Bek tangguh milik Liverpool, Virgil Van Dijk, harus rela menepi membela klubnya atas cedera lutut yang dialaminya pada pertandingan Derby Marseyside. Berdasarkan laporan yang dirilis dalam website resmi Liverpool, cedera Van Dijk mengharuskan dirinya menjalani program rehabilitasi dalam proses penyembuhan cedera yang memerlukan waktu cukup panjang. Paling cepat cedera lutut Van Dijk pulih selama enam bulan.

Pasca-pertandingan Derby Marseyside, Jurgen Kloop pelatih Liverpool dipusingkan dengan keterbatasan skuad yang dimilikinya. Bagaimana tidak, Liverpool pada jendela transfer window musim panas 2020/2021 hanya mendatangkan tiga pemain, yaitu Kostas Tsimikas (Olympiakos, F.C), Tiago Alcantara (Bayern Munchen), dan Diogo Jota (Wolverhampton).

Dari ketiga nama tersebut, hanya Tsimakas yang menempati sektor pertahanan. Meskipun demikian, pemain yang membela timnas Yunani ini dalam beberapa pertandingan yang sudah dimainkan oleh Liverpool, baik EPL, Carabao, dan UCL, tidak sekalipun Tsimikas bermain sebagai starter.

Kedalaman skuad Liverpool yang minim memaksa Jurgen Kloop menempatkan Fabinho sebagai bek tengah bersama Joe Gomes. Dalam tiga pertandingan terakhir yang dimainkan Liverpool bersama Fabinho sebagai bek tengah, hasilnya pun cukup baik dengan kemasukan total satu gol dalam tiga pertandingan atau rata-rata kemasukan di tiap pertandingan sebanyak 0,33 gol. 

Terakhir kali Fabinho ditempatkan oleh Kloop sebagai bek tengah, yaitu pada pertandingan lanjutan EPL melawan Chelsea di Stamford Bridge. Dalam pertandingan tersebut, Fabinho mampu tampil apik dengan meraih cleansheet, memutus serangan dari lini serang Chelsea dan memaksa tuan rumah hanya melakukan total lima tendangan ke gawang Liverpool.

Sesudah penampilan apik Fabinho dalam tiga pertandingan sebagai bek tengah Liverpool, Kloop kembali dipusingkan dengan menepinya Fabinho usai duel dengan penyerang Midtjylland dan ditarik keluar pada babak pertama pertandingan melawan Midtylland di Anfield Stadium. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Liverpool Echo, cedera yang dialami Fabinho merupakan cedera ringan dengan waktu pemulihan yang diperkirakan pada pertengahan November nanti. 

Jika menilik dari informasi yang dirilis oleh Liverpool Echo tersebut, kemungkinan Fabinho akan tampil usai sembuh dari cedera, yaitu pada pertandingan melawan Leicester City yang digelar pada akhir November.

Tersisa nama-nama pemain minim jam terbang pada sektor pertahanan Liverpool, seperti Van Den Berg, Rhys Williams, dan Nat Phillips, bagi Kloop untuk mengantikan peranan Van Dijk hingga akhir musim atau setidaknya sampai Fabinho merumput kembali bersama Liverpool. Meskipun demikian, penampilan Virgil Van Dijk pada awal musim bersama Liverpool dapat dikatakan buruk.

Lihat saja pada pertandingan pembuka EPL musim 2020/2021, sebagai juara bertahan EPL musim lalu melawan tim promosi Leeds United, Van Dijk harus rela pertahanan yang dipimpinnya kemasukan tiga gol oleh pemain Leeds United. Puncak permainan buruk Virgil Van Dijk terjadi saat bertandang ke tim yang nyaris terdegradasi, yaitu melawan Aston Villa. 

Pada pertandingan tersebut, pemain Aston Villa berhasil mempecundangi pertahanan Liverpool dengan memasukkan tujuh gol. Total kebobolan Liverpool yang dikawal oleh Van Dijk pada sektor pertahanan sebelum insiden horror Derby Marseyside, yaitu 13 gol dari enam pertandingan di tiga kompetisi berbeda. Jika dirata-ratakan, pertahanan Liverpool di bawah komando Van Dijk kebobolan 2,17 gol pada tiap pertandingan. 

Jika dilihat dari statistik penampilan Van Dijk awal musim ini, bisa dibilang jauh dari ekspetasi sebagian besar fans Liverpool. Apalagi Van Dijk digadang-gadang mampu mengulangi penampilan terbaik dirinya bersama Liverpool, seperti pada musim kompetisi 2018/2019. Pada musim tersebut, dirinya mampu memenangi penghargaan bergengsi sebagai pesepak bola terbaik Eropa mengalahkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Apa yang dialami oleh Liverpool pada awal musim ini tidak serta-merta memupuskan harapan Liverpool meraih gelar pada musim ini. Kehilangan Van Dijk yang merupakan pemain kunci Liverpool musim lalu dalam penantian panjang meraih gelar EPL 2019/2020 bisa saja anugerah atau musibah tersendiri bagi Jurgen Kloop. 

Anugerah apabila Fabinho bisa tampil solid dan bukan tidak mungkin menjadi kepingan bagi Kloop menjadikan opsi Fabinho dalam sektor pertahanan Liverpool musim ini. Apalagi jika dilihat harga bek-bek eropa selevel Van Dijk saat ini di luar nalar. Sebut saja bek anyar milik Manchester United Harry Maguire yang dibeli dengan harga fantastis, yaitu 80 juta poundsterling atau bek yang baru didatangkan oleh Manchester City, yaitu Ruben Diaz seharga kurang lebih 70 juta euro. 

Musibah, apabila Fabinho setelah merumput kembali bersama Liverpool pada akhir November bermain mengecewakan dan di luar ekspetasi pelatih dan para fans Liverpool. 

Apapun raihan Kloop pada musim ini, tidak serta-merta menyurutkan dukungan baik dari pemilik, pemain, maupun Fans Liverpool. Jasa Kloop bagi Liverpool, bahkan tidak cukup ternodai hanya karena raihan semusim tanpa trofi musim ini. Bahkan beberapa waktu lalu ada wacana dari sebagian besar Fans Liverpool, menginginkan Jurgen Kloop menahkodai Liverpool seumur hidup atau sepanjang karir dia pada dunia sepak bola.