nomor 1 di Indonesia?

Kita doakan saja semoga Pak Arief Poyuono segera menjadi pelawak dan selalu menghibur masyarakat Indonesia dengan humor-humornya. Dan tidak lupa dengan impiannya untuk berduet dengan Sule. 

Terakhir, tulisan ini jangan dibawa perasaan. Hanya humor semata. Karena saya tidak mau kalah dengan Arief Poyuono untuk maju menuju 2019 jadi pelawak.