Apa yang kalian pikirkan jika mendengar kata 'Klaten'? Hanyalah kabupaten kecil atau tentang kesejukan alamnya dan kesegaran airnya?

Klaten adalah salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Wilayah klaten sendiri berada di antara Solo dan Jogja.

Nama Klaten sendiri awalnya berasal dari kata 'Mlati' alias bunga melati. Lambat laun 'Mlati' berubah menjadi 'Klati' kemudian 'Klaten'.

Klaten terkenal dengan kesegaran airnya. Banyak sumber mata air atau umbul ditemukan di Klaten. Oleh karena itu, tak heran jika Klaten mendapat julukan kabupaten 1001 mata air.

Umbul atau sumber mata air di Klaten tersebar di berbagai daerah. Ada yang sudah terkenal dan menjadi destinasi wisata banyak orang dan ada juga yang belum diketahui oleh banyak orang dan hanya dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Contoh sumber mata air yang sudah dijadikan destinasi wisata di Klaten adalah Umbul Ponggok, Umbuk Besuki, Umbul Sigedang, Umbul Kapilaler, Umbul Nilo, Umbul Pelem, Umbul Manten, Umbul Susuhan, Umbul Jolotundo, Umbul Brintik dan masih banyak lagi. Umbul-umbul tersebut mempunyai daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya.

Misalnya Umbul Kapilaler. Umbul Kapilaler terletak di Dk. Umbulsari Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten. Lokasi Umbul Kapilaler ini bersebelahan dengan Umbul Sigedang.

Umbul Kapilaler terkenal dengan keindahan alamnya dan airnya yang masih jernih dan segar. Pohon beringin yang rindang dan air yang jernih hingga ikan-ikan didalamnya bisa terlihat menjadi spot foto utama para pengunjungnya.

Tak jarang banyak orang yang mengira Umbul Kapilaler adalah Umbul Sigedang. Padahalnya sebenarnya keduanya adalah umbul yang berbeda. Hanya lokasinya bersebelahan.

Umbul Sigedang terletak di sebelah utara Umbul Kapilaler. Air dari mata air Sigedang ini sudah dimanfaatkan oleh salah satu perusahaan air mineral yang terkenal di Indonesia sejak lama. Untuk membantu menjaga kelestarian alamnya, perusahaan tersebut telah menanam jutaan pohon di daerah resapan air.

Selanjutnya ada Umbul Manten. Umbul Manten sebenarnya ada dua dengan lokasi yang berbeda. Yang terkenal adalah Umbul yang berlokasi Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Dibalik keindahan alamnya, Umbul Manten ini menyimpan kisah tersendiri.

Kata 'Manten' dalam Bahasa Indonesia berarti pengantin. Konon katanya terdapat sepasang pengantin yang hilang secara misterius di mata air ini pada malam hari pasca menikah. Pengantin tersebut menghilang di umbul yang berbeda. Oleh karena itu,mata air tersebut dinamakan Umbul Manten.

Selain itu ada Umbul Pelem. Umbul pelem terletak di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten tidak jauh dengan Umbul Manten.  Di lokasi Umbul Pelem saat ini sudah dibangun kolam renang yang luas untuk anak-anak dan dewasa.

Sebelum ada kolam renang di sekitar Umbul Pelem, masyarakat masih bisa menikmati kesegaran airnya langsung dari sumber mata air. Namun saat ini, lokasi sumber mata air sudah dibatasi dengan pagar agar tidak ada yang berenang atau mandi di sumber mata air sehingga kelestarian alamnya tetap terjaga dengan baik.

Kemudian ada Umbul Besuki. Umbul Besuki ini terletak di Dk Kiringan, Ponggok, Polanharjo, Klaten. Ciri khas dari tempat ini adalah lokasinya yang berundak-undak dan banyak pepohonan. Di lokasi umbul ini juga terdapat kolam renang sebanyak tiga yang aman untuk anak-anak.

Di desa Ponggok juga terdapat umbul yang sudah lama terkenal yaitu Umbul Ponggok. Umbul ini berada di tepi jalan Delanggu-Polanharjo, Desa Ponggok dan berbatasan langsung dengan Desa Jeblog, Karanganom.

Yang menarik di tempat ini adalah keindahan bawah airnya. Umbul ini menawarkan beberapa aktivitas bagi pengunjungnya. Pengunjung dapat melakukan snorkeling, menyelam Bersama ikan-ikan, dan berfoto di bawah air. Banyak benda-benda yang sengaja dimasukkan kedalam air untuk spot foto menarik.

Selanjutnya beralih ke Kecamatan Ngawen. Disana terdapat Umbul Susuhan. Umbul Susuhan terletak di Jl. Klaten-Jatinom, Desa Manjungan, Ngawen, Klaten.

Di lokasi Umbul Susuhan terdapat kolam renang untuk anak-anak maupun dewasa. Yang menarik, di lokasi ini juga terdapat kolam renang khusus untuk wanita. Jadi, untuk kaum hawa yang kurang nyaman berenang di tempat terbuka dapat berkunjung ke Umbul Susuhan.

Kemudian di Kecamatan Kebonarum juga ada destinasi wisata sumber mata air. Disana terdapat Umbul Brintik. Umbul ini terletak di Dusun Brintik, Malangjiwan, Kebonarum, Klaten. Tempat wisata ini berada tidak jauh dari pusat Kota Klaten, hanya sekitar 5 KM.

Berbeda dari umbul lainnya, tempat ini terkenal sebagai lokasi untuk melakukan terapi pengobatan. Keasrian tempat inipun juga masih terjaga dengan baik. Kolam utama di umbul ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Selain tempat-tempat tadi, masih banyak umbul atau mata air yang bisa dieksplor ketika berkunjung ke Kabupaten Klaten. So, buat kalian yang bepergian ke Kota Solo ataupun Jogja jangan lupa singgah ke Klaten untuk menikmati kesejukan alamnya dan kesegaran airnya.